Di antara empat model yang dibawa Indomobil eMotor, Sprinto dan Tyranno paling mudah mencuri perhatian karena karakter yang lebih tegas. Satu tampil agresif dengan arah sporty, sementara yang lain membawa nuansa adventure yang lebih berani.
Dari sisi pasar, kehadiran lini ini juga menarik karena harga awalnya sudah berada di sekitar Rp15 juta. Angka itu membuka akses bagi pembeli yang ingin motor listrik untuk kebutuhan harian, tetapi tetap menginginkan pilihan desain dan karakter yang berbeda.
Sprinto dan Tyranno menonjol lewat karakter
Sprinto diposisikan sebagai model paling sporty di keluarga Indomobil eMotor. Garis bodinya dibuat lebih tajam dan dinamis, lalu dipadukan dengan motor 3,5 kW dan torsi 195 Nm.
Kombinasi itu membuat Sprinto terasa lebih responsif untuk pengguna muda yang mencari sensasi berkendara aktif. Di bagian panel instrumen, model ini juga sudah memakai layar sentuh dan dibekali G-Force meter.
Tyranno berada di jalur yang berbeda, tetapi sama-sama kuat dalam urusan tampilan. Motor ini mengusung nuansa adventure dengan kesan gagah dan premium, lalu memakai motor hub drive 3 kW dengan torsi 170 Nm.
Posisi duduknya disebut nyaman untuk penggunaan harian. Karena itu, Tyranno tidak hanya mengandalkan tampilan berani, tetapi juga tetap diarahkan agar enak dipakai dalam rutinitas.
Adora lebih fokus ke kebutuhan harian
Jika yang dicari adalah skuter listrik ringkas untuk mobilitas kota, Adora menjadi salah satu pilihan yang paling relevan. Model ini tampil modern dan memang ditujukan untuk lalu lintas perkotaan yang padat.
Jarak tempuhnya mencapai 110 km dalam sekali pengisian daya. Sumber tenaganya berasal dari motor 3 kW dan baterai lithium 2,45 kWh yang tahan debu serta cipratan air.
Fitur yang dibawa juga cukup lengkap untuk kelasnya. Adora sudah memiliki Hill Start Assist, mode mundur, Push Assist, alarm, serta koneksi ponsel melalui Bluetooth dan WiFi.
QT Series jadi pintu masuk paling terjangkau
Di antara semua model, QT Series menjadi yang paling murah. Varian QT dan QT Pro sama-sama hadir dengan desain ramping dan modern, sehingga cocok untuk penggunaan praktis di area perkotaan.
QT memiliki kecepatan puncak 60 km per jam dengan jarak tempuh hingga 70 km. Sementara itu, QT Pro lebih jauh jangkauannya, yaitu sampai 140 km, dengan kecepatan puncak 70 km per jam.
Perbedaan keduanya juga ada pada baterai. QT menggunakan baterai 1,44 kWh, sedangkan QT Pro dibekali baterai 2,88 kWh.
Empat model dengan target yang tidak sama
Susunan produk Indomobil eMotor memperlihatkan bahwa harga bukan satu-satunya pembeda. Setiap model diposisikan untuk kebutuhan yang berbeda, mulai dari skuter paling terjangkau sampai motor bergaya lebih ekspresif.
QT Series cocok untuk pembeli yang ingin masuk ke motor listrik dengan biaya awal lebih rendah. Adora menawarkan paket harian yang lengkap, Tyranno memberi karakter adventure, dan Sprinto menyasar pengguna yang menginginkan tampilan paling sporty.





