Suzuki S-Presso datang dengan pendekatan yang cukup jelas untuk pembeli muda: harga masuk yang masih ramah, konsumsi bahan bakar yang efisien, dan fitur yang terasa dekat dengan kebiasaan digital. Kombinasi itu membuatnya diposisikan sebagai mobil pertama bagi generasi Z di Indonesia.
Di pasar mobil perkotaan, pendekatan seperti ini memang punya daya tarik tersendiri. Konsumen muda umumnya mencari kendaraan yang praktis dipakai harian, mudah dirawat, dan tidak membebani biaya operasional setelah dibeli.
Harga jadi pintu masuk utama
Daya tarik paling cepat terlihat dari banderolnya. Suzuki S-Presso dijual mulai Rp 173,1 juta untuk varian manual dan Rp 184,6 juta untuk tipe Auto Gear Shift atau AGS on the road Jakarta.
Rentang harga tersebut menempatkan S-Presso sebagai salah satu mobil baru yang masih berada di bawah Rp 200 juta. Posisi ini membuatnya relevan untuk pembeli muda yang baru bekerja atau sedang membangun kemandirian finansial.
Disiapkan untuk Gen Z perkotaan
Suzuki secara terbuka memosisikan S-Presso sebagai kendaraan pertama untuk generasi Z. Kelompok ini disebut mencakup sekitar 26,47 persen populasi Indonesia, sehingga punya pengaruh besar dalam arah konsumsi otomotif, terutama di wilayah urban.
Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, mengatakan S-Presso dihadirkan sebagai jawaban bagi generasi muda yang menginginkan perjalanan hemat tanpa mengorbankan kenyamanan. Ia juga menyebut model ini sebagai salah satu city car dengan harga terbaik di Indonesia.
Donny menegaskan bahwa mobil pertama yang ideal harus praktis, nyaman, dan ekonomis. Menurut dia, layanan purna jual yang mudah diakses juga penting agar mobilitas pengguna tetap aman dan efisien.
Mesin kecil, konsumsi ditekan
Di luar harga beli, efisiensi bahan bakar menjadi nilai jual lain yang ditonjolkan. S-Presso memakai mesin K10C 1.000 cc dan dilengkapi fitur Engine Auto Start-Stop untuk membantu menekan konsumsi bahan bakar, terutama saat kendaraan terjebak kemacetan.
Fitur tersebut bekerja dengan mematikan mesin secara otomatis dalam kondisi tertentu. Cara ini membantu mengurangi pemakaian bahan bakar saat mobil tidak bergerak.
Suzuki juga menyoroti kapasitas tangki bahan bakar S-Presso yang mencapai 27 liter. Dengan BBM RON 92, pengisian penuh disebut hanya memerlukan biaya sekitar Rp 300 ribuan.
Fitur yang dekat dengan kebiasaan digital
Selain efisien, S-Presso juga dibekali fitur hiburan dan konektivitas yang ditujukan untuk pengguna yang akrab dengan ponsel pintar. Mobil ini menggunakan head unit 7 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto.
Lewat layar tersebut, pengemudi bisa memanfaatkan navigasi, memutar musik, dan menjalankan fungsi konektivitas lain. Donny menyebut fitur itu memang disiapkan untuk kebutuhan pengguna muda yang terbiasa terhubung dengan perangkat digital.
Bagi konsumen yang mencari mobil pertama, kombinasi ini terasa lengkap. Harga jualnya masih relatif terjangkau, konsumsi bahan bakarnya diupayakan tetap hemat, dan fiturnya dibuat sesuai dengan gaya hidup urban yang serba terhubung.
Source: www.suara.com