Efisiensi Jadi Senjata Utama Geely, i-HEV Tembus 48,41 Persen dan Tekan Rival Hybrid

Geely tidak sekadar membawa teknologi hybrid baru ke Auto China 2026. Pabrikan asal Tiongkok itu justru menempatkan efisiensi sebagai pusat perhatian lewat i-HEV Intelligent Hybrid, dengan klaim efisiensi termal 48,41 persen yang disebut sebagai angka tertinggi di dunia untuk mesin produksi massal.

Pencapaian itu membuat strategi Geely terlihat jelas. Hybrid tidak lagi diposisikan hanya sebagai jembatan elektrifikasi, tetapi sebagai teknologi utama yang tetap harus kuat dalam efisiensi, performa, dan kenyamanan berkendara.

Efisiensi jadi titik berat pengembangan

Sistem i-HEV dibangun di atas ekosistem Full-Domain AI 2.0 dan arsitektur elektronik GEEA 3.0. Teknologi ini juga terhubung dengan Xingrui AI Cloud Power 2.0 serta AI digital chassis terbaru untuk menjaga kinerja kendaraan tetap optimal secara menyeluruh.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Geely tidak hanya mengejar angka efisiensi di atas kertas. Ada upaya untuk menggabungkan kecerdasan sistem, pengelolaan tenaga, dan pengalaman berkendara dalam satu paket hybrid.

Emgrand i-HEV jadi bukti di lapangan

Hasil yang paling mudah dilihat datang dari Emgrand i-HEV. Berdasarkan pengujian lapangan, model ini mencatat konsumsi bahan bakar 2,22 liter per 100 kilometer.

Catatan itu membuat Emgrand i-HEV meraih Guinness World Record untuk kategori konsumsi bahan bakar terendah pada kendaraan hybrid. Pencapaian tersebut ikut memperkuat posisi Geely di tengah persaingan teknologi elektrifikasi yang semakin ketat.

Tenaga besar tetap dipertahankan

Di sisi lain, Geely menegaskan bahwa efisiensi tidak harus menekan performa. Pabrikan itu menyebut output i-HEV mampu mencapai 230 kW, sehingga mobil tetap memiliki tenaga yang kuat meski berfokus pada penghematan energi.

Sistem ini juga mendukung mode listrik murni hingga 66 km per jam. Mode tersebut dirancang agar kendaraan tetap senyap, halus, dan efisien saat digunakan dalam berbagai kondisi jalan.

Keamanan dan daya tahan ikut disorot

Selain efisiensi dan performa, Geely menempatkan keselamatan sebagai bagian penting dari pengembangan i-HEV. Sistem ini dibekali redundansi daya dan sistem keamanan baterai Aegis untuk menjaga operasional tetap stabil.

Baterai hybrid yang digunakan memakai pendingin cair dan disebut sudah memenuhi standar keselamatan global terbaru. Geely juga mengklaim teknologi ini telah diuji selama 15.000 jam, dengan durabilitas yang dikatakan setara sekitar 4,8 juta kilometer.

Skala teknologi hybrid Geely sudah luas

Di luar i-HEV, Geely juga menunjukkan bahwa teknologi hybrid mereka sudah digunakan dalam skala besar. Sistem hybrid NordThor disebut telah dipakai pada lebih dari 1,15 juta kendaraan di seluruh dunia.

Total jarak tempuh pengguna NordThor secara global bahkan mendekati 25,4 miliar kilometer. Data itu menegaskan bahwa Geely membawa pengalaman penggunaan yang sudah sangat besar, bukan sekadar konsep pameran.

Pada pameran yang sama, Geely turut menampilkan konsep desain Galaxy Light generasi kedua sebagai arah estetika masa depan elektrifikasi. Pabrikan ini juga memamerkan arsitektur off-road NEV dengan tenaga lebih dari 1.000 hp, bersama model strategis seperti Geely EX5, Galaxy M9, Galaxy V900, Xingyao 8, Xingyue L i-HEV, dan Galaxy M7.

Baca Juga

Back to top button