Dari Sphynx Tanpa Bulu sampai Ragdoll Raksasa, Inilah Kucing Paling Ikonik di Dunia

Popularitas kucing tidak selalu datang dari bulu yang indah atau tubuh yang mungil. Sejumlah ras justru terkenal karena ukuran tubuh yang besar, bentuk wajah yang khas, warna bulu yang unik, atau penampilan yang jauh berbeda dari kucing pada umumnya.

Di antara 45 ras kucing yang dicatat Cat Fanciers Association di Amerika Serikat, ada beberapa nama yang terus menonjol dan mudah dikenali banyak orang. Sebagiannya hadir sebagai kucing keluarga yang jinak, sementara yang lain menarik perhatian karena kesan eksotis, status langka, atau kemunculannya yang sering dikaitkan dengan budaya populer.

Kucing besar, jinak, dan mudah dikenali

Maine Coon sering masuk dalam percakapan saat membahas kucing paling terkenal di dunia. Ras ini dikenal berbadan besar, berbulu tebal, dan berasal dari negara bagian Maine, dengan pengakuan dari CFA sebagai kucing ras murni pada tahun 1970-an.

Ukuran Maine Coon juga ikut memperkuat pamornya. Tingginya sekitar 16 inci, beratnya berada di kisaran 8 hingga 20 pon, dan usianya bisa mencapai 12 sampai 15 tahun.

Nama besar lain yang tidak kalah menonjol adalah Ragdoll. Ras ini bahkan disebut berada di urutan pertama sebagai kucing terpopuler selama tiga tahun terakhir menurut Dailypaws.

Ragdoll dikenal lewat bulu yang sangat lembut, mata biru, serta sifat jinak yang membuat tubuhnya cenderung lemas saat diangkat. Tingginya 11 hingga 13 inci, beratnya 15 hingga 20 pon, dan umur hidupnya dapat mencapai 15 sampai 25 tahun.

Tampilan eksotis yang sulit dilupakan

Bengal punya daya tarik yang langsung terlihat dari pola bintiknya. Karena tampilannya menyerupai macan tutul, ras ini kerap dijuluki kucing macan tutul meski sifatnya jinak.

Ras ini juga dikenal sebagai salah satu kucing eksotis yang langka dan termasuk yang paling mahal di dunia. Bengal merupakan hasil biakan kucing domestik dengan kucing liar, dengan tinggi 13 hingga 16 inci, berat 6 hingga 12 pon, dan usia hidup 12 sampai 15 tahun.

Oriental Shorthair juga masuk kelompok yang menonjol karena tampilannya berbeda. Ras ini memiliki kuping lebar panjang, bulu pendek, serta variasi pola warna dan warna mata yang sangat luas.

Warna mata Oriental Shorthair bisa hijau, biru, emas, atau kuning. Namun bulunya yang sedikit membuat ras ini lebih rentan terhadap kanker kulit dan cuaca dingin, meski umur hidupnya tetap cukup panjang, yakni 15 sampai 20 tahun.

Ikon klasik yang akrab di banyak tempat

Persia menjadi salah satu ras yang paling mudah dikenali dari bulu panjang, wajah datar, dan karakter yang manja. Ras ini juga dikenal sebagai kucing Iran atau Shiraz, serta kerap muncul dalam film, karya seni, dan iklan.

Popularitas Persia bertahan selama beberapa dekade, meski ras ini rentan terhadap sejumlah penyakit, termasuk masalah ginjal dan jantung. Tingginya berada di kisaran 14 hingga 18 inci, beratnya 7 hingga 12 pon, dan usianya bisa mencapai 15 sampai 20 tahun.

Siam juga termasuk nama besar yang sudah populer sejak abad ke-19. Sebelum dikenal sebagai Siam, kucing ini berasal dari Thailand dan terkenal lewat warna khas di wajah, telinga, kaki, serta ekor.

Ada dua jenis Siam yang dikenal, yakni tubuh ramping dengan kepala lebih besar dan tubuh lebih gemuk dengan kepala berbentuk apel. Tingginya bisa mencapai 14 inci, beratnya 5 hingga 8 pon, dan usianya 12 sampai 15 tahun.

Ras yang menonjol karena sejarah dan karakter

American Shorthair sering dianggap sebagai kucing rumahan biasa, padahal ras ini punya reputasi kuat. Ciri yang menonjol ada pada wajah bulat, telinga pendek, serta karakter ramah, cerdas, dan suka dipangku.

Ras ini berasal dari Amerika Utara dan memiliki banyak variasi warna bulu. Pada tahun 1966-an, namanya pernah diubah menjadi domestik shorthair untuk membedakan ukuran badannya, dengan tinggi 8 hingga 10 inci dan berat 8 hingga 12 pon.

Abyssinian hadir dengan karakter aktif, penyayang, dan mudah dirawat. Ras ini berasal dari Ethiopia dan dikenali lewat kuping yang tinggi dan runcing serta warna bulu kemerahan.

Ukuran tubuh Abyssinian tergolong sedang, dengan tinggi 8 hingga 10 inci dan berat 8 hingga 10 pon. Usia hidupnya berada di kisaran 12 sampai 15 tahun.

Himalaya juga menarik perhatian karena merupakan hasil persilangan Persia dan Siam. Ras ini berbulu lebat, suka bermain, dan gemar mendapat perhatian.

Dengan tinggi 10 hingga 12 inci dan berat 9 hingga 12 pon, Himalaya bisa hidup sampai 18 tahun. Kombinasi sifat dari dua ras populer membuatnya tetap dikenal luas di kalangan pecinta kucing.

Penampilan paling unik di antara ras populer

Sphynx menempati posisi khusus karena tampil tanpa bulu. Penampilannya yang botak membuat ras ini sangat mudah dikenali dan menjadi populer di kalangan tertentu.

Selain itu, Sphynx juga dikenal sebagai salah satu ras alergen atau alergi rendah. Warna yang umum dijumpai meliputi hitam, cokelat, dan putih, dengan tinggi 8 hingga 10 inci, berat 8 hingga 10 pon, serta usia hidup 15 sampai 20 tahun.

Source: www.idntimes.com

Baca Juga

Back to top button