Di Tengah Tekanan Ekonomi, PDIP Jatim Sebar 468 Sapi Kurban Hingga Ke Pesantren Dan Kampung Warga

Di banyak titik di Jawa Timur, kurban Iduladha tahun ini tidak berhenti sebagai seremoni ibadah. DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 468 ekor sapi kurban ke pesantren, masjid, musala, panti asuhan, hingga kampung warga.

Pola penyaluran itu membuat manfaat kurban terasa lebih dekat dengan masyarakat. Di sejumlah lokasi, warga ikut turun tangan dalam penyembelihan, pembungkusan daging, sampai pendistribusian kepada penerima yang membutuhkan.

Jangkauan yang meluas hingga Madura

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah juga menyalurkan hewan kurban dalam jumlah besar ke wilayah Madura. Sedikitnya 298 ekor sapi didistribusikan ke berbagai wilayah di sana sebagai bagian dari kepedulian sosial kepada masyarakat.

Langkah itu menunjukkan distribusi kurban tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. Kehadiran sapi kurban di pesantren, masjid, musala, dan panti asuhan memperluas manfaat Iduladha ke ruang-ruang yang dekat dengan warga.

Di Surabaya, sebagian proses penyembelihan dilakukan melalui Rumah Potong Hewan. Cara ini dipilih untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan perkotaan.

Namun, penyembelihan tidak seluruhnya dipusatkan di satu tempat. Banyak hewan kurban juga disembelih langsung di masjid, pesantren, dan panti asuhan bersama warga secara gotong royong.

Gotong royong di tengah tekanan ekonomi

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Didik Prasetiyono menilai Iduladha selalu membawa pesan kemanusiaan dan solidaritas sosial. Ia menyinggung situasi ekonomi yang masih penuh tantangan sehingga kebersamaan menjadi kebutuhan yang nyata.

Didik mengaitkan semangat itu dengan kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Menurut dia, kisah tersebut memuat pesan ketulusan, pengorbanan, dan keikhlasan demi kepentingan yang lebih besar.

Ia juga menyebut pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader partai tetap dekat dengan rakyat. Karena itu, Iduladha dipandang sebagai ruang bagi kader untuk hadir bersama masyarakat, ikut membantu, dan menjaga kebersamaan.

Di lapangan, suasana itu terlihat dari kerja bersama warga. Ada yang menyumbang tenaga, ada yang membantu membungkus daging, dan ada pula yang mengantar paket daging ke rumah-rumah warga.

Didik menilai pengalaman seperti itu memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat. Ia juga menyebut kebiasaan berbagi dalam Iduladha memberi energi positif karena mempertemukan banyak orang dalam semangat kepedulian sosial.

Melalui penyaluran 468 ekor sapi kurban, termasuk distribusi besar ke Madura, PDI Perjuangan Jawa Timur berharap semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Partai menilai beban ekonomi dan kehidupan sehari-hari akan terasa lebih ringan ketika dihadapi bersama-sama.

Source: beritajatim.com
Exit mobile version