Dominasi ART Di Mandalika, Andi Gilang Dan Resky Tunjukkan Kelas Sejak Seri Pembuka

Dominasi Astra Motor Racing Team di seri pembuka Mandalika Racing Series (MRS) 2026 bukan hanya terlihat dari jumlah podium yang dikumpulkan, tetapi juga dari sebaran hasil positif di beberapa kelas sekaligus. Di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada 25–26 April 2026, tim ini menunjukkan bahwa kekuatan mereka tidak bertumpu pada satu pembalap atau satu kategori balap saja.

Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bahwa ART datang dengan paket persiapan yang rapi. Performa Honda CBR250RR dan CBR150R yang kompetitif, ditambah eksekusi balapan yang disiplin dari para pembalap, membuat tim ini mampu menjaga posisi depan hampir sepanjang akhir pekan.

Andi Gilang jadi pusat perhatian di NS250cc

Nama Andi Gilang muncul sebagai sorotan utama lewat penampilan nyaris tanpa celah di kelas NS250cc. Ia mengamankan podium pertama pada Race 1, kembali finis terdepan di Race 2, dan juga menjadi yang terbaik pada sesi Superpole.

Andi menyebut Honda CBR250RR yang digunakannya sudah menunjukkan potensi kuat sejak latihan hingga kualifikasi. “Alhamdulillah di kelas NS250cc berjalan sangat lancar dari race 1, superpole dan hari ini race 2 saya berhasil sapu bersih podium 1,” ujarnya.

Rangkaian hasil itu membuat ART terlihat sangat siap sejak awal musim. Kecepatan motor dan konsistensi pembalap berjalan seimbang, sehingga peluang yang datang di lintasan bisa langsung berubah menjadi hasil maksimal.

Kontribusi penting juga datang dari NS150cc

Selain mendominasi NS250cc, Andi juga menyumbang hasil positif di kelas NS150cc bersama Honda CBR150R. Ia finis ketiga pada Race 1, lalu naik ke podium pertama pada Race 2 setelah persaingan berlangsung ketat hingga garis finis.

Bagi Andi, hasil tersebut terasa sangat memuaskan untuk seri pembuka musim. “Benar-benar hasil yang memuaskan untuk seri pembuka kali ini, saya juga merasakan feeling dengan motor sangat baik setelah berhasil sapu bersih kelas NS250cc ditambah podium di kelas NS150cc juga,” katanya.

Catatan itu memperlihatkan bahwa ART mampu menjaga ritme kompetitif di lebih dari satu kelas. Tim juga tampak stabil saat tekanan meningkat, tanpa kehilangan efektivitas dalam memanfaatkan momen balapan.

Resky YH bangkit meski sempat terkena penalti

Dari kelas Junior Indonesia Talent Cup, ART kembali membawa pulang hasil besar lewat Resky YH. Pembalap muda itu meraih double winner, meski Race 1 sempat menjadi tantangan karena ia harus menjalani long lap penalty akibat kesalahan saat sesi kualifikasi.

Situasi sulit itu tidak menghambat laju Resky untuk tetap bersaing di depan. “Alhamdulillah meski start dari grid belakang dan ditambah long lap penalty karena melakukan kesalahan saat QTT, tetap tidak melunturkan semangat saya untuk raih podium di kelas tersebut,” ungkapnya.

Hasil ganda tersebut langsung menempatkan Resky di puncak klasemen sementara pada ronde pertama musim ini. Dari sisi tim, capaian itu juga menegaskan bahwa ART memiliki pembalap muda yang mampu bertahan dalam tekanan dan tetap produktif.

Azel menambah daftar podium ART

Lengkap sudah perolehan podium ART di Mandalika melalui Ahmad Azel Savero di kelas Junior NS250cc. Ia finis ketiga pada Race 1 dan kemudian naik ke podium kedua pada Race 2, menambah panjang daftar hasil positif tim di akhir pekan tersebut.

Azel menilai pengalaman bertarung di kelas 250cc memberinya banyak pelajaran baru. “Alhamdulillah bisa meraih podium perdana untuk ART. Banyak pembelajaran yang saya dapat karena karakter motor 250cc sangat berbeda dan membutuhkan kontrol yang lebih baik,” tutup Azel.

Jika dirangkai dari seluruh hasil itu, ART bukan sekadar tampil cepat, tetapi juga efektif dalam mengubah performa menjadi podium di banyak kelas. Mandalika menjadi panggung awal yang memperlihatkan kedalaman skuad, kesiapan teknis, dan mental tanding yang solid dari tim Astra Motor Racing Team.

Exit mobile version