Bukan Cuma Ringan, Asus ExpertBook Ultra Punya Layar Tandem OLED Dan Bodi Tahan Banting

Asus ExpertBook Ultra hadir untuk pembaca yang membutuhkan laptop bisnis premium dengan fokus pada mobilitas, daya tahan, dan kemampuan kerja modern. Di kelas yang sering menampilkan desain serupa, perangkat ini mencoba menonjol lewat bodi yang sangat tipis, bobot di bawah 1 kg, dan layar Tandem OLED yang menjadi nilai jual paling mencolok.

Asus membawa ExpertBook Ultra ke Indonesia dengan target yang jelas: profesional dan pemimpin bisnis yang ingin perangkat ringkas tetapi tetap siap dipakai bekerja keras. Kombinasi ini membuat laptop tersebut tidak hanya mengejar tampilan mewah, tetapi juga produktivitas yang relevan untuk kebutuhan kerja saat ini.

Ringan, tipis, dan dirancang untuk tahan dipakai mobile

Bobot ExpertBook Ultra dimulai dari 0,99 kg dengan ketebalan 10,9 mm. Untuk menjaga kekuatan tanpa mengorbankan kepraktisan, Asus memakai rangka paduan magnesium dan aluminium kelas kedirgantaraan yang dilapisi keramik nano.

Ketangguhan bodinya juga didukung serangkaian pengujian. Laptop ini sudah lolos 24 prosedur standar MIL-STD-810H dan menjalani 157 pengujian internal, sementara lapisan bodinya memiliki tingkat kekerasan 9H.

Asus menyebut perlindungan tersebut membuat bodi laptop ini lima kali lebih tahan gores dibandingkan standar industri. Dengan pendekatan ini, ExpertBook Ultra ingin menunjukkan bahwa desain tipis tidak harus identik dengan kompromi pada ketahanan fisik.

Layar Tandem OLED jadi pembeda utama

Sisi visual menjadi salah satu kekuatan terbesar perangkat ini. ExpertBook Ultra memakai layar sentuh 14 inci Tandem OLED beresolusi 3K atau 2880 x 1800 piksel dengan rasio 16:10.

Panel ini mampu mencapai kecerahan hingga 1.400 nits dan diklaim 40% lebih hemat daya dibandingkan panel OLED konvensional. Asus juga menyematkan variable refresh rate 30-120Hz serta cakupan warna DCI-P3 100%, sehingga layar ini tetap relevan untuk pekerjaan visual yang membutuhkan presisi.

Untuk kenyamanan penggunaan, layar dilapisi Gorilla Glass Matte yang dapat mengurangi pantulan cahaya hingga 80%. Asus juga menambahkan perlindungan Gorilla Glass Victus dengan daya tahan gores hingga 100 kg.

Mesin AI dan fitur kerja modern

Di bagian performa, varian tertinggi ExpertBook Ultra mengandalkan Intel Core Ultra X9-888H. Prosesor tersebut diklaim menawarkan konsumsi daya 40% lebih rendah, tetapi performa 60% lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

Laptop ini juga dibekali NPU Intel AI Boost dengan performa hingga 50 TOPS. Berkat dukungan itu, ExpertBook Ultra meraih sertifikasi Copilot+ PC dan siap menjalankan fitur AI generasi baru dari Microsoft.

Asus menambahkan sejumlah fitur produktivitas seperti AI ExpertMeet, Knowledge Hub, dan File Search. Untuk kebutuhan penyimpanan dan multitasking, perangkat ini tersedia dengan RAM hingga 64GB LPDDR5X dan SSD NVMe PCIe Gen 5 hingga 2TB.

Baterai, pendinginan, dan konektivitas

Daya tahan baterainya mencapai 70Wh dan diklaim mampu bertahan hingga 26 jam dalam pemakaian normal. Saat perlu diisi ulang, baterai dapat mencapai 50% hanya dalam 30 menit.

Sistem pendingin ExpertCool Pro dipakai untuk menjaga suhu tetap stabil. Asus menyebut sistem ini bisa mempertahankan TDP CPU 50W tanpa batas waktu dan menjaga tingkat kebisingan di bawah 20dB.

Untuk pengalaman input, keyboard-nya punya travel time 1,5 mm dengan permukaan yang tahan noda dan sidik jari. Touchpad berukuran 110 cm persegi juga memakai motor haptic agar respons terasa lebih presisi.

Di sisi audio, laptop ini membawa enam speaker dengan dukungan Dolby Atmos. Asus menyebut volume puncaknya dapat mencapai 95dB, sehingga perangkat tetap dipersiapkan untuk kebutuhan kerja dan presentasi.

Walau bodinya tipis, pilihan port tetap lengkap. ExpertBook Ultra menyediakan USB Type-C Thunderbolt, USB Type-A 3.2, HDMI 2.1, dan audio jack, sementara konektivitas nirkabelnya sudah mendukung Wi-Fi 7 serta Bluetooth 6.0.

Harga dan varian yang dijual di Indonesia

ExpertBook Ultra hadir di Indonesia dalam warna Morn Grey dan Jet Fog. Asus juga menyediakan pilihan Windows 11 Home dan Windows 11 Pro agar pengguna bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan kerja.

Harga paling rendah dipatok Rp 38.499.000 untuk varian Intel Core Ultra 5 325 dengan 16GB/512GB. Di atasnya ada model Intel Core Ultra X7 358H 32GB/1TB dengan Windows 11 Home seharga Rp 52.999.000, lalu versi Windows 11 Pro seharga Rp 54.999.000, serta varian tertinggi 64GB/2TB dengan Windows 11 Pro seharga Rp 82.499.000.

Dengan rentang harga mulai Rp 38,4 jutaan, Asus ExpertBook Ultra jelas diposisikan untuk eksekutif dan profesional kreatif. Laptop ini menggabungkan desain premium, layar Tandem OLED, ketahanan tinggi, dan fitur AI dalam satu perangkat bisnis yang diarahkan untuk mobilitas tinggi.

Source: telset.id

Baca Juga

Back to top button