Di kelas sepeda listrik harga Rp9 jutaan, Overo Star 3 Lit mencoba menarik perhatian lewat paket yang tidak hanya menonjol di tampilan, tetapi juga di perlengkapan harian. Model ini membawa dua baterai lithium, motor 1000 watt, serta fitur yang membuatnya terasa lebih siap dipakai untuk mobilitas rutin.
Yang paling menonjol tentu klaim jarak jelajahnya yang bisa mencapai 120 kilometer. Angka itu membuat Overo Star 3 Lit tampil sebagai opsi yang ingin menjawab kekhawatiran soal baterai yang cepat habis atau performanya menurun terlalu cepat.
Dua baterai untuk mengejar jarak lebih jauh
Overo Star 3 Lit memakai dua baterai lithium 48V dengan kapasitas masing-masing 48V 24Ah. Satu baterai disebut mampu membawa kendaraan menempuh sekitar 60 hingga 70 kilometer.
Saat dua baterai dipakai secara bergantian, total jarak tempuhnya bisa menembus 120 kilometer. Pergantian baterainya dilakukan secara manual, sehingga pengguna dapat beralih ke baterai cadangan ketika daya utama habis.
Pabrikan juga memberi perhatian pada sisi ketahanan. Baterai lithium yang digunakan mendapat garansi hingga tiga tahun, yang menjadi nilai tambah bagi pembeli yang mencari usia pakai lebih panjang dibanding baterai SLA konvensional.
Tenaga naik kelas untuk kebutuhan harian
Di luar sektor baterai, Overo Star 3 Lit dibekali motor hub 1000 watt. Bekal ini memberi respons tenaga yang lebih kuat dibanding sepeda listrik pada umumnya.
Kecepatan maksimalnya disebut mencapai sekitar 55 km/jam tanpa beban. Dalam penggunaan normal, kecepatannya berada di kisaran 45 km/jam, sehingga karakter berkendaranya terasa mendekati motor listrik ringan.
Kemampuan tersebut juga disebut tetap terjaga saat melintasi tanjakan curam. Dalam pengujian, kendaraan masih mampu melaju dengan baik tanpa kehilangan tenaga yang signifikan.
Desain ringkas dengan sentuhan sporty
Dari sisi tampilan, model ini membawa desain yang lebih maskulin dan futuristik. Garis bodinya dibuat tegas dengan lekukan sporty yang memberi kesan modern.
Dimensinya tergolong ringkas untuk pemakaian perkotaan. Panjangnya sekitar 1,75 meter, tingginya 1,1 meter, dan lebarnya 70 cm, sehingga tetap lincah untuk dipakai di jalanan sempit.
Lampu depan LED hadir dengan desain agresif, lalu ada DRL, lampu sein, dan hazard untuk menunjang visibilitas. Bodinya masih memakai material plastik, tetapi finishing disebut terasa solid dan tidak mudah goyah saat digunakan.
Fitur yang terasa lebih lengkap di kelasnya
Overo Star 3 Lit juga membawa sejumlah fitur yang jarang ditemukan di kelasnya. Sepeda listrik ini sudah mendukung NFC untuk menyalakan kendaraan tanpa kunci, remote control, serta port USB untuk mengisi daya perangkat elektronik.
Panel instrumen digital menampilkan informasi penting seperti kecepatan, level baterai, dan mode berkendara. Pengendara juga bisa memilih tiga mode kecepatan dengan rentang sekitar 39 km/jam hingga 55 km/jam.
Ada pula reverse mode untuk membantu manuver saat parkir. Selain itu, tersedia tombol emergency repair yang memungkinkan kendaraan tetap berjalan dalam kecepatan terbatas ketika terjadi gangguan.
Nyaman dipakai dan cukup kuat membawa beban
Untuk menunjang kenyamanan, sepeda listrik ini memakai suspensi hidrolik, ban lebar, dan velg 10 inci. Sistem pengereman sudah cakram di depan dan belakang untuk memberi kontrol yang lebih baik saat berkendara.
Joknya cukup luas dan posisi berkendara dibuat ergonomis, termasuk saat dipakai berboncengan. Daya angkutnya disebut mencapai 200 kilogram, sementara bagasi sekitar 20 liter bisa dipakai untuk menyimpan helm atau barang bawaan lain.
Meski begitu, ada satu catatan pada aspek keamanan parkir. Model ini belum dilengkapi fitur kunci stang, sehingga pengguna perlu lebih waspada saat meninggalkannya di tempat umum.
Dengan kombinasi dua baterai lithium, motor 1000 watt, dan fitur seperti NFC serta reverse mode, Overo Star 3 Lit diposisikan sebagai sepeda listrik yang relevan untuk kebutuhan harian hingga touring ringan. Kehadiran daya jelajah 120 kilometer menjadi poin paling kuat yang membuatnya menonjol di kelas harga sekitar Rp9 jutaan.