Dominasi Samsung di daftar ponsel terlaris global pada kuartal pertama 2026 memperlihatkan satu pola yang cukup jelas: konsumen ternyata paling banyak mencari perangkat yang seimbang antara harga, spesifikasi, dan dukungan software. Dari sepuluh model yang paling laku di dunia, lima di antaranya datang dari Samsung dan semuanya berasal dari lini Android.
Menariknya, pendorong terbesar justru bukan seri flagship. Samsung malah menuai hasil paling besar dari ponsel entry level dan kelas menengah yang menawarkan paket lebih rasional untuk banyak pasar.
Galaxy A07 4G jadi penjual paling kuat di kubu Android
Di antara lima model Samsung yang masuk daftar, Galaxy A07 4G mencuri perhatian sebagai ponsel Android paling laris. Perangkat ini berada di posisi keempat secara global dan laris di sejumlah pasar berkembang seperti Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.
Kombinasi yang ditawarkan Galaxy A07 4G memang sederhana, tetapi justru relevan untuk banyak pembeli. Samsung membekalinya dengan layar PLS LCD 6,7 inci beresolusi 720 x 1600 piksel dan refresh rate 90Hz.
Di dapur pacu, ponsel ini memakai MediaTek Helio G99. Pilihan memori yang tersedia juga beragam, mulai dari RAM 4GB, 6GB, dan 8GB, dengan penyimpanan 64GB, 128GB, hingga 256GB.
Sisi kamera dibuat fungsional dengan kamera utama 50MP f/1.8 dan kamera depth 2MP f/2.4. Baterai 5000 mAh dengan pengisian 25W melengkapi paket ini, ditambah dukungan software update 6 tahun dan security update 6 tahun yang jarang ditemui di kelas entry level.
Lini A17 ikut menguatkan penjualan Samsung
Selain Galaxy A07 4G, Samsung juga mendapat dorongan dari Galaxy A17 5G dan Galaxy A17 4G. Keduanya ikut masuk jajaran model terlaris dan memperkuat posisi Samsung di segmen terjangkau.
Galaxy A17 5G memakai Exynos 1330 dan membawa komitmen software update 6 tahun serta security update 6 tahun. Layarnya menggunakan panel Super AMOLED 6,7 inci dengan resolusi 1080 x 2340 piksel, refresh rate 90Hz, tingkat kecerahan 800 nit, dan perlindungan Gorilla Glass Victus.
Untuk kamera, Galaxy A17 5G dibekali sensor utama 50MP f/1.8 OIS, ultrawide 5MP f/2.2, serta makro 2MP f/2.4. Baterainya 5000 mAh dengan pengisian 25W.
Varian Galaxy A17 4G hadir dengan pendekatan serupa, tetapi menggunakan MediaTek Helio G99. Model ini juga memakai layar Super AMOLED 6,7 inci 1080 x 2340 piksel dan konfigurasi kamera yang sama, yakni kamera utama 50MP f/1.8 OIS, ultrawide 5MP f/2.2, dan makro 2MP f/2.4.
Pada varian 4G, Samsung menambahkan kamera depan 13MP f/2.0, speaker mono, pemindai sidik jari di tombol daya, dan sertifikasi IP54. Sama seperti saudaranya, perangkat ini juga membawa baterai 5000 mAh dengan pengisian 25W melalui USB Type C.
Kelas menengah tetap punya tempat besar
Samsung juga tidak kehilangan daya tarik di kelas menengah. Galaxy A56 menjadi model ketiga paling diminati dalam daftar tersebut dan berperan sebagai versi tertinggi dari Galaxy A series 2025.
Ponsel ini tampil lebih premium lewat bingkai aluminium, Gorilla Glass Victus+ di bagian depan dan belakang, serta sertifikasi IP67. Layarnya memakai Super AMOLED 6,7 inci beresolusi 1080 x 2340 piksel, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan 1900 nit.
Di sektor performa, Galaxy A56 dibekali Exynos 1580 dengan opsi RAM 6GB atau 8GB. Penyimpanannya tersedia dalam varian 128GB, 256GB, dan 512GB.
Samsung juga memasang kamera utama 50MP f/1.8 OIS, ultrawide 12MP f/2.2, dan makro 2MP f/2.4. Daya tahan perangkat ini ditopang baterai 5000 mAh dengan pengisian 45W, speaker stereo, serta sensor sidik jari di dalam layar.
Di bawahnya ada Galaxy A36 yang menjadi pilihan lebih terjangkau. Meski lebih murah, ponsel ini tetap membawa pengisian 45W, speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, IP67, dan dukungan software update panjang.
Perbedaan paling jelas terletak pada bingkai plastik. Galaxy A36 memakai Snapdragon 6 Gen 3 dengan RAM 6GB, 8GB, atau 12GB, serta penyimpanan 128GB, 256GB, dan 512GB.
Rangkaian hasil ini menunjukkan Samsung sukses menjangkau banyak segmen sekaligus. Dari Galaxy A07 4G yang murah sampai Galaxy A56 yang lebih premium, masing-masing model punya ruang pasar sendiri, sementara jaminan pembaruan software menjadi nilai yang terus menarik perhatian pembeli smartphone.
Source: www.idntimes.com