Penanganan cepat polisi membuat kasus pria yang mengaku mengamen sebagai manusia silver di kawasan Kuta ini langsung menjadi sorotan. Setelah video aksinya membawa pisau beredar luas dan memicu keresahan, aparat bergerak menelusuri identitas pelaku hingga akhirnya mengamankan seorang pria asal Bandung pada dini hari.
Peristiwa itu terjadi di simpang Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sunset Road, saat seorang pengendara berhenti di lampu merah. Di lokasi tersebut, pelaku mendatangi korban, meminta uang, lalu mengacungkan pisau sehingga korban merasa terancam.
Dalam situasi panik, korban sempat merekam kejadian dari dalam kendaraannya. Rekaman itu kemudian menyebar di media sosial dan membuat warga ikut memperbincangkan ancaman yang terjadi di tengah lalu lintas padat kawasan Kuta.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menyampaikan bahwa laporan dan video viral itu segera ditindaklanjuti oleh Polsek Kuta. Polisi lalu mendatangi lokasi, mencari saksi, dan menelusuri rekaman CCTV untuk memastikan siapa pelaku dalam kejadian tersebut.
Dari hasil penelusuran, polisi mengarah pada seorang pria bernama Andra Winata, 26 tahun, asal Batujajar, Bandung. Andra diamankan pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.00 Wita.
Dalam pemeriksaan awal, Andra mengakui perbuatannya saat mengamen sebagai manusia silver. Polisi juga masih mendalami pengakuannya yang menyebut ada sosok bernama Ujang yang memerintahkannya.
Sejumlah barang bukti ikut disita dalam penangkapan itu. Di antaranya kalung, celana boxer, ember merah tempat menyimpan uang hasil mengamen, dan botol air mineral berisi cairan cat warna silver.
Polisi juga menelusuri keberadaan pisau yang dipakai saat kejadian. Berdasarkan pengakuan pelaku, senjata tersebut sudah dikembalikan kepada seseorang bernama Ujang, dan keberadaannya masih diselidiki.
Korban disebut merasa takut dan tidak aman setelah peristiwa itu terjadi. Sementara itu, kepolisian masih mengembangkan kasus ini untuk memastikan apakah ada pihak lain yang ikut terlibat dalam aksi di lampu merah Kuta tersebut.
Source: www.suara.com