Sebaran 64 klub ke dalam 16 grup langsung membuat Liga 4 Piala Presiden 2026 terasa hidup sejak awal. Tidak ada grup yang benar-benar kosong dari tekanan, karena pembagian dilakukan agar kekuatan tim lebih merata dan persaingan sejak fase pembuka diprediksi berlangsung ketat di banyak stadion.
Pengundian babak 64 besar itu digelar di Jakarta pada Rabu (13/5/2026) dan disiarkan langsung melalui kanal resmi PSSI TV. Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya perjalanan kompetisi kasta keempat sepak bola nasional yang mempertemukan wakil dari berbagai daerah di Indonesia.
Panitia membagi peserta ke dalam dua pot untuk menjaga keseimbangan komposisi grup. Pot pertama diisi para juara provinsi, sementara pot kedua berisi tim peringkat kedua, ketiga, dan wakil lain dari masing-masing daerah.
Skema itu membuat fase awal turnamen langsung memunculkan bentrokan dengan karakter permainan yang beragam. Dari Sumatera sampai Papua, klub-klub yang masuk daftar 64 besar akan segera merasakan atmosfer persaingan yang berbeda di venue masing-masing.
Sejumlah grup pun langsung menarik perhatian karena berisi kombinasi tim yang punya latar wilayah dan kekuatan yang kontras. Grup H di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, mempertemukan Mataram Utama FC, PSP Padang, ASIOP, dan Persenga Nganjuk.
Persaingan serupa juga terlihat di Grup J yang dimainkan di Stadion Sriwedari, Kota Surakarta. Wamena United FC, Porsiba FC Tanjung Enim, PSJS Jakarta Selatan, dan Triple’s Kediri berada dalam satu grup yang sama.
Daftar grup lainnya menunjukkan sebaran peserta yang sangat luas. Grup A di Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang diisi Villa 2000B, PS Bandung Bali, Persiwah Mempawah, dan Pesik Kuningan.
Grup B di Stadion Purnawarman, Kabupaten Purwakarta berisi Persemar Martapura, Paya Bakung United, Makassar City FC, dan Persebi Bima. Grup C dimainkan di Stadion Gelora Satria, Kabupaten Banyumas dengan Balikpapan FC, 757 Kepri Jaya FC, Panua GFC, dan Cimahi United.
Grup D di Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga diisi Persibangga Purbalingga, Sylva Kalteng FC, Wahana FC, dan PS Kubu Raya. Grup E berlangsung di Stadion Amarta, Kabupaten Magelang dengan Persma 1960 Manado, Persebri Batanghari FC, Nathan Lebak FC, dan MRC Bulukumba.
Masih ada Grup F yang memakai venue Kota Magelang/Kota Surakarta dan mempertemukan PS Daygun, PSN Ngada, Persikotas Tasikmalaya, dan Al Farlaky FC. Grup G di Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul berisi UNAAHA FC, Persipegaf, Persijamaju Mamuju, dan Binjai City.
Di Stadion Kebogiro, Kabupaten Boyolali, Grup I dihuni Persebi Boyolali, Persipani Paniai, Persika 1951 Karawang, dan Persindra Indramayu. Lalu Grup K di Stadion Universitas Sebelas Maret, Kota Surakarta diisi Persiker Keerom, Celebest FC, PS Mojokerto Putra, dan Perslotim Lombok Timur.
Venue dari Jawa hingga luar Jawa
Peta persaingan makin jelas ketika jadwal venue memperlihatkan penyebaran pertandingan di banyak kota. Grup L di Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi mempertemukan Persinga Ngawi, PS Tunas Muda Bengkulu, Persada Sumbawa Barat Daya, dan Harimau Indonesia.
Grup M di Stadion Gelora Brantas, Kota Batu diisi Persikoba Kota Batu, TS Saiburai Lampung, Persigubin Pegunungan Bintang, dan Persiharjo Sukoharjo. Grup N di Stadion R. Soedrasono, Kabupaten Pasuruan berisi Pasuruan United, PSAP Sigli, Bolsel FC, dan Persigar Garut.
Grup O di Stadion Gelora Ratu Pemelingan, Kabupaten Pamekasan dihuni Persempam Pamekasan, Persikos Kota Sorong, Persak Kebumen, dan Persipuncak Puncak Cartenz. Sementara Grup P di Jember Sport Garden, Kabupaten Jember berisi Persid Jember, Golden FC Merauke, Persemay Maybrat, dan Persena Nagekeo.
Dengan komposisi seperti itu, babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 menghadirkan pertemuan klub dari banyak daerah yang jarang berada dalam satu panggung yang sama. Variasi tersebut membuat fase awal turnamen diperkirakan menjadi ujian serius sebelum tim melangkah ke babak berikutnya.
Jadwal turnamen sendiri sudah tersusun hingga partai puncak. Babak 64 besar berlangsung pada 30 Mei sampai 6 Juni 2026, lalu dilanjutkan 32 besar pada 9 hingga 16 Juni 2026, 16 besar pada 19 hingga 26 Juni 2026, perempat final pada 29 Juni sampai 5 Juli 2026, semifinal pada 8 Juli 2026, dan final pada 11 Juli 2026.
Secara keseluruhan, turnamen dimulai pada 30 Mei dan berakhir di final pada 11 Juli 2026. Kehadiran legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono, dalam proses pengundian turut memberi perhatian tambahan pada momen yang membuka perjalanan 64 klub menuju babak selanjutnya itu.
Source: www.medcom.id




