Dua Wajah Corolla di Jepang, Satu Edisi 60 Tahun dan Satu Lagi Punya Lima Pedal Untuk Latihan

Toyota mengambil langkah yang jarang terjadi saat memperbarui Corolla di Jepang. Dalam satu peluncuran, pabrikan ini menghadirkan dua arah yang sangat berbeda: satu untuk merayakan 60 tahun Corolla dengan sentuhan sporty, dan satu lagi untuk sekolah mengemudi dengan konfigurasi lima pedal yang sangat fungsional.

Pendekatan itu membuat Corolla terbaru terasa tidak sekadar mendapat penyegaran tampilan. Di satu sisi ada model yang menonjolkan identitas perayaan, sementara di sisi lain ada varian yang disiapkan khusus agar proses latihan mengemudi berjalan lebih aman dan terkontrol.

Corolla edisi 60 tahun dibuat lebih sporty

Untuk penanda usia seri Corolla di pasar Jepang, Toyota menghadirkan Corolla Active Sport dan Corolla Touring Active Sport. Keduanya membawa logo 60 tahun sebagai identitas edisi khusus.

Sentuhan perayaan juga masuk ke bagian kabin. Toyota menambahkan ukiran laser pada panel instrumen yang dibalut kulit sintetis, sehingga nuansanya terasa lebih eksklusif tanpa meninggalkan karakter sporty.

Perubahan lain terlihat pada kaki-kaki dan eksterior. Suspensi disetel ulang, lalu velg aluminium 17 inci diberi finishing hitam untuk memperkuat tampilan yang lebih tegas.

Toyota juga merapikan detail luar dan dalam. Bemper depan serta panel samping dibuat sewarna bodi agar kesan elegan lebih kuat, sementara di dalam kabin tersedia kursi sport depan dengan kombinasi warna abu-abu dan hitam.

Meski tampil berbeda, bagian penggerak tidak berubah. Corolla Active Sport dan Corolla Touring Active Sport tetap memakai mesin hybrid 2ZR-FXE 1.8 liter, dengan pilihan penggerak 2WD atau E-Four.

Varian sekolah mengemudi justru paling unik

Di luar edisi perayaan, Toyota menyiapkan Corolla basic untuk sekolah mengemudi di Jepang. Varian ini menarik perhatian karena membawa konfigurasi lima pedal yang tidak lazim untuk sebuah Corolla.

Pada versi manual, mobil ini menggunakan mesin 1.5 liter tiga silinder dengan tenaga 118 daya kuda dan torsi 145 Nm. Tenaga itu disalurkan ke roda depan lewat transmisi manual enam percepatan.

Posisi tersebut membuatnya spesial di lini Corolla Jepang. Varian ini menjadi satu-satunya Corolla transmisi manual untuk model non-GR di pasar tersebut.

Toyota juga menyediakan opsi lain untuk kebutuhan sekolah mengemudi yang sudah mengarah ke elektrifikasi. Pilihan itu memakai mesin 1.8 liter dengan tenaga 138 daya kuda dan torsi 142 Nm, dipadukan dengan transmisi e-CVT.

Perangkat tambahan dibuat untuk instruktur

Walau berbasis Corolla basic, versi sekolah mengemudi mendapat perlengkapan yang sangat spesifik. Mobil ini memakai velg 15 inci, lampu depan LED standar, kaca spion tambahan untuk mengurangi titik buta instruktur, serta perangkat untuk pemasangan pelat nomor khusus.

Konfigurasi lima pedal muncul karena ada sepasang pedal tambahan di sisi instruktur. Perangkat ini dipasang pada mobil manual maupun otomatis, sehingga instruktur bisa ikut mengambil alih kendali saat siswa belum mampu mengatur mobil dengan aman.

Toyota juga menambahkan kaca spion belakang tambahan untuk memperluas jarak pandang selama latihan. Di area kabin, sistem hiburan diganti dengan panel khusus yang memuat speedometer digital berukuran kecil, tombol tambahan untuk klakson, dudukan GPS, serta lampu indikator untuk sein dan rem.

Susunan itu dirancang mengikuti kebutuhan pelatihan di dalam mobil. Hasilnya, Corolla terbaru di Jepang hadir dalam dua wajah yang sama-sama jelas tujuannya, satu untuk merayakan 60 tahun perjalanan model legendaris, dan satu lagi untuk mendukung sekolah mengemudi dengan kontrol tambahan yang lengkap.

Source: oto.detik.com
Exit mobile version