Bocoran tampilan baru WhatsApp mulai memberi gambaran bahwa aplikasi pesan ini sedang bersiap tampil lebih serasi dengan arah desain iOS terbaru. Sentuhan yang muncul lewat Liquid Glass membuat antarmuka terasa lebih ringan, transparan, dan berbeda dari tampilan yang selama ini dikenal pengguna.
Informasi ini muncul dari tangkapan layar yang dibagikan WABetaInfo, yang menunjukkan pengujian di build TestFlight WhatsApp versi 26.7.10.74. Dari situ terlihat bahwa sejumlah elemen utama sudah mulai mengadopsi tekstur dan efek visual yang mengikuti bahasa desain baru tersebut.
Elemen yang paling cepat berubah
Bagian yang paling mudah dikenali perubahannya ada pada komponen yang paling sering disentuh saat chatting. Kolom teks, tombol panggilan suara, dan tombol panggilan video tampak mendapat lapisan visual yang lebih halus dengan efek tembus pandang.
WABetaInfo juga menyebut tombol lampiran dan menu diperkirakan akan bergerak ke arah desain yang sama. Meski begitu, struktur utama aplikasi tetap dipertahankan sehingga perubahan terasa sebagai penyegaran, bukan perombakan total.
Efek transparansi itu disebut tetap terlihat baik saat mode terang maupun mode gelap digunakan. Hasilnya memberi kesan modern tanpa mengganggu fungsi dasar aplikasi yang sehari-hari dipakai untuk berkirim pesan dan menelepon.
WhatsApp mulai mengejar arah visual yang sama
Langkah ini menarik karena WhatsApp sebelumnya belum terlihat membawa gaya visual baru tersebut ke publik. Di sisi lain, aplikasi pesan seperti Telegram dan Signal disebut sudah lebih dulu mengadopsi tampilan serupa tak lama setelah iOS 26 memperkenalkannya.
Dengan munculnya bocoran ini, WhatsApp tampak mulai mengejar tren yang lebih dulu diikuti para pesaingnya. Perubahan tampilan menjadi penting karena antarmuka sering kali ikut menentukan kesan pertama saat pengguna membuka aplikasi pesan.
Meski begitu, belum semua bagian tampak sepenuhnya menyatu dengan tema baru. Latar belakang default WhatsApp yang terlihat dalam tangkapan layar disebut belum sepenuhnya cocok dengan Liquid Glass.
Kondisi itu menunjukkan bahwa proses pengembangan masih berjalan. Artinya, elemen lain seperti latar belakang atau komponen visual tambahan masih berpeluang disesuaikan agar tampil lebih selaras.
Masih di jalur beta iOS
Untuk saat ini, pengujian tersebut masih terbatas di jalur beta iOS melalui TestFlight. Belum ada kejelasan apakah Meta juga akan membawa bahasa desain yang sama ke WhatsApp versi Android.
Pertanyaan itu cukup relevan karena WhatsApp dulu lama memakai pendekatan desain yang berbeda antara iOS dan Android. Namun belakangan, aplikasi ini disebut sudah menyatukan sebagian besar elemen desain di kedua platform.
Jika pola itu terus berlanjut, peluang Liquid Glass hadir di Android tetap terbuka. Telegram juga disebut telah membawa banyak elemen Liquid Glass dari iOS ke Android, sehingga arah pergerakan desain lintas platform ikut menjadi perhatian.
Belum ada jadwal untuk pengguna umum
Meski tampilan baru sudah terlihat di versi uji, belum ada informasi mengenai kapan pembaruan itu akan hadir untuk pengguna umum. WABetaInfo juga tidak memberikan rincian tentang seberapa jauh progres pengujian internal berlangsung.
Kondisi seperti ini memang lazim terjadi pada fitur beta. Tidak semua elemen yang muncul dalam build uji akan langsung masuk ke versi stabil, dan sebagian bisa berubah sebelum peluncuran resmi.
Karena itu, bocoran yang beredar saat ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal awal. Namun dari elemen yang sudah terlihat, WhatsApp jelas sedang mencoba pendekatan visual yang lebih transparan, berlapis, dan selaras dengan tren terbaru di iOS.
Source: tech.sportskeeda.com