ArcherX Bikin Slot PCIe Yang Tertutup GPU Besar Tetap Bisa Dipakai, Tanpa Tonjolan Di Atas Motherboard

Slot kosong di motherboard sering tidak benar-benar bisa dipakai ketika kartu grafis modern berukuran besar sudah terpasang. Situasi seperti ini membuat ruang ekspansi terasa menyempit, padahal secara teknis masih ada jalur PCIe yang tersedia.

JEYI mencoba menjawab persoalan itu lewat ArcherX, sebuah adapter PCIe-ke-M.2 yang dibuat rata sejajar dengan bidang motherboard. Bentuknya berbeda dari kartu ekspansi biasa karena tidak berdiri tegak, sehingga tidak menambah tonjolan vertikal di dalam casing.

Pendekatan datar ini penting terutama pada PC rakitan dengan GPU besar yang menutup area di sekeliling slot. Dalam kondisi seperti itu, slot PCIe atau M.2 yang terlihat masih kosong sering kali sulit dimanfaatkan karena badan kartu grafis menghalangi akses fisik ke area tersebut.

ArcherX disusun dari dua PCB yang menyatu dalam satu unit. Satu sisi berfungsi sebagai konektor PCIe, sementara sisi lainnya menyediakan slot M.2 untuk SSD.

Mengapa bentuk rata jadi pembeda utama

JEYI menempatkan ArcherX sejajar dengan papan utama agar adapter tidak berbenturan dengan komponen lain. Model seperti ini juga membantu menjaga kerapian tata letak internal, karena tidak ada bagian yang menonjol ke atas dan menghabiskan ruang di sekitar motherboard.

Bagi pengguna yang memasang GPU besar, masalahnya bukan hanya soal ketersediaan slot. Akses ke slot itu sendiri sering tertutup oleh dimensi kartu grafis, sehingga adapter dengan bentuk konvensional bisa sulit dipasang atau berisiko bertabrakan dengan komponen di sekitarnya.

Dengan format yang mengikuti bidang motherboard, slot M.2 pada ArcherX diposisikan paralel. Hasilnya, perangkat ini lebih menyerupai ekstensi bawaan dan lebih mudah masuk ke sistem yang ruangnya padat.

Dua varian PCIe 4.0 dan dukungan lama

JEYI menyiapkan ArcherX dalam dua pilihan, yaitu PCIe 4.0 x1 dan PCIe 4.0 x4. Keduanya juga kompatibel mundur dengan PCIe 3.0, sehingga masih bisa digunakan pada sistem yang belum beralih ke platform terbaru.

Perusahaan juga memberi sinyal bahwa versi PCIe 5.0 sedang dipertimbangkan. Informasi itu menunjukkan bahwa desain ArcherX masih disiapkan untuk mengikuti kebutuhan penyimpanan yang terus bergerak ke kecepatan lebih tinggi.

Walau bentuknya ringkas, JEYI tetap menekankan kekuatan strukturnya. Ada batang panjang dan tipis dengan dudukan sekrup di ujungnya untuk SSD ukuran penuh 2280, dan perusahaan menyebut rangka tersebut tetap kaku.

Solusi untuk slot yang secara teknis ada, tetapi praktis tertutup

Pada banyak rakitan modern, slot yang tersedia di papan utama belum tentu benar-benar bisa dipakai. GPU berukuran besar kerap menutup area M.2 bawaan atau slot ekspansi di sebelahnya, sehingga ruang yang tersisa hanya terlihat kosong di atas kertas.

ArcherX hadir untuk membuka kembali ruang itu tanpa memaksa perubahan besar pada susunan komponen lain. Karena tidak berdiri tegak di atas motherboard, adapter ini mengurangi risiko benturan dan membuat area sekitar kartu grafis tetap lebih lega.

Model seperti ini juga cocok untuk pengguna yang ingin menambah SSD tanpa mengacaukan kerapian sistem. Dalam casing dengan ruang internal terbatas, pendekatan yang rata memberi keuntungan karena tata letak tetap lebih mudah diatur.

Harga masih belum diumumkan

Sampai saat ini, JEYI belum mengumumkan harga maupun jadwal ketersediaan ArcherX. Meski begitu, kategori adapter PCIe-ke-M.2 umumnya tergolong murah, dan JEYI dikenal sebagai produsen aksesori yang berorientasi harga terjangkau.

Dengan mempertimbangkan posisi produk di kelas adapter sederhana, perangkat ini diperkirakan berada di kisaran $20-30. Sampai ada pengumuman resmi, ArcherX tetap menarik sebagai opsi praktis bagi pengguna yang ingin memanfaatkan slot yang sebelumnya sulit dijangkau karena terhalang GPU besar.

Baca Juga

Back to top button