Tidak semua tokoh di Perfect Crown menutup cerita dengan cara yang sama. Drama ini justru memberi akhir yang kontras, karena ada karakter yang pulang dengan hidup lebih tenang, sementara yang lain harus membayar mahal atas intrik yang mereka bangun sendiri.
Bagian penutupnya terasa paling kuat saat menyorot nasib para karakter utama yang sejak awal sudah berada di tengah tekanan istana dan konflik keluarga. Dari 11 karakter, sebagian besar akhirnya mendapat ruang bernapas, tetapi beberapa tokoh justru jatuh setelah kebusukan mereka terbongkar.
Sorotan terbesar tetap jatuh pada Seong Hui Joo dan I An. Keduanya memulai cerita lewat pernikahan kontrak, lalu melewati rangkaian tekanan mulai dari lamaran, izin menikah, hari pernikahan, sampai persoalan setelah resmi hidup bersama.
I An menjadi salah satu tokoh yang paling melegakan untuk diikuti. Setelah berhasil merapikan kekacauan di istana, ia akhirnya memperoleh akhir bahagia dan menutup kisahnya dengan hidup tenang bersama Hui Joo, jauh dari aturan kerajaan yang selama ini mengekangnya.
Hui Joo pun tidak lagi terjebak dalam gejolak yang sama. Setelah semua masalah selesai, ia berani jujur soal perasaannya dan kembali ke posisi sebagai CEO, dengan hidup yang terasa jauh lebih ringan dan bahagia.
Perubahan ke arah damai juga terasa lewat sosok Ibu Suri. Ia tampil tegas menghadapi orang-orang licik dan berhasil memperbaiki hubungannya dengan I An, sehingga relasi di keluarga kerajaan terlihat lebih stabil meski tidak semua luka langsung hilang.
Di sisi lain, Yi Yoon mendapat penutup yang lebih bebas. Ia akhirnya bisa menjalani hidup seperti anak kecil biasa, mulai dari les sampai mencoba banyak hal tanpa beban sebagai raja.
Namun tidak semua tokoh mendapat keberuntungan serupa. Min Jeong Woo harus menerima akhir yang pahit setelah semua kebusukan dan rencana jahatnya terbongkar, sehingga ia tidak lagi punya ruang untuk bersembunyi dari akibat perbuatannya.
Nasib serupa juga menimpa Tuan Impyeong. Kejahatannya terhadap keluarga dan orang-orang istana akhirnya terungkap jelas, lalu berujung pada hukuman yang menegaskan bahwa intrik tidak dibiarkan tanpa konsekuensi.
Di tengah ketegangan politik dan konflik keluarga, Perfect Crown tetap menyelipkan kabar yang lebih hangat lewat Tae Ju dan Da Young. Keduanya akan segera memiliki buah hati, sehingga penutup kisah mereka terasa lebih cerah dan memberi warna berbeda di antara banyaknya tekanan yang mewarnai drama ini.
Hubungan Choi Hyeon dan Hye Jung juga bergerak ke arah yang lebih jelas. Dua asisten itu akhirnya resmi berpacaran setelah lama saling dekat, sehingga keduanya tidak lagi sekadar rekan kerja.
Dengan komposisi akhir seperti ini, Perfect Crown tidak menyamakan nasib semua tokohnya. Ada yang menemukan hidup baru, ada yang tumbuh bersama pasangan, dan ada pula yang harus menerima hukuman karena pilihan yang mereka buat sendiri.
Source: www.idntimes.com