Akses JPO Asia Afrika Diperketat Saat Bandung Menyiapkan Puncak Selebrasi Persib

Selebrasi Persib di Kota Bandung tidak hanya dipikirkan sebagai euforia, tetapi juga sebagai operasi pengamanan yang harus rapi. Di tengah rencana perayaan yang dipusatkan di kawasan Asia Afrika, pemerintah kota menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, terutama pada titik JPO yang disiapkan menjadi salah satu lokasi paling padat saat Bobotoh tumpah ruah.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan bahwa Pemkot Bandung sudah mulai menyiapkan skema selebrasi untuk mengantisipasi jika Persib Bandung memastikan gelar juara Super League 2025/2026. Salah satu lokasi yang menjadi sorotan adalah Jembatan Penyeberangan Orang di Jalan Asia Afrika, yang direncanakan menjadi titik puncak perayaan pada Minggu, 24/5/2026.

JPO terus diuji, tetapi tidak dibuka bebas

Farhan menyebut Dinas Perhubungan sedang melakukan uji kelayakan struktur dan keamanan JPO tersebut. Dari pemeriksaan yang berjalan, jembatan itu sejauh ini dinilai aman, namun akses ke atas tidak akan dibuka untuk umum secara bebas.

Pembatasan dilakukan karena kapasitas lantai tiga JPO sangat terbatas. Pemerintah kota memperkirakan area atas itu hanya bisa menampung sekitar 50 orang pada waktu bersamaan, sehingga pengaturan akses dianggap penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.

“JPO lagi dites terus sama Dishub, kelihatannya aman. Tapi memang ada pembatasan, jadi nanti yang akan naik ke JPO itu akan betul-betul dibatasi,” ujar Farhan di Bandung, Kamis (21/5/2026).

Area atas disterilkan, akses diarahkan hanya untuk pihak tim

Hasil koordinasi dengan Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan membuat Pemkot Bandung mengambil langkah tambahan. Area atas JPO akan disterilkan dari masyarakat umum, baik untuk alasan keselamatan jiwa maupun demi menjaga perlindungan bangunan cagar budaya di kawasan Asia Afrika.

Akses ke bagian atas jembatan nantinya hanya disiapkan untuk pemain, ofisial, dan manajemen Persib Bandung. Pemkot juga menerapkan pembatasan di area Pendopo Kota Bandung agar kelestarian bangunan cagar budaya tetap terjaga.

Pengamanan diperluas sepanjang rute konvoi

Selain menata JPO, pemerintah kota menyiapkan pengamanan berlapis di sepanjang rute konvoi menuju titik selebrasi. Koordinasi dengan aparat penegak hukum juga dilakukan agar pengawalan berjalan tertib dan warga tetap merasa aman saat keramaian berlangsung.

Kawasan Alun-alun Bandung diperkirakan akan dipenuhi Bobotoh bila Persib benar-benar memastikan gelar juara. Karena itu, pengaturan arus massa dan pembatasan titik kerumunan menjadi bagian penting dari persiapan yang sedang dijalankan.

Farhan meminta para suporter merayakan kemenangan dengan tertib dan tidak berlebihan. Ia juga mengingatkan agar pendukung belajar dari insiden seusai pertandingan melawan PSM Makassar sebelumnya, ketika ketidaktertiban memicu kecelakaan lalu lintas.

“Antisipasi pertama kepada para Bobotoh, ayo kita bergembira bersama, tapi hati-hati, jangan sampai terjadi hal yang berlebihan,” kata Farhan.

Persib masih menunggu laga penentu

Meski skema selebrasi sudah disusun, Farhan menegaskan semuanya tetap bergantung pada hasil laga penentu melawan Persijap Jepara. Ia meminta pendukung menjaga sikap sambil terus memberi doa agar hasil akhir sesuai harapan.

“Kita sebagai umat beragama, sebelum pesta harus berdoa, karena pesta akan batal jika kalah,” ujarnya, sembari menekankan pentingnya tetap rendah hati sebelum status juara resmi diraih.

Dengan begitu, seluruh persiapan yang sudah dibuat Pemkot Bandung masih menunggu kepastian dari lapangan. Jika Persib menang, selebrasi di Asia Afrika akan berjalan dengan pengaturan yang ketat, terutama pada JPO yang disiapkan sebagai salah satu titik perhatian utama.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button