Fulwin A9 Wagon menambah warna baru di tengah pasar mobil listrik yang masih didominasi SUV. Chery memilih bentuk station wagon premium untuk menunjukkan bahwa mobil listrik juga bisa tampil elegan sekaligus tetap berguna untuk kebutuhan harian.
Langkah itu terasa berbeda karena banyak pabrikan lain masih berlomba merilis SUV listrik. Chery justru membawa pendekatan yang lebih fokus pada ruang, kepraktisan, dan kesan mewah lewat bodi wagon yang belum terlalu ramai di segmen ini.
Bukan SUV, tetapi tetap praktis
Fulwin A9 Wagon merupakan turunan dari sedan listrik Chery Fulwin A9. Pada versi wagon, bagian belakang dibuat lebih panjang agar ruang kabin dan bagasi terasa lebih lega.
Karakter seperti ini membuatnya cocok untuk pengguna keluarga maupun kebutuhan bisnis eksekutif. Di saat yang sama, Chery tetap mempertahankan identitas mobil listrik premium yang menjadi daya tarik utama model ini.
Ukuran bodinya juga mendukung arah tersebut. Chery menyebut panjang mobil ini sekitar 4.950 mm dengan wheelbase yang panjang untuk memaksimalkan ruang di dalam kabin.
Kabin lapang dengan nuansa premium
Kombinasi bodi besar dan wheelbase panjang membuka peluang hadirnya ruang duduk yang lebih nyaman. Bagasinya pun disebut lebih luas dibanding sedan biasa, sehingga lebih relevan untuk pengguna yang butuh fleksibilitas ekstra.
Sejumlah fitur yang diperkirakan hadir antara lain layar infotainment besar, panel instrumen digital, sistem bantuan pengemudi modern, material kabin premium, bagasi ekstra luas, dan konektivitas pintar. Dengan paket seperti itu, Fulwin A9 Wagon ditujukan bukan hanya sebagai kendaraan listrik, tetapi juga sebagai mobil yang membawa rasa mewah.
Dari sisi tampilan, model ini tampil futuristis. Lampu LED tipis, gril tertutup khas mobil listrik, garis bodi aerodinamis, atap melandai ala shooting brake premium, velg besar, dan buritan elegan memberi kesan fungsional sekaligus berkelas.
Arsitektur 800V jadi pembeda penting
Salah satu nilai jual terbesar Fulwin A9 Wagon ada pada penggunaan arsitektur listrik 800V. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya berlangsung jauh lebih cepat dibanding sistem 400V konvensional.
Selain itu, platform 800V juga mendukung efisiensi energi yang lebih baik, performa motor listrik yang lebih tinggi, dan penggunaan yang lebih cocok untuk perjalanan jarak jauh. Pendekatan teknis ini menunjukkan bahwa Chery tidak hanya mengejar tampilan premium, tetapi juga ingin membawa kemampuan yang relevan untuk pemakaian modern.
Teknologi serupa sebelumnya sudah digunakan pada model premium seperti Porsche Taycan, Hyundai Ioniq 5, dan Kia EV6. Kehadiran arsitektur ini di Fulwin A9 Wagon memperlihatkan ambisi Chery untuk bermain lebih serius di segmen kendaraan listrik premium global.
Jarak tempuh panjang dan performa cepat
Chery mengklaim Fulwin A9 Wagon mampu menempuh hingga 700 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh. Jarak tempuh seperti itu membuatnya menarik untuk perjalanan antar kota, pemakaian keluarga, maupun kebutuhan kendaraan bisnis.
Jika klaim tersebut terbukti dalam penggunaan nyata, model ini berpotensi menonjol di antara wagon listrik lain yang masih jarang ditemui. Format bodi yang praktis berpadu dengan daya jelajah panjang, sesuatu yang tidak umum di segmen EV premium.
Meski menonjolkan efisiensi, Chery juga menyiapkan performa yang agresif. Fulwin A9 Wagon menggunakan sistem dual motor all-wheel drive atau AWD dan diklaim mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari 5 detik.
Arah baru dalam strategi Chery
Kehadiran model ini juga menjadi sinyal bahwa Chery semakin agresif di kendaraan energi baru. Sub-brand Fulwin atau Fengyun diposisikan sebagai jalur penting untuk menghadirkan kendaraan elektrifikasi modern yang mampu bersaing dengan merek global.
Pilihan masuk ke segmen wagon listrik premium menunjukkan bahwa Chery tidak ingin terpaku pada SUV atau sedan saja. Dengan langkah ini, pabrikan asal Tiongkok tersebut membuka ruang baru di pasar yang masih punya penggemar tersendiri di Eropa dan Asia.
Di ajang Beijing Auto Show 2026, Fulwin A9 Wagon langsung mencuri perhatian karena tampil berbeda dari arus utama. Kombinasi platform 800V, jarak tempuh 700 km, akselerasi di bawah 5 detik, dan bodi wagon premium membuatnya menjadi salah satu model yang paling menonjol di pameran tersebut.





