Keputusan Wang Leehom menukar fee endorsement Denza menjadi saham BYD menarik perhatian karena langkah itu jarang terjadi di industri promosi merek. Di saat banyak selebritas berhenti pada kontrak iklan, Wang justru memilih ikut memegang kepemilikan pada perusahaan induk merek yang ia promosikan.
Langkah tersebut dikonfirmasi Wang saat peluncuran Denza N9 flash charging edition. Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa nilai endorsement yang ia terima mencapai 10 juta yuan ($1.47 million), meski Wang tidak menyebut angka pasti fee yang didapatnya.
Dari wajah promosi ke posisi investor
Wang mengatakan bahwa keputusan itu lahir dari keinginannya memanfaatkan peluang investasi di produsen kendaraan listrik tersebut. Ia juga menuturkan bahwa setelah semakin mengenal tim Denza dan BYD, keyakinannya terhadap prospek jangka panjang perusahaan itu menjadi lebih kuat.
Penyanyi Mandopop itu mengaitkan keputusan barunya dengan pengalaman kerja sama yang sudah dimulai sekitar satu dekade lalu. Ia mengakui menyesal tidak ikut berinvestasi ketika pertama kali bekerja sama dengan BYD, karena menurut perhitungannya nilai investasinya bisa meningkat lima kali lipat jika dibeli 10 tahun lalu.
Wang tidak menjelaskan apakah saham yang dibelinya berasal dari BYD yang tercatat di Hong Kong atau dari saham A di daratan utama. Meski begitu, pengumuman ini sudah cukup untuk menempatkannya bukan hanya sebagai ikon promosi, tetapi juga sebagai pihak yang ikut menanggung naik turunnya kinerja bisnis BYD.
Panggung pengumuman hadir bersama model flagship baru
Momen pengungkapan keputusan itu bertepatan dengan peluncuran resmi Denza N9 flash charging edition. Model SUV besar andalan Denza ini dibuka dengan harga awal 409,800 yuan, atau sekitar $60,290, sebagai bagian dari dorongan baru merek tersebut di segmen mewah berteknologi tinggi.
Denza membekali N9 dengan baterai Blade generasi kedua terbaru dari BYD dan teknologi pengisian cepat terbaru. Pabrikan mengklaim daya baterai bisa naik dari 10% ke 70% hanya dalam lima menit, lalu mencapai 97% dalam total sembilan menit.
Sebagai plug-in hybrid, N9 membawa baterai 75.3-kilowatt-hour dengan jarak tempuh listrik murni 420 kilometer berdasarkan standar CLTC. Dengan tangki penuh dan daya penuh, jarak jelajah totalnya disebut mencapai 1,520 kilometer.
Spesifikasi besar di tengah tekanan pasar
Di sisi performa, Denza N9 memakai sistem penggerak tiga motor dengan output gabungan 680 kilowatt, setara 912 horsepower. Akselerasinya dari 0 ke 100 kilometer per jam diklaim selesai dalam 3.7 detik.
Peluncuran ini juga berdekatan dengan dua pencapaian penting bagi merek Denza. Dua hari sebelum model baru itu diumumkan secara resmi, Denza merayakan ulang tahun merek ke-16 sekaligus pengiriman unit ke-500,000.
Sementara itu, latar pasar memberi konteks yang kontras bagi keputusan Wang. Saham BYD yang diperdagangkan di Hong Kong tercatat lesu sepanjang tahun ini dan turun sekitar 6% secara year-to-date, namun hal itu tidak mengubah nada optimistis Wang terhadap masa depan perusahaan.
Bagi Wang, kepemilikan saham BYD tampaknya menjadi bentuk keyakinan pribadi yang lahir dari pengamatan panjang terhadap perkembangan Denza dan BYD. Ia menyebut dirinya akan puas jika keputusan investasi itu dilihat kembali satu dekade ke depan.
Source: cnevpost.com