Di komunitas pencinta kucing, istilah yang muncul sering kali jauh lebih banyak daripada yang dipakai orang di luar komunitas. Sebagian terdengar lucu, tetapi semuanya punya fungsi yang jelas saat membahas makanan, perilaku, perawatan, hingga penanganan kucing liar.
Karena itu, orang baru sering perlu waktu untuk memahami percakapan sehari-hari di dalamnya. Tanpa mengenal arti kata-kata seperti anabul, pawrent, atau TNR, pembahasan sederhana soal kucing bisa terdengar seperti bahasa yang sama sekali berbeda.
Istilah yang paling sering dipakai
Anabul adalah singkatan dari anak bulu dan biasanya dipakai untuk menyebut kucing, meski kadang juga anjing. Sebutan ini muncul karena hewan peliharaan diperlakukan seperti anak sendiri, sedangkan pawrent berarti orang tua bagi anabul.
Dalam percakapan sesama pencinta kucing, ada juga sapaan onty untuk perempuan dan ongkel untuk laki-laki. Istilah ini membuat obrolan terasa akrab, terutama di ruang komunitas yang memang penuh dengan sebutan khas.
Bahas makanan kucing dengan singkatan
Urusan pakan juga punya kosa kata sendiri. WF merujuk pada wet food atau makanan basah, seperti makanan kaleng, sedangkan DF berarti dry food atau makanan kering.
Ada juga istilah kibble yang dipakai untuk menyebut butiran makanan kering. Kata ini sering menjadi acuan saat pemilik menilai apakah pakan cocok atau tidak bagi kucingnya.
Kucing liar tidak selalu sama
Banyak orang menyamakan stray cat dan feral cat, padahal keduanya tidak persis sama. Stray cat masih berada di sekitar manusia dan kadang bisa didekati, sementara feral cat lebih liar, cenderung menjauhi manusia, dan lebih dekat dengan perilaku alami hewan pemangsa.
Perbedaan ini penting karena cara menanganinya juga berbeda. Feral cat bahkan bisa sangat agresif saat didekati, meski tetap hidup di lingkungan perumahan.
Perawatan kucing jalanan dan tempat penampungan
Saat memberi makan kucing liar, komunitas biasanya memakai istilah street feeding. Kegiatan ini dilakukan untuk stray cat atau feral cat, umumnya secara rutin oleh individu maupun komunitas.
Ada pula shelter, yaitu rumah penampungan bagi kucing tanpa pemilik yang membutuhkan pertolongan. Shelter profesional biasanya bekerja sama dengan dokter hewan, dan kucing di sana juga bisa diadopsi.
Adopsi, foster, dan biaya yang menyertainya
Dalam dunia kucing, adopsi berarti memberi atau menerima anabul. Adopter adalah orang yang mengadopsi kucing dari pemilik lama, walaupun istilah ini kadang juga dipakai dalam transaksi yang berkaitan dengan penjualan kucing.
Dari proses itu muncul istilah fee, GA atau ganti adop, dan mahar. Semua istilah tersebut menandakan adanya biaya yang perlu dibayar untuk membawa pulang anabul, dan sebagian orang juga memakai kode seperti ABCDE untuk menandai nominal uang.
Foster berbeda dari adopter karena sifatnya sementara. Foster mengasuh kucing sampai hewan itu bertemu adopter baru dan mendapatkan forever home.
Kontrol populasi dan istilah reproduksi
Steril adalah tindakan pengangkatan organ reproduksi kucing untuk membatasi perkembangbiakan. Pada jantan, tindakan ini disebut kastrasi atau orchiectomy, sedangkan pada betina disebut ovariohysterectomy atau OH.
Untuk kucing rumahan, steril biasanya dilakukan agar jumlah keturunan tidak berlebihan. Pada stray cat, pendekatan ini dikenal sebagai Trap, Neuter, Release atau TNR, yaitu tangkap, steril, lalu lepaskan untuk membantu mengontrol populasi.
Di area ini juga ada istilah breeder atau cattery untuk individu atau organisasi berlisensi yang memiliki izin melakukan ternak kucing. Pedigree adalah sertifikat silsilah ras kucing yang diakui oleh organisasi penerbitnya, sementara pemacakan dipakai sebagai jasa pencarian jodoh bagi kucing dan heat digunakan untuk menyebut masa birahi.
Istilah lain yang sering muncul di obrolan
Komunitas juga memakai mix untuk kucing ras campuran dan mixdom untuk persilangan ras khusus dengan kucing domestik. Selain itu, longhair dan shorthair dipakai untuk membedakan jenis bulu.
Ada juga proven, yaitu istilah untuk kucing jantan atau betina yang berhasil membuahi atau hamil. Semua istilah ini sering muncul saat pembahasan berkembang ke soal garis keturunan, perkembangbiakan, dan kesiapan reproduksi.
Bahasa perilaku yang khas
Obrolan soal kucing belum lengkap tanpa istilah perilaku sehari-hari. Zoomies dipakai saat kucing tiba-tiba berlari sangat cepat, blep saat ujung lidahnya sedikit keluar, loaf untuk posisi duduk dengan kaki terselip di bawah tubuh, dan biscuit making untuk gerakan menguleni permukaan lembut dengan kaki depan.
Istilah-istilah itu membantu menjelaskan kebiasaan kucing dengan lebih presisi. Bagi pemilik baru, memahami maknanya dapat memudahkan membaca perilaku anabul sekaligus mengikuti bahasa komunitas tanpa salah tangkap.
Source: www.idntimes.com




