Excel Bisa Ubah Angka Jadi Terbilang, Add-In Ini Membuatnya Langsung Siap Dipakai

Banyak pengguna Excel baru menyadari bahwa angka tidak otomatis berubah menjadi tulisan dengan satu rumus bawaan. Untuk memakai fungsi terbilang, Excel perlu dipasangi add-in, macro, VBA, atau template khusus terlebih dahulu.

Setelah komponen itu aktif, proses mengubah angka menjadi kata jadi jauh lebih praktis di lembar kerja. Pengguna juga bisa menyesuaikan hasilnya agar tampil dalam huruf kapital, huruf kecil, atau format yang menyertakan kata “Rupiah”.

Add-in perlu dipasang lebih dulu

File add-in terbilang biasanya tersedia dalam format .xlam atau .xla. Karena itu, file yang diunduh umumnya perlu diekstrak terlebih dahulu sebelum dipasang di Excel.

Langkah pemasangannya dimulai dari memastikan tab Developer tampil di menu bar. Jika tab itu belum ada, pengguna bisa klik kanan di area Ribbon, memilih Customize The Ribbon, lalu mencentang Developer dan menekan OK.

Setelah tab Developer muncul, buka menu tersebut dan pilih Excel Add-Ins. Pada jendela Add-Ins, klik Browse lalu impor file add-in terbilang yang sudah diunduh dan diekstrak.

Jika pemasangan berhasil, nama add-in akan muncul di jendela Add-Ins. Dari situ, fungsi terbilang bisa langsung dipakai di lembar kerja.

Cara memakai rumusnya di sel Excel

Begitu add-in aktif, rumus terbilang bisa digunakan seperti rumus biasa. Pengguna cukup menulis tanda sama dengan lalu menunjuk sel angka yang ingin diubah menjadi tulisan.

Contohnya, jika angka berada di sel B4 dan hasilnya ingin muncul di C4, rumus yang dipakai adalah =terbilang(B4). Setelah Enter ditekan, angka akan tampil dalam bentuk huruf.

Add-in ini juga mengikuti aturan penulisan angka sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Saat dipakai pada data yang banyak, rumus yang sama bisa ditarik ke baris atau kolom lain agar pengerjaan lebih cepat.

Mengubah format huruf dan menambah keterangan

Hasil terbilang tidak harus tampil dalam satu format saja. Rumus ini bisa digabung dengan UPPER, LOWER, dan PROPER untuk mengatur bentuk huruf sesuai kebutuhan.

UPPER membuat hasil menjadi huruf kapital semua, sedangkan LOWER mengubahnya menjadi huruf kecil semua. PROPER dipakai jika huruf kapital hanya ingin muncul di awal kata.

Jika hasilnya ingin dibuat kapital penuh, formatnya =UPPER(terbilang(B4)). Untuk huruf kecil semua, rumusnya =LOWER(terbilang(B4)), sementara kapital di awal kata memakai =PROPER(terbilang(B4)).

Pengguna juga bisa menambahkan kata “Rupiah” dengan simbol ampersand. Format yang digunakan adalah =PROPER(terbilang(B4))&"Rupiah".

Saat angka memakai koma

Angka desimal memerlukan rumus yang lebih panjang karena bagian bilangan bulat dan desimal harus dipisahkan. Untuk itu, pengguna perlu memakai Rounddown bersama terbilang agar hasilnya tetap sesuai.

Bagian bilangan bulat bisa ditulis dengan =terbilang(rounddown(B4;0)). Setelah itu, bagian desimal ditambahkan dengan kata “Koma” dan rumus terbilang diulang sesuai jumlah angka di belakang koma.

Jika ada dua angka di belakang koma, bagian desimal memasukkan 10^2. Bentuk akhirnya menjadi =terbilang(rounddown(B4;0))&"Koma"&terbilang(rounddown(10^2*(B4-Rounddown(B4;0));))&"Rupiah" bila ingin sekaligus menambahkan keterangan rupiah.

Setelah rumus selesai ditulis, tekan Enter untuk menerapkannya. Rumus yang sama juga bisa disalin ke seluruh kolom atau baris agar pengolahan data lebih efisien.

Saat fungsi terbilang belum muncul

Jika Excel menampilkan error #NAME?, biasanya fungsi yang dipakai memang belum aktif di workbook. Dalam kondisi seperti ini, fungsi seperti SpellNumber atau Terbilang perlu diaktifkan lebih dulu melalui VBA atau add-in.

Pada beberapa kasus, rumus terbilang masih bisa digunakan tanpa macro. Namun, cara tersebut cenderung lebih rumit karena memerlukan kombinasi rumus yang panjang atau template khusus.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version