Di Jodhpur, Umaid Bhawan tidak hanya dikenal sebagai istana megah, tetapi juga sebagai bangunan yang masih menjalankan tiga peran sekaligus. Di dalam satu kompleks, tempat ini tetap menjadi kediaman keluarga kerajaan, dibuka sebagai museum, dan sebagian besarnya beroperasi sebagai hotel mewah yang dikelola Taj Hotels.
Kehadiran fungsi yang berlapis itu membuat Umaid Bhawan berbeda dari banyak istana bersejarah lain di India. Pengunjung bisa melihat jejak kehidupan kerajaan, menikmati ruang yang dibuka untuk umum, sekaligus menyaksikan bagaimana bangunan lama tetap hidup dalam industri perhotelan kelas atas.
Dibangun di tengah krisis
Di balik kemewahan yang terlihat sekarang, Umaid Bhawan justru lahir dari masa yang berat. Pembangunannya dimulai pada 1929 atas perintah Maharaja Umaid Singh, ketika kekeringan panjang melanda wilayah itu dan menekan kondisi ekonomi warga.
Proyek besar tersebut dirancang bukan semata untuk menghadirkan kediaman kerajaan, tetapi juga untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal yang terdampak. Ribuan pekerja lokal dilibatkan selama bertahun-tahun, sehingga bangunan ini sejak awal memiliki fungsi sosial yang jelas.
Pekerjaan pembangunannya kemudian selesai pada 1943. Dengan begitu, Umaid Bhawan menjadi salah satu istana terakhir yang dibangun di India sebelum kemerdekaan, dan posisinya pun penting dalam membaca masa transisi sejarah negara itu.
Ukuran besar dan tampilan yang mencolok
Selain kisah kelahirannya, skala Umaid Bhawan juga membuatnya menonjol. Architectural Digest mencatat bahwa istana ini memiliki lebih dari 300 ruangan, mulai dari aula, kamar tidur, hingga berbagai fasilitas mewah.
Area luarnya pun dibuat luas dan tertata, dengan taman serta ruang terbuka yang mendukung kesan monumental. Kombinasi ukuran bangunan dan penataannya memperkuat status Umaid Bhawan sebagai salah satu kediaman pribadi terbesar di dunia.
Perpaduan gaya yang mudah dikenali
Ciri visual istana ini juga datang dari arsitekturnya. Umaid Bhawan dirancang oleh arsitek Inggris, Henry Vaughan Lanchester, dengan perpaduan gaya Art Deco dan unsur tradisional India.
Pemakaian batu pasir berwarna emas memberi tampilan hangat sekaligus mewah pada seluruh fasad bangunan. Perpaduan pengaruh modern Barat dan estetika lokal inilah yang membuat Umaid Bhawan memiliki identitas visual yang kuat dan berbeda dari banyak bangunan bersejarah lain.
Tetap relevan sebagai ikon Jodhpur
Kini, Umaid Bhawan bukan hanya objek sejarah, tetapi juga bagian penting dari kehidupan wisata dan budaya Jodhpur. Statusnya sebagai bangunan bersejarah menjadikannya salah satu daya tarik utama bagi wisatawan dari berbagai negara.
Istana ini juga kerap dipakai untuk acara penting dan pernikahan mewah, yang semakin menguatkan posisinya sebagai simbol kemewahan di kota tersebut. Dari bangunan yang lahir untuk merespons kekeringan, Umaid Bhawan kini berdiri sebagai warisan yang memadukan sejarah, fungsi aktif, dan citra kemegahan.
Source: www.idntimes.com