Baterai 7.500mAh dan Pendingin Cair, Senjata REDMAGIC 11S Pro Lawan Panas Game Panjang

Ponsel gaming biasanya dinilai dari dua hal yang paling cepat terasa saat dipakai lama: performa yang stabil dan kemampuan menahan panas. REDMAGIC 11S Pro dibuat dengan fokus tepat ke dua masalah itu, lewat Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi overclocked dan sistem liquid cooling yang disiapkan untuk menjaga tenaga tetap konsisten.

Langkah REDMAGIC kali ini tidak sekadar menaikkan kecepatan chip. Perusahaan juga memasang paket pendinginan internal yang agresif, mulai dari kipas 24.000 RPM, liquid cooling loop, sampai vapor chamber, sehingga perangkat ini diposisikan sebagai flagship gaming Android yang menaruh perhatian besar pada suhu kerja.

Chip dipacu lebih tinggi

Di dalam 11S Pro, REDMAGIC memakai Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 “Leading Version”. Varian ini dipacu hingga 4,74GHz pada CPU, lebih tinggi dari versi standar yang berhenti di 4,61GHz.

Selisihnya memang tidak terlalu besar di atas kertas, tetapi ruang ekstra seperti ini penting pada ponsel gaming. Saat beban kerja tinggi berlangsung terus-menerus, kestabilan performa sering lebih menentukan daripada lonjakan sesaat.

REDMAGIC menyebut sistem pendingin pada 11S Pro mampu meningkatkan efisiensi transfer panas hingga 50%. Klaim itu diarahkan untuk menjaga performa saat gim dimainkan dalam durasi panjang, ketika suhu prosesor dan baterai sama-sama cenderung naik.

Pendinginan tersebut juga dirancang tidak hanya untuk chipset. REDMAGIC mengatakan sistem itu ikut membantu menjaga suhu baterai berkapasitas 7.500mAh, yang lebih besar dibanding generasi sebelumnya.

Naik dari generasi sebelumnya

11S Pro hadir sebagai penerus REDMAGIC 10S Pro, yang juga memakai Snapdragon 8 Elite overclocked. Bedanya, model sebelumnya belum membawa liquid cooling seperti yang sekarang dipasang pada 11S Pro.

Menurut klaim REDMAGIC, ada lompatan yang cukup besar dibanding pendahulunya. Perusahaan menyebut CPU 11S Pro 19% lebih cepat, GPU 24% lebih cepat, dan NPU 39% lebih cepat daripada 10S Pro.

Peningkatan itu memperlihatkan arah pengembangan yang jelas. REDMAGIC tidak hanya mengejar angka performa puncak, tetapi juga berusaha menjaga hasilnya tetap bisa dipakai lebih lama saat perangkat bekerja keras.

Baterai besar dan pengisian cepat

Untuk daya tahan, REDMAGIC 11S Pro dibekali baterai 7.500mAh. Kapasitas ini naik 450mAh dibanding REDMAGIC 10S Pro, dan menjadi modal penting untuk ponsel gaming yang ditujukan bagi penggunaan berat.

Perangkat ini juga mendukung wireless charging hingga 80W. Fitur tersebut memberi opsi pengisian cepat tanpa kabel, sesuatu yang tergolong menarik di kelas ponsel gaming.

Layar tanpa gangguan untuk bermain

Di bagian depan, REDMAGIC 11S Pro memakai layar penuh tanpa notch atau punch-hole. Desain ini membuat tampilan terasa lebih bersih saat dipakai bermain gim maupun menikmati konten.

Panel yang digunakan berukuran 6,85 inci, memakai AMOLED, dan mendukung refresh rate 144Hz. REDMAGIC juga menyebut layarnya mampu mencapai kecerahan puncak hingga 1.800 nits.

Untuk kenyamanan mata, layar ini mendukung 2.592Hz PWM dimming dan DC dimming. Kombinasi itu biasanya dicari oleh pengguna yang sering menatap layar dalam waktu lama, termasuk saat bermain gim atau menonton video.

Fitur gaming dan kamera tetap lengkap

REDMAGIC juga menambahkan speaker stereo, motor haptik, shoulder trigger, dan pencahayaan RGB. Perpaduan fitur ini memperkuat karakter perangkat sebagai ponsel yang memang diarahkan ke pengalaman bermain.

Di sektor kamera, 11S Pro membawa kamera ganda berisi kamera utama 50MP dan kamera ultrawide 50MP. Di bagian depan, tersedia kamera 16MP untuk swafoto.

Ponsel ini juga dibekali port USB 3.2 Gen 2 Type-C. Untuk memori, varian dasar hadir dengan RAM 12GB dan penyimpanan 256GB, sedangkan model tertinggi menawarkan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB.

Dari sisi perangkat lunak, REDMAGIC 11S Pro menjalankan REDMAGIC OS 11.5 berbasis Android 16. Harga awalnya dipatok mulai $799/€799, atau naik $100 dibanding harga awal REDMAGIC 10S Pro, dengan ketersediaan di Amerika Utara, Eropa, Inggris, Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Akses early bird dimulai pada 9 Juni, sementara ketersediaan global dimulai 10 Juni 2026.

Source: www.androidauthority.com
Exit mobile version