AlmaLinux 9.8 Dan 10.2 Melaju Serempak, Dukungan Enterprise Kini Makin Tertata

Bagi pengguna server dan lingkungan enterprise, kabar paling menarik dari AlmaLinux kali ini bukan sekadar hadirnya dua rilis baru, melainkan cara keduanya diumumkan sekaligus. AlmaLinux 9.8 dan AlmaLinux 10.2 dirilis berdampingan dengan fokus yang sama: memperbarui toolset kompilasi, memperketat keamanan, dan menjaga stabilitas untuk kebutuhan kelas enterprise.

Langkah rilis side-by-side ini juga memberi sinyal arah pengembangan AlmaLinux yang mulai lebih konsisten. AlmaLinux OS Foundation menyebut pendekatan tersebut sejalan dengan salah satu target mereka untuk 2026, sementara sebelumnya rilis kedua biasanya menyusul sekitar satu minggu setelah rilis pertama.

Dua jalur, dua basis kernel

AlmaLinux 9.8 hadir dengan kernel 5.14.0-687.5.3.el9_8 dan membawa nama sandi “Olive Jaguar”. Sementara itu, AlmaLinux 10.2 menggunakan kernel 6.12.0-211.7.3.el10_2 dengan nama “Lavender Lion”.

Perbedaan basis kernel ini menunjukkan bahwa masing-masing jalur tetap punya arah pengembangan yang berbeda. Meski begitu, keduanya tetap diposisikan untuk memberi pengalaman yang stabil bagi pengguna yang membutuhkan dukungan jangka panjang.

Pembaruan penting di AlmaLinux 9.8

Pada jalur 9.8, pembaruan yang menonjol mencakup compiler toolset baru, module streams yang diperbarui, dan peningkatan keamanan. Distribusi ini juga mendapat sejumlah paket versi baru, bersama penyesuaian dan perbaikan tambahan.

Ada pula kernel backport yang telah disetujui ALESCo dan hadir lebih dulu dibanding upstream. Untuk kebutuhan perangkat keras, AlmaLinux 9.8 menyediakan ISO bagi ARM64, IBM Z, IBM PowerPC, serta prosesor Intel dan AMD 64-bit.

AlmaLinux 10.2 fokus pada fleksibilitas

AlmaLinux 10.2 tetap mendukung arsitektur yang sama, tetapi menambahkan build Intel/AMD paralel dengan cakupan EPEL yang cocok untuk perangkat keras lama. Pilihan ini memberi ruang yang lebih luas bagi pengguna yang masih menjalankan sistem lawas dan membutuhkan kompatibilitas lebih fleksibel.

Versi ini juga membawa compiler toolset yang diperbarui, paket bahasa dan database baru, serta peningkatan keamanan. Selain itu, AlmaLinux 10.2 memanfaatkan paket userspace i686 yang sudah masuk tahap stabil untuk menjalankan software 32-bit lama, CI pipeline, dan beban kerja berbasis kontainer.

Dukungan cloud dan container tetap tersedia

Kedua rilis tersebut juga hadir dalam bentuk cloud, container, dan live image. Format ini memperluas cara penerapan AlmaLinux, terutama untuk lingkungan yang menuntut deployment cepat dan mudah disesuaikan.

Bagi pengguna enterprise Linux, pembaruan ini memperlihatkan bahwa AlmaLinux terus menekan dua hal sekaligus: pembaruan teknis dan kompatibilitas. Kombinasi compiler yang lebih baru, keamanan yang lebih ketat, serta opsi build yang lebih beragam membuat AlmaLinux 9.8 dan 10.2 tetap relevan untuk server, pengembangan, dan pipeline otomatis.

Source: www.notebookcheck.net

Baca Juga

Back to top button