Keputusan Manchester United untuk mempertahankan Michael Carrick bergerak ke tahap yang lebih serius. Klub kini disebut sudah mendapat restu dari pemilik bersama, Sir Jim Ratcliffe, untuk menjadikan Carrick sebagai pelatih permanen setelah performa tim di bawah arahannya dinilai sangat meyakinkan.
Langkah itu membuat arah proyek jangka panjang United mulai terlihat lebih jelas. Di internal klub, nama Carrick bahkan muncul sebagai pilihan utama dibanding beberapa kandidat lain, termasuk Andoni Iraola dan Unai Emery.
The Athletic melaporkan bahwa United telah menyiapkan draf kontrak baru untuk pelatih berusia 44 tahun itu. Skemanya mencakup durasi dua tahun dengan opsi perpanjangan satu musim tambahan, yang bila aktif akan membuat ikatannya berjalan hingga 2029.
Di ruang rapat komite eksekutif, dukungan terhadap Carrick juga semakin kuat. CEO Omar Berrada dan Direktur Olahraga Jason Wilcox sama-sama menilai mantan gelandang United itu sebagai sosok yang paling pas untuk memimpin pembangunan tim ke depan.
Penilaian tersebut tidak hanya bertumpu pada hasil sesaat. Klub tampak ingin memilih jalur yang lebih stabil dan berkelanjutan, dengan menempatkan kesinambungan proyek sebagai prioritas utama ketimbang mencari solusi cepat di tengah tekanan kompetisi.
Dukungan terhadap Carrick juga datang dari dalam ruang ganti. Kobbie Mainoo dan Casemiro sama-sama menyatakan dukungan terbuka agar Carrick terus memegang peran itu secara permanen.
Setelah kemenangan 3-2 atas Liverpool, Mainoo bahkan menggambarkan betapa kuatnya komitmen para pemain kepadanya. Casemiro pun memberi penilaian serupa dengan menyebut Carrick sepenuhnya layak menerima jabatan tersebut.
Sinyal positif dari para pemain ini menjadi faktor penting bagi manajemen. Dalam banyak situasi, kestabilan hubungan antara pelatih dan skuad menjadi salah satu penentu ketika klub hendak mengikat sosok pelatih untuk jangka panjang.
Kepercayaan itu juga ditopang oleh catatan kerja Carrick selama masa interim musim ini. Ia membukukan 10 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan, sebuah rangkaian hasil yang memperkuat keyakinan bahwa dirinya mampu mengendalikan tim dengan baik.
Selain hasil di Old Trafford, Carrick juga membawa bekal pengalaman yang tidak kecil. Sebelum kembali ke United, ia lebih dulu menempa kemampuan kepelatihan bersama Middlesbrough di Championship selama hampir tiga tahun.
Pengalaman tersebut ikut membantu manajemen melihat Carrick sebagai figur yang paham kultur klub sekaligus kebutuhan tim. Dengan draf kontrak yang disebut sedang dirampungkan bersama staf kepelatihannya, United kini berada di jalur untuk segera mengunci masa depan salah satu ikon lamanya itu.
Source: www.medcom.id