Proud Mary hadir sebagai film aksi yang menonjolkan sisi kelam dunia kriminal sekaligus pergulatan batin tokoh utamanya. Lewat Taraji P. Henson sebagai Mary Goodwin, film ini tidak hanya mengandalkan baku tembak, tetapi juga memperlihatkan bagaimana satu misi bisa mengubah arah hidup seorang pembunuh bayaran secara drastis.
Film ini menjadi salah satu sajian Bioskop Trans TV yang tayang pada Selasa, 21 April 2026, pukul 21.00 WIB untuk pertama kalinya di layar kaca. Setelah itu, Bioskop Trans TV juga dijadwalkan menayangkan Lady Blood Fight pada pukul 23.00 WIB.
Pembunuh bayaran yang mulai goyah
Mary Goodwin digambarkan sebagai pembunuh bayaran elite yang bekerja untuk keluarga mafia di Boston. Di lingkungan seperti itu, Mary terbiasa menjalankan tugas dengan dingin dan tanpa banyak ragu.
Namun, situasinya berubah ketika sebuah pekerjaan yang tampak biasa justru berakhir fatal. Dari titik inilah cerita Proud Mary bergerak, membawa penonton masuk ke ruang yang lebih personal dari sekadar aksi kriminal.
Dalam misi membunuh Marcus Miller, Mary justru menyisakan Danny, putra Marcus, dalam keadaan hidup. Keputusan itu menjadi momen penting yang terus membayangi langkah berikutnya, karena rasa bersalah mulai tumbuh dan sulit diabaikan.
Setahun kemudian, rasa bersalah itu belum hilang
Waktu berlalu, tetapi Mary tidak benar-benar lepas dari kejadian tersebut. Setahun kemudian, ia malah memilih memantau Danny dari kejauhan, sebuah sikap yang menunjukkan perubahan dalam dirinya sebagai pembunuh bayaran yang selama ini dikenal tegas.
Di sisi lain, Danny tidak mendapatkan kehidupan yang lebih tenang setelah kehilangan ayahnya. Ia justru terseret makin dalam ke dunia yang keras dan akhirnya menjadi anak buah pengedar narkoba kejam bernama Uncle, yang diperankan Xander Berkeley.
Situasi Danny memburuk ketika ia berselisih dengan kliennya. Benturan itu memicu tindakan keras dari Uncle, hingga Danny terluka dan tidak sadarkan diri.
Pertemuan yang mengubah arah cerita
Mary menemukan Danny saat kondisi pemuda itu sangat buruk dan memutuskan membawanya pulang untuk dirawat. Dari momen ini, hubungan di antara keduanya mulai terbentuk, meski Danny belum mengetahui identitas asli perempuan yang menolongnya.
Lapisan cerita seperti ini membuat Proud Mary bergerak lebih jauh dari sekadar film tembak-menembak. Ada ketegangan emosional yang terus menyertai hubungan Mary dan Danny, karena keduanya berdiri di sisi yang saling bertolak belakang dalam sebuah kejadian yang sama.
Danny memandang Mary sebagai sosok pelindung. Sementara itu, penonton mengetahui bahwa perempuan yang merawatnya adalah orang yang pernah membunuh ayahnya satu tahun sebelumnya.
Pilihan Mary memicu konflik baru
Saat melihat langsung penderitaan Danny, Mary kembali bertindak secara ekstrem. Ia melenyapkan Uncle beserta anak buahnya, dan langkah itu segera membawa masalah baru dalam lingkungan mafia tempat ia bekerja.
Untuk melindungi posisinya, Mary lalu mengalihkan tuduhan kepada Walter, rekan sesama anggota mafia yang diperankan Neal McDonoug. Tetapi strategi itu tidak membuat situasi reda, karena bos mereka, Benny Spencer yang dimainkan Danny Glover, justru memerintahkan Mary untuk menghabisi Walter.
Dari sini, cerita berkembang menjadi rangkaian intrik yang membuat Mary semakin terjepit. Hubungan antarkarakter di dalam organisasi mafia menambah tekanan, sementara rasa bersalah yang sudah ada sejak awal terus mengiringi setiap keputusan Mary.
Aksi, loyalitas, dan konsekuensi
Proud Mary menonjol karena memadukan aksi dengan drama kriminal yang kuat. Ceritanya tidak berhenti pada kekerasan, tetapi juga menyoroti loyalitas, penyesalan, dan konsekuensi dari keputusan yang sulit ditarik kembali.
Taraji P. Henson memegang pusat cerita sebagai Mary, sosok yang kuat namun terus digerus oleh beban moral. Di tengah dunia mafia yang keras, film ini memperlihatkan bagaimana satu kesalahan kecil dapat berkembang menjadi rangkaian peristiwa yang jauh lebih berbahaya.
Bagi penonton yang mengikuti film aksi bertema mafia dan penyesalan, Proud Mary menawarkan cerita yang padat konflik dan bertumpu pada perubahan batin seorang pembunuh bayaran yang berusaha menghadapi masa lalunya.
Source: www.cnnindonesia.com




