Aturan Baru Uni Eropa Mengubah Kebiasaan Pengguna iPhone, Firefox Melaju Kencang di Eropa

Perubahan kecil di layar awal iPhone ternyata memicu pergeseran besar dalam kebiasaan pengguna di Eropa. Saat pilihan browser default dibuat lebih terbuka, Firefox justru melesat dan mulai mengambil ruang yang selama ini identik dengan Safari.

Dorongan utamanya datang dari aturan baru Uni Eropa yang memaksa perusahaan teknologi besar memberi pemilik smartphone kebebasan memilih browser default. Bagi ekosistem Apple yang selama bertahun-tahun sangat bergantung pada aplikasi bawaan, perubahan ini langsung mengubah titik masuk pengguna ke browser lain.

Sejak aturan tersebut diterapkan pada awal 2024, Mozilla disebut merasakan kenaikan popularitas yang sangat kuat. Lebih dari enam juta orang memilih mengunduh Firefox sebagai browser default, dengan laju yang digambarkan setara satu pengguna baru setiap 10 detik.

Kenaikan itu paling mencolok di iPhone. Studi terbaru yang dikutip akun X @Pirat_Nation menunjukkan jumlah pengguna Firefox di iPhone naik 113 persen setelah aturan baru berlaku, sementara di Android pertumbuhannya hanya 12 persen.

Perbedaan itu memperlihatkan dampak besar dari perubahan kebijakan di perangkat yang sebelumnya lebih tertutup. Android sejak awal sudah memberi ruang yang lebih luas bagi pengguna untuk memilih browser, sehingga lonjakan di sana tidak sedrastis iPhone.

Temuan lain juga menunjukkan bahwa cara pengguna menemukan Firefox ikut berpengaruh pada kebiasaan mereka. Pengguna yang memilih Firefox lewat layar pilihan browser yang diwajibkan di Uni Eropa tercatat memakai browser itu lima kali lebih sering dibanding pengguna yang menemukannya lewat cara lain.

Pola tersebut menegaskan bahwa tampilan opsi sejak awal penggunaan perangkat punya dampak langsung terhadap perilaku digital. Saat browser alternatif muncul sebagai pilihan resmi, peluang pengguna untuk benar-benar berpindah dan bertahan menjadi lebih besar.

Safari sendiri masih menjadi browser yang paling akrab bagi pengguna iPhone dan iPad. Namun data terbaru ini memperlihatkan bahwa dominasi aplikasi bawaan tidak lagi sekuat sebelumnya ketika aturan memaksa adanya pilihan yang lebih terbuka.

Bagi Mozilla, perubahan ini jelas menjadi keuntungan besar. Dengan jutaan unduhan baru dan pertumbuhan tiga digit di iPhone, Firefox muncul sebagai salah satu penerima manfaat paling menonjol dari penerapan Digital Markets Act di Eropa.

Situasi ini juga memberi sinyal lebih luas untuk pasar browser seluler. Kualitas aplikasi tetap penting, tetapi cara pilihan itu ditampilkan kepada pengguna terbukti dapat menggeser persaingan, terutama di perangkat yang selama ini dikenal memiliki ekosistem tertutup seperti milik Apple.

Source: tech.sportskeeda.com
Exit mobile version