Persaingan di papan atas Liga Spanyol LALIGA 2025/2026 mulai menunjukkan arah yang semakin jelas. Barcelona kini berada dalam posisi yang sangat menguntungkan setelah kembali meraih kemenangan 2-0 atas Getafe pada pekan ke-33.
Tambahan tiga poin itu membuat Blaugrana semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin atas Real Madrid. Dengan jarak sebesar itu, Barcelona hanya perlu menjaga ritme permainan sampai akhir musim untuk semakin mendekati gelar juara.
Barcelona tetap stabil di jalur teratas
Kemenangan atas Getafe memperlihatkan bahwa Barcelona mampu mempertahankan konsistensi di fase penting musim ini. Mereka tidak sekadar menang, tetapi juga terus menjaga jarak aman dari para pesaing yang ada di belakang.
Keunggulan 11 poin dari Real Madrid menjadi modal yang sangat besar dalam perburuan titel. Dengan sisa pertandingan yang makin sedikit, setiap hasil positif akan membuat posisi Barcelona di puncak klasemen semakin sulit digoyang.
Madrid belum mampu memangkas selisih
Harapan Real Madrid untuk mendekat justru kembali tertahan setelah gagal menang di kandang Real Betis. Laga itu berakhir dengan skor 2-2, sehingga Los Blancos hanya membawa pulang satu poin.
Hasil tersebut menempatkan Madrid di peringkat kedua dengan 74 poin. Situasi ini membuat tekanan ke Barcelona tidak berkembang maksimal, karena selisih angka di klasemen tetap lebar menjelang fase akhir kompetisi.
Papan atas masih menyimpan perebutan zona Liga Champions
Di luar dua tim teratas, persaingan papan atas juga masih hidup. Villarreal menjaga peluang untuk finis di zona Liga Champions setelah menang 2-1 atas Celta Vigo.
Atletico Madrid pun belum menyerah dalam perebutan empat besar. Kemenangan dramatis 3-2 atas Athletic Club membawa mereka naik ke peringkat keempat dengan 60 poin dan membuat peluang tampil di Liga Champions tetap terbuka.
Sevilla justru makin terjepit
Jika Barcelona menikmati jalur yang tenang, situasi berbeda dialami Sevilla. Kekalahan 1-2 dari Osasuna membuat mereka tetap tertahan di zona degradasi dan menempati posisi ke-18 dengan 34 poin.
Kondisi itu jelas berbahaya bagi klub asal Andalusia tersebut. Dengan jumlah laga yang terus berkurang, Sevilla tidak lagi punya ruang luas untuk kehilangan poin, apalagi mereka juga harus bersaing langsung dengan tim-tim lain yang sama-sama berjuang keluar dari papan bawah.
Tekanan di sisa musim menjadi semakin berat karena satu hasil buruk bisa langsung memengaruhi nasib mereka. Dalam keadaan seperti ini, setiap pertandingan akan terasa seperti final bagi Sevilla.
Real Oviedo masih memegang sisa harapan tipis
Nasib yang lebih sulit justru dialami Real Oviedo. Mereka tetap berada di dasar klasemen setelah kalah 1-2 dari Elche dan mengoleksi 28 poin di posisi ke-20.
Meski begitu, peluang untuk bertahan belum sepenuhnya tertutup. Oviedo masih menyisakan lima pertandingan dan tertinggal tujuh poin dari Mallorca yang berada di batas aman, sehingga jalan untuk keluar dari zona merah masih ada meski tetap sangat berat.
Klasemen LaLiga kini memperlihatkan dua situasi yang berlawanan. Barcelona semakin dekat dengan target juara, sementara Sevilla dan Real Oviedo harus bekerja jauh lebih keras agar tidak semakin tenggelam dalam persaingan bertahan hidup di kompetisi ini.
Source: www.medcom.id