Bagi Heri Pudyatmoko, arah pembangunan Jawa Tengah tidak cukup diukur dari capaian program semata. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah itu menempatkan kebangsaan sebagai dasar yang harus menjaga agar setiap langkah pembangunan tetap berpihak pada kepentingan bersama.
Pandangan tersebut menegaskan bahwa persatuan bukan sekadar pelengkap dalam proses pembangunan. Heri melihat semangat kebangsaan sebagai pengikat yang membuat kemajuan daerah tidak kehilangan arah dan tetap memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Ia menilai nilai-nilai Pancasila perlu terus dihidupkan dalam keseharian warga. Menurutnya, Pancasila menjadi perekat di tengah keberagaman Jawa Tengah sekaligus memperkuat gotong royong sebagai modal sosial yang penting.
Dalam pandangan Heri, pembangunan yang baik tidak berhenti pada hasil fisik atau angka administratif. Setiap program perlu bergerak sejalan dengan keadilan sosial agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga agenda pembangunan yang menyentuh kebutuhan rakyat. Penurunan stunting, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan kualitas pendidikan disebut harus tetap berada dalam kerangka kebangsaan yang kuat.
Heri juga mengingatkan bahwa pembangunan mudah terpecah jika tidak ditopang semangat kebangsaan. Bidang ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan dapat terdorong ke arah kepentingan sempit bila nilai persatuan tidak dijaga dengan sungguh-sungguh.
Ia mendorong agar nilai kebangsaan hadir dalam setiap langkah pembangunan daerah. Dengan begitu, arah kebijakan tetap berpijak pada kepentingan bersama dan tidak menyimpang dari tujuan untuk menghadirkan manfaat bagi banyak orang.
Peran generasi muda
Di sisi lain, Heri memberi perhatian pada generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia mendorong pemuda Jawa Tengah untuk ikut terlibat dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan jati diri kebangsaan.
Menurutnya, kemajuan daerah tetap harus berakar pada budaya dan nilai luhur bangsa. Sikap itu dinilai penting agar pembangunan tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi juga menjaga identitas masyarakat.
Pesan tersebut membuka ruang bagi pemuda untuk menjadi bagian dari perubahan. Pada saat yang sama, mereka diharapkan tetap membawa semangat persatuan dalam setiap bentuk pengabdian.
Sinergi antarpihak
Heri juga menekankan pentingnya kerja bersama antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat. Ia menilai pengawasan yang konstruktif serta kebijakan yang berpihak pada rakyat merupakan wujud nyata dari semangat kebangsaan.
Baginya, kemajuan berkelanjutan hanya mungkin tercapai jika semua pihak bersatu dan saling mendukung. Kepentingan rakyat, menurut Heri, harus ditempatkan di atas kepentingan apa pun agar Jawa Tengah dapat tumbuh secara inklusif.
Dari cara pandang itu, kebangsaan tidak hanya menjadi nilai moral, tetapi juga alat pengikat dalam pembangunan. Heri melihat Jawa Tengah bisa bergerak menuju provinsi yang maju, sejahtera, berkeadilan, dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia jika persatuan tetap dijaga.
Source: indoraya.news