Berlin Kembali Jadi Pusat Synth, Superbooth 2026 Memamerkan Perangkat Yang Paling Berani Diuji

Berlin kembali mendapat panggung penting bagi dunia synthesizer, tetapi perhatian kali ini bukan hanya pada lokasi acaranya. Superbooth 2026 dipenuhi perangkat baru yang terasa lebih berani, lebih eksperimental, dan dibuat untuk langsung dimainkan.

Gelombang pengumuman yang muncul di sana menunjukkan betapa kuatnya posisi Superbooth sebagai ajang utama musik teknologi. Campuran merek besar dan pembuat kecil membuat acara ini jadi tempat yang subur bagi ide-ide yang tidak selalu aman untuk pasar arus utama.

Di antara sorotan paling mencolok, Cre8audio membawa Programm, sebuah sequencer MIDI dan CV yang dirancang untuk menjembatani performa manusia dengan sistem algoritmik. Perangkat ini punya 12 track sequencer yang bisa dipakai silang pada output analog dan MIDI, sehingga satu unit bisa mengatur banyak pendekatan permainan sekaligus.

Empat track melodinya bersifat monofonik dan bisa berjalan sebagai sequencer terpisah lewat MIDI atau dua set output analog pitch, CV, dan gate. Delapan track perkusi melengkapi sistem itu dengan output trigger analog masing-masing, sementara tiap langkah dapat diatur lewat pitch, gate length, ratcheting, CV/CC, note offset, dan step condition.

Cre8audio juga menambahkan mode mono, chord, arp, dan chip untuk track melodi. Dukungan key dan scale serta enam groove mode memberi ruang ritme yang lebih luas dibanding swing biasa.

Instrumen yang mendorong cara bermain baru

Making Sound Machines memperkenalkan Plinky 12 sebagai trio instrumen yang berfokus pada sentuhan dan memakai faceplate yang bisa ditukar. Ketiganya memakai mesin synth dan hardware inti yang sama, tetapi panel yang berbeda membuat cara mainnya ikut berubah.

Cyma Forma justru mengambil arah yang sangat minimalis lewat RND, yang dibaca “Random”. Instrumen ini hanya punya satu tombol, tanpa key, knob, fader, atau display, dan setiap tekan menghasilkan ide musik acak.

Pendekatan serupa untuk eksplorasi spontan juga terlihat pada Bastl Instruments. Perusahaan itu akhirnya meluncurkan Kalimba setelah tiga tahun pengembangan, dengan mikrofon kecil, touch sensor, dan accelerometer di dalam bodi yang terinspirasi kalimba tradisional, lengkap dengan tine yang bisa dimainkan.

Samper portabel dan groovebox ikut memanas

Di kelas workstation sampling portabel, 1010music membawa Blackbox 2 sebagai penerus model sebelumnya. Perangkat ini kini memakai layar sentuh warna hi-res 4 inci sebagai antarmuka utama, ditemani empat rotary serbaguna di atas layar dan tombol navigasi di bawahnya.

Blackbox 2 adalah workstation empat track yang bisa memuat hingga empat instrumen one-shot, loop, slicer, atau multisample. Untuk one-shot dan loop, tiap patch mendukung 16 sampel, sementara layar untuk launch, scene, song, mixing, dan effect membuka ruang lebih besar untuk komposisi maupun penampilan langsung.

Perangkat itu juga memiliki baterai isi ulang bawaan dengan daya tahan hingga 3 jam penggunaan portabel penuh. Port USB-C host dan device mendukung multichannel USB audio serta MIDI, dengan harga rilis $649 dan jadwal hadir pada July.

Polyend juga memperkuat segmen hybrid lewat Drums, drum machine delapan track yang memadukan analog dan digital. Empat voice analog-nya memakai chip SSI modern dengan dua VCO, noise source tambahan, dan osilator digital ketiga untuk layering atau frequency modulation.

Empat voice sisanya bisa memakai berbagai mesin sintesis digital atau sampel. Polyend menyebut ada lebih dari 40 instrumen dengan mutasi sub-mode, sehingga total opsi suaranya mencapai ratusan, ditambah delapan LFO per track untuk modulasi yang lebih luas.

Sonicware ikut membawa Deconstruct Minimal, groovebox baru yang dibangun di atas ritme dan pitch drift dari drum machine legendaris. Perangkat 10 track ini menggabungkan drum machine, virtual analogue bass synth, dan kemampuan sampler untuk mengejar groove minimal yang hipnotik.

Dari mixer sampai proyek neural sampling

Teenage Engineering menambah EP-136 KO Sidekick ke keluarga EP-nya. Mixer dua kanal ini memiliki audio interface terintegrasi, efek kreatif, dan alat performa yang biasanya lebih sering ditemukan pada DJ mixer.

Roland juga kembali menampilkan Project Lydia ke tahap kedua pengembangan. Stompbox neural sampling ini dirancang untuk menerapkan kualitas tonal model AI terlatih ke sinyal audio masuk, lalu diperbarui berdasarkan demo, showcase industri, dan survei global.

Versi terbarunya menawarkan desain hardware yang lebih fleksibel, instalasi Raspberry Pi 5 yang lebih mudah, dan operasi sebagai USB MIDI controller mandiri. Roland juga menambahkan I/O terintegrasi, layar LCD onboard, memori preset pengguna, serta konektivitas MIDI untuk kontrol yang lebih dalam.

Di bagian lain, Modal Electronics menyiapkan Element One untuk pemain yang ingin langsung bermain tanpa masuk terlalu jauh ke kerumitan teknis. Synth 37 tombol ini menonjol lewat aftertouch yang responsif, joystick 4-axis, 17 knob akses langsung, 64 oscillator beresolusi tinggi, dan 30 tipe filter resonan.

Bagi pengunjung dan pelaku industri, Superbooth tetap terasa seperti tempat di mana ide-ide yang paling berani mendapat panggung paling pas. Dari sequencer yang kompleks sampai instrumen satu tombol yang serba acak, Berlin sekali lagi menjadi titik temu berbagai pendekatan ekstrem dalam dunia synth.

Exit mobile version