Persaingan MPV besar bertenaga listrik di pasar Tiongkok kembali memanas dengan kehadiran Leapmotor D99. Model ini langsung menarik perhatian karena membawa klaim jarak tempuh hingga 720 kilometer dan disiapkan untuk menantang Denza D9 serta XPeng X9.
Yang membuatnya berbeda, D99 tidak hanya hadir sebagai mobil listrik murni. Leapmotor juga menyiapkan versi EREV, sehingga konsumen mendapat dua pendekatan penggunaan sekaligus, yaitu elektrifikasi penuh dan fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh.
Bodi besar untuk kelas flagship
Ukuran D99 menunjukkan bahwa mobil ini memang masuk kategori full size. Panjangnya mencapai 5.280 mm, lebarnya 1.995 mm, tingginya 1.900 mm, dan wheelbase-nya 3.110 mm.
Proporsi tersebut memberi gambaran kabin yang luas dan karakter flagship yang kuat. Di segmen keluarga premium, ukuran seperti ini menjadi salah satu bekal utama untuk bersaing.
Leapmotor juga menempatkan D99 sebagai model penting dalam lini produknya. Mobil ini disebut sebagai model kedua setelah D19 yang lebih dulu muncul pada bulan Desember tahun lalu.
Keduanya sama-sama diposisikan sebagai model flagship Leapmotor. Artinya, D99 bukan sekadar produk tambahan, melainkan bagian dari strategi merek untuk menguatkan citra di kelas kendaraan berteknologi tinggi.
Dua pilihan penggerak dengan tenaga besar
Untuk varian EV, Leapmotor membekali D99 dengan output total 410 kW atau setara 549 dk. Tenaga itu berasal dari motor depan 180 kW dan motor belakang 230 kW.
Konfigurasi dua motor ini memperlihatkan bahwa D99 tidak hanya mengejar kenyamanan penumpang. Mobil ini juga membawa karakter performa yang kuat untuk sebuah MPV besar.
Sementara itu, varian EREV memakai mesin 1.500 cc turbocharger yang dipadukan dengan dua motor listrik. Mesin tersebut punya potensi daya 100 kW, sedangkan motor depan menghasilkan 100 kW dan motor belakang 200 kW.
Skema ini memberi pendekatan berbeda dari versi listrik murni. Bagi pengguna yang masih membutuhkan fleksibilitas lebih, versi EREV menjadi opsi yang relevan.
Jarak tempuh menjadi senjata utama
Leapmotor mengklaim varian EV D99 mampu menempuh hingga 720 kilometer dalam sekali isi daya. Untuk varian EREV, jarak tempuh yang disebut mencapai 500 kilometer.
Klaim tersebut menjadi daya tarik penting di kelas MPV besar. Mobil seperti ini sering dipakai untuk kebutuhan keluarga dan perjalanan antarkota, sehingga jarak tempuh selalu menjadi pertimbangan utama.
Kedua varian sama-sama menggunakan baterai LFP berkapasitas 80,3 kWh. Kesamaan ini menunjukkan bahwa Leapmotor menjaga basis teknologi yang konsisten meski pendekatan penggeraknya berbeda.
Berat mobil menegaskan kelasnya
Skala besar D99 juga tercermin dari bobotnya. Varian EV memiliki berat 2.925 kilogram, sedangkan varian EREV berbobot 2.865 kilogram.
Jika dibandingkan dengan para pesaingnya, angka itu tergolong besar. Denza D9 tercatat berbobot 2.325 kilogram, XPeng X9 varian EREV berada di 2.750 kilogram, dan Maxus Mifa 9 varian tertinggi listrik mencapai 2.535 kilogram.
Perbandingan tersebut memperlihatkan bahwa D99 datang sebagai pemain serius di segmen premium. Leapmotor tampaknya ingin menempatkan MPV ini sebagai penantang yang benar-benar siap masuk ke barisan atas.
Desain mulai dibuka, kabin masih disimpan rapat
Dari sisi tampilan, D99 mengusung konsep dynamic dan streamline. Siluet bodinya dibuat membulat, dengan ciri khas tiga lampu di bagian bonnet.
Dua lampu berfungsi sebagai Daytime Running Light, sementara satu titik lainnya menjadi head lamp. Pendekatan ini memberi identitas visual yang berbeda dari MPV konvensional.
Di dalam kabin, detail lengkap memang belum dibuka. Namun, salah satu perangkat yang sudah terungkap adalah prosesor ganda Qualcomm Snapdragon 8797.
Perangkat komputasi itu disebut sebagai salah satu yang tercanggih saat ini. Kehadiran komponen tersebut menunjukkan bahwa Leapmotor ingin menonjolkan sisi digital dan pengalaman kabin modern pada D99.
Dengan dimensi besar, tenaga tinggi, dua pilihan powertrain, dan klaim jarak tempuh hingga 720 kilometer, D99 siap masuk ke persaingan yang lebih serius. Peluncurannya yang dijadwalkan pada akhir Mei membuat MPV elektrifikasi ini layak dicermati di tengah duel sengit melawan Denza D9 dan XPeng X9.
Source: www.otodriver.com




