380.000 Meter Persegi, Beijing Auto Show 2026 Siap Menyusun Ulang Peta Otomotif Dunia

Peta persaingan pameran otomotif global kembali bergerak ke Beijing. Beijing Auto Show 2026 disiapkan dengan skala yang dinilai paling besar di dunia dari sisi luas area penyelenggaraan, yaitu 380.000 meter persegi, sehingga ajang ini langsung mencuri perhatian industri.

Ukuran tersebut bukan hanya angka besar di atas kertas, melainkan sinyal bahwa pameran ini ingin tampil sebagai pusat pembacaan arah baru industri otomotif. Jika dibandingkan, luas itu melampaui Shanghai Auto Show 2025 yang berada di 360.000 meter persegi, sekaligus jauh di atas GIIAS 2025 yang mencatat 120.000 meter persegi.

Pengelolaan pengunjung dibuat lebih kompleks

Skala besar itu memaksa penyelenggara menyiapkan format yang berbeda dari pameran otomotif pada umumnya. Dua lokasi akan dipakai dan saling terhubung, yakni Pusat Pameran Internasional China atau Aula Shunyi serta Pusat Pameran Internasional Ibu Kota, yang jaraknya sekitar 1,3 kilometer.

Pengaturan dua titik pameran ini dirancang untuk menjaga aliran pengunjung dan peserta tetap lancar selama acara berlangsung. Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Beijing Auto Show 2026 tidak lagi sekadar soal memajang kendaraan, tetapi juga soal manajemen acara berskala sangat besar.

Pameran ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, dari 24 April hingga 3 Mei. Pada 24 hingga 25 April, area pameran akan difokuskan untuk hari media agar jurnalis global bisa mengakses peluncuran dan informasi lebih awal.

Setelah itu, pada 26 hingga 27 April, giliran pengunjung profesional yang masuk ke area acara. Masyarakat umum baru dapat hadir mulai 28 April sampai 3 Mei, dengan jam operasional pukul 10:00 sampai 18:00.

Ribuan kendaraan dan puluhan mobil konsep akan tampil

Data resmi menyebutkan ada 1.451 unit kendaraan yang akan dipamerkan di seluruh area. Dari jumlah itu, 181 model akan menjalani peluncuran perdana dunia, sementara 71 unit lainnya berstatus mobil konsep masa depan.

Penyelenggara juga menyiapkan 17 aula pameran untuk menampung seluruh peserta. Sebanyak 13 aula di antaranya difokuskan untuk produk otomotif massal yang sudah siap dipasarkan, sehingga pameran ini tetap memberi ruang besar bagi kendaraan yang lebih dekat dengan konsumen.

Komposisi tersebut membuat Beijing Auto Show 2026 tidak hanya menarik dari sisi peluncuran model baru. Ajang ini juga menjadi tempat untuk melihat perkembangan industri secara lebih luas, mulai dari produk komersial hingga studi desain yang belum masuk tahap produksi.

Merek global dan raksasa China sama-sama tampil

Deretan merek besar dunia dipastikan ikut meramaikan pameran ini. BMW, Mercedes-Benz, Audi, Volkswagen, Toyota, dan Ford termasuk dalam daftar merek yang akan memamerkan lini produk unggulan mereka.

Dari China, nama-nama besar seperti FAW Hongqi, Dongfeng Motor, Changan Automobile, Geely, dan Great Wall Motor juga akan tampil. Kehadiran kedua kelompok merek ini memperlihatkan bahwa persaingan di pasar domestik dan global semakin rapat.

Panggung besar juga disiapkan untuk merek berbasis teknologi tinggi. Harmony Intelligent Mobility milik Huawei, Nio, Xpeng, Li Auto, Xiaomi, dan Leapmotor akan menampilkan pengembangan terkait baterai listrik dan hidrogen.

Elektrifikasi dan mobil masa depan jadi sorotan utama

BYD bersama sub-mereknya, seperti Denza, Yangwang, dan Fangchengbao, diperkirakan menjadi salah satu daya tarik terbesar. Sejumlah model yang disebut akan hadir antara lain seri Dynasty seperti Great Tang, Han, dan Qin Max.

Dari lini Ocean, Seal 08 dan Sealion 08 juga masuk daftar model yang diperkirakan tampil. Sementara itu, Yangwang disebut kemungkinan membawa varian U8L, dan Denza dikabarkan akan memperkenalkan mobil sport seri X.

Pameran ini juga melibatkan peserta dari 21 negara dalam rantai pasok dan teknologi otomotif. Fokus utamanya mencakup elektrifikasi, sistem penggerak cerdas, serta arsitektur kendaraan digital, yang semuanya sejalan dengan arah baru industri saat ini.

Selama acara berlangsung, lebih dari 200 konferensi pers akan digelar. Forum tersebut akan mempertemukan eksekutif industri, peneliti, pembuat kebijakan, dan media internasional dalam satu rangkaian besar yang menegaskan posisi Beijing Auto Show 2026 sebagai sorotan utama otomotif dunia.

Baca Juga

Back to top button