Bocoran tentang Samsung Z Fold “Wide” mulai memberi gambaran yang lebih utuh soal arah baru Samsung di kelas ponsel lipat. Perangkat ini terlihat tidak hanya mengandalkan spesifikasi kelas atas, tetapi juga mencoba menawarkan bentuk yang berbeda dari Fold standar.
Daya tarik utamanya ada pada bodi yang tampak lebih lebar dari seri Fold biasa. Perubahan ini membuat perangkat tersebut langsung menonjol di tengah pasar foldable yang kian padat dan seragam.
Gambar baru yang beredar muncul dari build awal One UI 9 yang ditemukan The Cipher Project di Telegram, lalu ikut disorot oleh 9to5Google. Dari sana, wujud perangkat yang disebut Wide Fold terlihat lebih jelas dibanding bocoran sebelumnya.
Render itu memperlihatkan sisi luar perangkat dengan bentuk yang makin konsisten dengan rumor yang sudah lebih dulu muncul. Ada juga tampilan saat perangkat dibuka, termasuk lock screen dari sisi dalam yang memberi sedikit gambaran tentang pengalaman memakai layar utamanya.
Desain jadi pembeda utama
Nama “Wide” tampaknya tidak sekadar tempelan, karena detail visual yang muncul memang menegaskan karakter bodi yang lebih lebar. Samsung terlihat ingin menempuh pendekatan yang berbeda, bukan hanya menyegarkan model lama dengan perubahan kecil.
Dalam konteks persaingan, langkah seperti ini menjadi penting karena perhatian terhadap foldable Apple ikut memperbesar tekanan di segmen premium. Setiap bocoran tentang Samsung kini ikut dibaca sebagai sinyal bagaimana perusahaan itu menyiapkan jawaban.
Model ini juga disebut akan meluncur pada Juli bersama lini foldable reguler Samsung. Jika jadwal itu benar, Z Fold Wide tidak berdiri sebagai proyek terpisah, melainkan sebagai bagian dari strategi produk lipat yang lebih luas.
Kamera dan spesifikasi yang mulai terkuak
Selain bentuk bodinya, bocoran juga menyorot konfigurasi kamera belakang. Z Fold Wide disebut hanya membawa dua kamera belakang, pola yang dikaitkan dengan pendekatan Samsung pada perangkat eksperimental lain seperti S25 Edge.
Jumlah kamera itu menjadi salah satu detail yang paling menarik perhatian karena berbeda dari ekspektasi umum terhadap perangkat lipat premium. Di saat banyak orang mengira ponsel seperti ini akan membawa konfigurasi kamera yang lebih ramai, Samsung justru terlihat mencoba formula yang lebih ringkas.
Di sisi dapur pacu, perangkat ini dikabarkan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sama seperti Fold reguler. Artinya, pembeda utama tampaknya bukan pada tenaga, melainkan pada format fisik dan arah desain yang diambil.
Bocoran yang sama juga menyebut baterai 5.000mAh dengan dukungan pengisian cepat 45W. Kombinasi ini menunjukkan Samsung tetap menjaga sisi daya tahan dan kecepatan isi ulang sebagai bagian penting dari perangkat tersebut.
Posisi di lini foldable Samsung
Belum banyak detail resmi yang muncul di luar bocoran visual dan spesifikasi inti tersebut. Namun, rangkaian informasi yang terus selaras membuat gambaran Z Fold Wide semakin mudah dipetakan sebagai varian baru dengan identitas sendiri.
Keberadaan model ini juga menarik karena muncul di saat pasar ponsel lipat terus berkembang cepat. Samsung, yang selama ini dikenal sebagai pemain utama, tampaknya perlu menghadirkan bentuk baru agar tetap punya pembeda yang kuat.
Dengan bodi yang lebih lebar, dua kamera belakang, chip kelas atas, dan baterai 5.000mAh, Z Fold Wide mulai terlihat sebagai percobaan serius di tubuh lini foldable Samsung. Bocoran yang beredar belum menjawab semua hal, tetapi cukup untuk menunjukkan bahwa perangkat ini bukan sekadar rumor biasa.
Source: www.androidpolice.com




