Kapasitas baterai besar kembali menjadi sorotan di pasar smartphone murah, dan Realme C100 masuk ke percakapan itu dengan klaim yang cukup berani. Perangkat ini disebut sebagai ponsel pertama di kelasnya yang membawa baterai 8.000mAh, dengan jadwal peluncuran di Indonesia pada 7 Mei.
Langkah Realme ini muncul ketika kebutuhan pengguna sudah jauh berubah. Ponsel kini tidak hanya dipakai untuk komunikasi, tetapi juga untuk navigasi, hiburan, dan bermain gim, sehingga daya tahan baterai menjadi salah satu faktor yang paling diperhatikan sebelum membeli perangkat baru.
Baterai jumbo jadi daya tarik utama
Realme Indonesia menempatkan kapasitas 8.000mAh sebagai nilai jual paling menonjol dari C100. Public Relations Lead Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, menjelaskan bahwa konsumen tidak lagi cukup puas dengan baterai 5.000mAh atau 6.000mAh karena penggunaan ponsel semakin padat sepanjang hari.
Pernyataan itu sejalan dengan arah strategi Realme yang ingin menjadikan C100 sebagai jawaban atas pola pemakaian modern. Di segmen entry-level, klaim sebagai ponsel pertama dengan baterai 8.000mAh membuat perangkat ini terlihat berbeda dibanding banyak model lain di kelasnya.
Daya tahan yang diklaim melampaui kebutuhan harian
Realme membagikan sejumlah hasil pengujian untuk menggambarkan ketahanan baterai C100. Dalam penggunaan intensif, perangkat ini disebut mampu bertahan hingga 1,7 hari, sementara untuk pemutaran video online diklaim bisa mencapai lebih dari 24 jam.
Untuk pengguna yang gemar bermain gim, Realme menyebut C100 sanggup dipakai hingga 11 jam tanpa henti. Gambaran lain yang dibagikan perusahaan menunjukkan bahwa jika ponsel digunakan sejak pukul 7 pagi dalam kondisi penuh, sisa daya masih sekitar 40 persen pada malam hari setelah dipakai seharian.
Saat berada dalam kondisi sangat kritis, perangkat ini juga diklaim masih berguna untuk kebutuhan dasar. Dengan daya tinggal 1 persen, C100 disebut tetap dapat dipakai menelepon selama 23 menit.
Fokus juga tertuju pada ketahanan jangka panjang
Selain kapasitas besar, Realme menaruh perhatian pada daya tahan baterai dalam jangka panjang. Perusahaan menyebut baterai C100 memiliki siklus pengisian hingga 1.600 kali dan dapat bertahan lebih dari 7 tahun.
Untuk mendukung efisiensi daya, Realme menyematkan fitur bypass charging dan AI Power Saving yang bekerja otomatis. Pendekatan ini diarahkan agar pemakaian harian tetap stabil sekaligus menjaga performa baterai dalam durasi yang lebih panjang.
C100 juga mendapat sorotan tambahan karena disebut menjadi ponsel pertama yang tercatat dalam kategori All-Day Heavy Usage Test milik AnTuTu. Pencapaian itu memperkuat posisi perangkat ini sebagai model yang memang dibangun dengan fokus pada ketahanan daya.
Detail lain masih menunggu pengumuman resmi
Meski baterai menjadi pusat perhatian, Realme belum membuka seluruh spesifikasi dan harga resmi C100. Informasi lengkap baru akan diumumkan saat peluncuran resmi pada 7 Mei, sehingga masih ada sejumlah detail yang ditunggu pasar.
Di sisi lain, Realme juga menyiapkan Realme Note 80 untuk segmen entry-level dengan harga yang lebih terjangkau. Model tersebut membawa layar 6,74 inci dengan refresh rate 90Hz, baterai 6.300mAh, serta chipset Unisoc T7250.
Kehadiran Realme C100 dan Realme Note 80 memperlihatkan upaya Realme memperluas pilihan di kelas ponsel murah. Fokusnya tetap mengarah pada satu kebutuhan utama pengguna, yaitu perangkat yang mampu bertahan lebih lama untuk aktivitas padat sepanjang hari.





