Earphone Clip-On Xiaomi Bakal Punya Find My Apple, Tiga Kelebihan yang Jarang Disatukan

Pasar earphone premium tampaknya akan mendapat penantang baru yang tidak biasa dari Xiaomi. Perangkat open-ear atau clip-on yang sedang disiapkan perusahaan itu membawa kombinasi yang jarang ditemukan di kelasnya, yakni dukungan Apple Find My dan konektivitas untuk Android maupun iOS.

Perpaduan itu langsung membuat produk ini menarik perhatian pengguna yang sering berpindah perangkat. Bagi mereka yang memakai ponsel Android, iPhone, iPad, dan MacBook dalam rutinitas harian, earphone Xiaomi ini berpotensi memberi rasa praktis yang selama ini identik dengan produk Apple.

Salah satu daya tarik terbesarnya ada pada dukungan Apple Find My. Melalui layanan ini, casing earphone dapat dilacak memakai jaringan perangkat Apple yang luas, sehingga lokasi perangkat tetap bisa dicari meski sudah jauh dari pemilik.

Fitur seperti ini biasanya menjadi keunggulan perangkat audio dari ekosistem Apple. Karena itu, kehadirannya di earphone Xiaomi memberi nilai tambah yang cukup besar, terutama bagi pengguna iPhone yang ingin memakai perangkat di luar lini AirPods tanpa kehilangan fungsi pencarian perangkat.

Lihatannya sederhana, tapi pendekatannya berbeda

Xiaomi memilih format clip-on atau open-ear untuk perangkat ini. Model tersebut sedang naik daun karena tidak menutup telinga sepenuhnya, sehingga pengguna tetap bisa mendengar suara sekitar sambil menikmati musik atau podcast.

Pendekatan ini terasa relevan untuk aktivitas harian seperti berjalan kaki, berolahraga, atau memakai earphone di ruang publik. Di saat yang sama, desain open-ear juga memberi pengalaman yang lebih ringan dibanding earphone in-ear yang selama ini lebih dominan di pasaran.

Setiap earbud disebut memiliki bobot sekitar 5,5 gram. Xiaomi juga memakai struktur kawat titanium memori fleksibel agar perangkat mengikuti bentuk telinga dan tetap nyaman dipakai dalam durasi panjang.

Tetap menargetkan kualitas audio dan panggilan

Di sisi suara, Xiaomi membekali earphone ini dengan driver 11 mm. Komponen tersebut dipadukan dengan diafragma berlapis logam mikrokristalin untuk menghasilkan audio yang lebih detail dan seimbang.

Perangkat ini juga mendukung codec LHDC 5.0 untuk transmisi audio nirkabel berkualitas tinggi. Selain itu, sertifikasi Hi-Res Audio turut disematkan sebagai penanda bahwa Xiaomi tetap serius membawa perangkat ini ke kelas premium.

Untuk kebutuhan komunikasi, Xiaomi menambahkan tiga mikrofon yang bekerja bersama sensor VPU dan teknologi peredam kebisingan berbasis AI. Kombinasi itu ditujukan agar suara pengguna tetap jelas saat menelepon atau mengikuti rapat daring.

Mengatasi tantangan khas earphone open-ear

Salah satu kendala utama pada earphone open-ear adalah kebocoran suara. Xiaomi berusaha menanganinya dengan teknologi gelombang suara terbalik agar suara yang diputar tidak terlalu mudah terdengar oleh orang di sekitar.

Solusi ini penting karena kenyamanan open-ear tidak hanya bergantung pada bentuk perangkat. Privasi audio juga menjadi bagian penting dari pengalaman pakai, terutama saat digunakan di tempat umum.

Dalam siaran langsung awal Mei, Xiaomi sempat memperlihatkan beberapa warna untuk model clip-on ini. Pilihan yang sudah disebutkan meliputi hitam, putih, dan emas, sementara satu varian lain masih disimpan rapat.

Earphone open-ear pertama Xiaomi ini dijadwalkan meluncur di China bersama perangkat lain. Pada acara yang sama, perusahaan juga akan memperkenalkan Xiaomi 17 Max dan Xiaomi Band 10 Pro.

Dengan dukungan Find My, kompatibilitas Android dan iOS, desain open-ear, serta fokus pada kualitas suara dan panggilan, perangkat ini punya modal kuat untuk mencuri perhatian. Jika semua fitur yang dibocorkan benar-benar hadir saat peluncuran, Xiaomi bisa menawarkan alternatif yang terasa dekat dengan AirPods tanpa menuntut pengguna sepenuhnya masuk ke ekosistem Apple.

Source: www.gadgetdiva.id
Exit mobile version