ZenBook Duo UX8407AA Kian Rapi dan Fleksibel, Dual Screen ASUS Naik Level untuk Kerja Modern

Bukan hanya soal layar ganda, ZenBook Duo UX8407AA terasa seperti upaya ASUS untuk membuat laptop dual screen lebih masuk akal dipakai setiap hari. Perangkat ini dirancang lebih tipis, lebih rapi, dan lebih siap mendukung alur kerja modern yang makin bergantung pada produktivitas tinggi serta komputasi AI.

Pembaruan yang dibawa juga tidak berhenti di tampilan luar. ASUS menyatukan pendekatan desain, fleksibilitas penggunaan, dan performa agar laptop ini tidak sekadar terlihat futuristis, tetapi juga relevan untuk kerja serius, presentasi, hingga aktivitas kreatif.

Fokus pada pengalaman layar ganda

Salah satu perubahan paling terasa ada pada penyatuan dua layarnya. ASUS memangkas celah antar layar hingga 70 persen dan mengecilkan bezel sebesar 22–37 persen agar kedua panel terasa lebih menyambung saat dipakai.

Efeknya, tampilan multitasking jadi lebih natural. Pengguna yang sering membuka banyak aplikasi sekaligus bisa merasakan alur kerja yang lebih efisien karena dua layar tidak lagi terasa terpisah jauh.

Panel OLED untuk kerja dan kreatif

ZenBook Duo UX8407AA memakai ASUS Lumina OLED 3K dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.000 nits. Kombinasi ini ditujukan untuk menghadirkan tampilan yang tajam, warna yang akurat, dan visibilitas yang tetap nyaman di berbagai kondisi cahaya.

Karakter layar seperti ini membuatnya cocok untuk kebutuhan profesional maupun kreatif. Editing visual, membaca dokumen panjang, sampai presentasi dapat dilakukan dengan lebih nyaman berkat panel yang luas dan detail.

Bodi lebih ringan tanpa mengorbankan kesan premium

ASUS juga menggunakan material Ceraluminum pada bodi laptop ini. Perusahaan menyebut material tersebut tiga kali lebih kuat dan 30 persen lebih ringan dibandingkan bahan konvensional.

Pendekatan itu memberi kesan premium sekaligus menjaga perangkat tetap ringkas dibawa mobilitas. Di kelas laptop premium, kombinasi ringan dan tangguh seperti ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang sering berpindah tempat kerja.

Mode penggunaan dibuat jauh lebih fleksibel

Keunggulan utama ZenBook Duo tetap ada pada cara pakainya yang beragam. Laptop ini bisa digunakan dalam mode laptop konvensional, dual screen, desktop mode, hingga sharing mode sesuai kebutuhan kerja atau presentasi.

Technical Public Relations ASUS Indonesia, Adrian Pradipta, menyebut perangkat ini juga bisa digunakan seperti buku saat ruang kerja terbatas. Karena layarnya sudah touchscreen, mode tersebut tetap mendukung kebutuhan kreatif dengan lebih leluasa, sementara desain lay-flat 180 derajat dan engsel tersembunyi ikut memperkuat karakter fleksibelnya.

Performa disiapkan untuk era AI

Di sektor dapur pacu, ASUS membekali ZenBook Duo UX8407AA dengan Intel Core Ultra 9 386H. Prosesor ini dirancang untuk mendukung komputasi modern, termasuk kebutuhan kecerdasan buatan atau AI.

Perangkat ini diklaim mampu menghasilkan performa hingga 180 TOPS. ASUS juga menyebut laptop ini sanggup mendukung editing video, desain grafis, dan multitasking kompleks, sehingga posisinya bukan hanya sebagai perangkat produktivitas, tetapi juga mesin kerja untuk kebutuhan kreatif.

Audio, baterai, dan layanan ikut dilengkapi

Untuk audio, ASUS menanamkan sistem 6 speaker dengan teknologi Dolby Atmos agar suara terasa lebih hidup dan imersif. Sementara itu, daya tahan perangkat ditopang baterai ganda dengan kapasitas total 99Wh.

Di Indonesia, ZenBook Duo UX8407AA dibanderol Rp54.999.000. Pembeli juga mendapatkan ASUS Premium Service yang mencakup pengiriman perangkat dua arah, Laptop Spa, dan FastLane Priority Handling.

Source: id.mashable.com
Exit mobile version