Dewan Jember Minta Maaf Setelah Terekam Main Gim dan Merokok Saat Rapat Soal Stunting

Permintaan maaf akhirnya disampaikan Achmad Syahri Assidiqi setelah video dirinya bermain game di ponsel sambil merokok saat rapat memicu reaksi keras publik. Kasus ini menyorot kembali soal etika wakil rakyat ketika berada di forum resmi yang membahas persoalan publik, apalagi isu yang dibicarakan saat itu berkaitan dengan stunting.

Video yang beredar memperlihatkan Achmad Syahri berada dalam Rapat Dengar Pendapat atau RDP Komisi B DPRD Jember. Dalam forum itu hadir Dinas Kesehatan, BPJS, dan kepala puskesmas se-Kabupaten Jember untuk membahas stunting.

Di tengah jalannya rapat, ia terlihat tidak memberi perhatian penuh pada pembahasan. Rekaman yang tersebar menunjukkan dirinya asyik bermain game di ponsel sambil merokok di dalam ruangan rapat.

Perilaku itu langsung menuai kritik karena rapat tersebut membahas persoalan kesehatan masyarakat. Banyak pihak menilai sikap seperti itu tidak mencerminkan disiplin dan keseriusan seorang wakil rakyat dalam menjalankan tugasnya.

Permintaan maaf dan sikap siap menerima sanksi

Setelah video itu viral, Achmad Syahri menyampaikan klarifikasi terbuka. Dalam video yang dikutip dari Instagram @lambe_turah, ia menyebut dirinya sebagai anggota DPRD Komisi D Kabupaten Jember.

Ia meminta maaf kepada masyarakat Jember serta kepada Ketua Umum Gerindra dan DPP Gerindra. Achmad Syahri juga menyatakan siap menanggung konsekuensi dari perbuatannya.

Dalam pernyataannya, ia mengaku sadar telah khilaf. Ia juga menyebut kejadian itu sebagai pelajaran penting dalam hidup dan karier politiknya.

Achmad Syahri menegaskan bahwa dirinya bersedia menerima sanksi dari partai maupun DPRD Kabupaten Jember. Sikap itu muncul setelah sorotan publik terhadap video tersebut semakin meluas di media sosial.

Gerindra ikut menyoroti kasus ini

Respons dari partai pun ikut menjadi perhatian. Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Habiburokhman, menyebut Achmad Syahri akan dipanggil dan menjalani sidang di Mahkamah Partai.

Ia mengatakan proses itu akan digelar di DPP pada hari Jumat. Langkah tersebut menunjukkan bahwa partai memberi perhatian serius terhadap perilaku kadernya di ruang publik.

Kasus ini akhirnya berkembang bukan hanya karena videonya viral, tetapi juga karena menyangkut standar perilaku wakil rakyat. Saat forum resmi sedang membahas stunting, tindakan seperti bermain game dan merokok di rapat dinilai mencederai harapan masyarakat terhadap pejabat publik.

Latar politik yang ikut membuat sorotan membesar

Sorotan terhadap Achmad Syahri juga tak lepas dari posisinya di DPRD Jember. Ia dikenal sebagai anggota DPRD Jember periode 2024–2029 dan disebut sebagai anggota dewan termuda di daerah tersebut.

Politisi berusia 25 tahun itu merupakan putra dari mantan anggota DPR RI, Achmad Fadil Muzakki Syah atau Ra Fadil. Latar politik tersebut membuat namanya semakin diperhatikan ketika video rapat itu menyebar luas.

Di akhir permintaan maafnya, Achmad Syahri kembali menyampaikan penyesalan kepada warga Jember. Ia berharap publik memberi ruang baginya untuk memperbaiki sikap sebagai wakil rakyat muda yang kini sedang menjadi perhatian.

Source: www.viva.co.id
Exit mobile version