Bagi warga Depok yang ingin mengurus paspor tanpa harus datang ke kantor imigrasi, CFD pagi ini membawa peluang yang cukup menarik. Di tengah ruang publik yang biasanya dipakai untuk olahraga dan jalan santai, Kantor Imigrasi Depok menghadirkan layanan paspor terbatas di Depok Open Space.
Kehadiran layanan ini membuat Car Free Day Depok tidak hanya ramai oleh pelari, pesepeda, dan keluarga yang beraktivitas pagi. Agenda tersebut juga memberi ruang bagi warga yang ingin mengurus paspor elektronik sambil tetap memanfaatkan suasana akhir pekan di kawasan pusat kota.
Layanan “Imigrasi untuk Rakyat” dibuka dengan mekanisme pendaftaran melalui aplikasi M-Paspor. Kuota yang tersedia terbatas, sehingga warga yang ingin memanfaatkannya perlu datang lebih awal agar peluang mendapat layanan lebih besar.
CFD Depok sendiri berlangsung pada pukul 06.00 WIB sampai 09.00 WIB. Selama tiga jam itu, sejumlah ruas jalan di kawasan kegiatan ditutup sementara untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung.
Area utama CFD meliputi Jalan Margonda Raya dari Simpang Juanda hingga Putaran Jalan Dahlia serta Jalan Arif Rahman Hakim. Kegiatan ini juga menjangkau Boulevard Grand Depok City di ruas Jalan Citayam–KSU.
Penutupan tersebut membuat Dinas Perhubungan Kota Depok tetap menerapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan terdampak. Rekayasa arus diberlakukan agar mobilitas kendaraan yang tidak ikut CFD tetap berjalan lebih lancar.
Untuk sepeda motor, jalur dialihkan melalui Jalan Rawageni dan Jalan Dipo. Sementara itu, kendaraan roda empat diarahkan melewati Jalan Siliwangi dan kawasan Grand Depok City menuju akses tol.
Pengalihan ini penting diperhatikan warga yang tetap harus melintas di pusat Depok pada pagi hari. Jalur alternatif dapat membantu menghindari kepadatan di sekitar Margonda saat kegiatan berlangsung.
Di luar kebutuhan administrasi, CFD tetap menjadi ruang favorit untuk olahraga ringan dan rekreasi. Warga biasanya memanfaatkannya untuk jogging, bersepeda, senam bersama, atau sekadar berjalan santai bersama keluarga.
Kawasan Margonda juga kerap dipadati pelaku UMKM yang menjajakan berbagai kebutuhan di sepanjang jalur kegiatan. Suasana ini membuat CFD Depok terasa lebih hidup karena menggabungkan aktivitas warga, layanan publik, dan pergerakan ekonomi kecil dalam satu ruang yang sama.
Source: otomotif.kompas.com




