Changan Group mulai menata ulang cara berekspansi ke pasar internasional dengan pendekatan yang jauh lebih menyeluruh. Melalui pembaruan Vast Ocean Plan 2.0 yang diumumkan di ajang Auto China 2026, arah ekspansi perusahaan ini tidak lagi berhenti pada pengiriman mobil keluar negeri, tetapi bergerak ke pembangunan operasi global yang saling terhubung.
Perubahan tersebut menempatkan pasar luar negeri bukan hanya sebagai tujuan penjualan, melainkan sebagai bagian penting dalam pengembangan produk, layanan, dan strategi merek. Dengan cara ini, Changan berupaya membangun landasan bisnis yang bisa berjalan lebih selaras di berbagai negara dan tidak hanya bergantung pada kekuatan pasar domestik Cina.
Dari ekspor ke operasi yang lebih terintegrasi
Vast Ocean Plan 2.0 dirancang sebagai peta jalan baru untuk memperkuat posisi Changan di pasar internasional. Arah ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin naik kelas dari model ekspansi yang berfokus pada volume ekspor menjadi sistem bisnis global yang mencakup manufaktur, penjualan, investasi, layanan, dan keberlanjutan.
Zhao Fei, General Manager Changan Group di Beijing, menegaskan bahwa perusahaan tetap berpegang pada prinsip pengembangan jangka panjang, lokalisasi, sistematisasi, dan praktik ESG. Prinsip tersebut menjadi dasar agar ekspansi tidak berjalan sesaat, tetapi dapat bertahan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan tiap pasar.
Tujuh fokus pembaruan strategi
Pembaruan strategi Changan mencakup tujuh area utama yang saling mendukung. Penguatan teknologi menjadi salah satu fokus terbesar, terutama yang berkaitan dengan keselamatan, efisiensi, dan mobilitas cerdas.
Selain itu, pola pengembangan produk juga diubah agar lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen global. Di saat yang sama, Changan memperkuat citra merek supaya semakin identik dengan teknologi, keandalan, dan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi di mata pengguna.
Pembaruan itu juga mencakup perluasan kerja sama di bidang teknologi, manufaktur, dan pengembangan pasar. Di luar itu, investasi diarahkan ke riset dan pengembangan, layanan purnajual, serta ekosistem pendukung yang lebih luas.
Layanan lokal jadi perhatian utama
Salah satu tanda bahwa strategi baru ini lebih matang terlihat dari perhatian besar pada layanan. Changan berencana meningkatkan layanan purnajual global dengan dukungan pihak lokal yang kuat agar penyesuaian terhadap kebutuhan pasar setempat bisa berlangsung lebih cepat.
Perusahaan juga menyiapkan tim internasional yang memiliki kemampuan lokal, kompetensi memadai, dan pemahaman yang lebih dekat terhadap karakter tiap pasar. Pendekatan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan ekspansi global tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga oleh kesiapan organisasi dan mutu layanan di lapangan.
Teknologi hybrid ikut memperkuat arah baru
Di ajang yang sama, Changan juga memperkenalkan versi terbaru teknologi BlueCore Hybrid bersama Eado generasi keempat. SUV CS75 Plus turut dibawa dengan teknologi serupa sebagai bagian dari penguatan portofolio yang lebih efisien dan cerdas.
Sistem BlueCore Hybrid menggunakan arsitektur iDE-H yang menggabungkan tiga komponen utama untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi bahan bakar, performa, dan kekedapan kabin. Pada mesin hybrid tersebut, Changan memakai injeksi langsung tekanan tinggi 500 bar, tiga sistem listrik efisiensi tinggi, dan kontrol AI berbasis cloud.
Berdasarkan hasil uji dengan pihak media, konsumsi rata-rata harian disebut mencapai 3,87 L/100 km. Jarak tempuhnya diklaim dapat mencapai 1.500 km untuk sekali pengisian penuh, sehingga teknologi ini menambah daya tarik Changan di tengah persaingan pasar yang menuntut efisiensi sekaligus jarak jelajah yang panjang.
Dengan kombinasi pembaruan strategi global dan penguatan teknologi hybrid, Changan menunjukkan arah ekspansi yang lebih terstruktur. Perusahaan kini menempatkan integrasi bisnis internasional, penguatan merek, kesiapan layanan, dan pengembangan teknologi sebagai fondasi utama untuk bersaing di pasar dunia yang semakin kompleks.





