Bocoran terbaru membuat arah Vivo X500 series terlihat lebih ambisius dari sekadar penerus flagship biasa. Alih-alih menyamakan semua model dalam satu keluarga, Vivo disebut menyiapkan tiga ukuran layar yang berbeda untuk tiga karakter perangkat yang juga berbeda.
Pola ini menarik karena memberi isyarat bahwa Vivo ingin membagi posisi setiap varian dengan lebih tegas. Ada model ringkas untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan genggam, ada pilihan di kelas tengah, dan ada versi besar untuk mereka yang ingin pengalaman layar lebih lega.
Digital Chat Station menyebut Vivo X500 series akan hadir dalam ukuran 6,37 inci, 6,59 inci, dan 6,85 inci. Bocoran itu menunjukkan bahwa lini ini tidak lagi dibangun dengan pendekatan seragam, melainkan disusun agar tiap model punya identitas sendiri.
Di antara ketiganya, Vivo X500 standar disebut memakai layar 6,59 inci. Ukuran ini berada di titik aman bagi banyak pengguna karena masih terasa nyaman untuk menonton atau bermain gim, tetapi tidak terlalu besar saat dipakai sehari-hari.
Sementara itu, Vivo X500 Pro justru diposisikan sebagai model paling kompak dengan layar 6,37 inci. Pilihan ini membuat varian Pro berpotensi menarik bagi pengguna premium yang menginginkan flagship kecil namun tetap enak digunakan dengan satu tangan.
Digital Chat Station juga menyebut X500 Pro diposisikan sebagai alternatif langsung dari iPhone 18 Pro yang ukuran layarnya diperkirakan serupa. Arah tersebut memperlihatkan bahwa Vivo tampaknya ingin masuk ke ceruk pengguna yang mencari perangkat ringkas tanpa kehilangan rasa flagship.
Di sisi lain, Vivo X500 Pro Max akan membawa layar 6,85 inci. Ukuran ini jelas ditujukan untuk pengguna yang lebih sering menonton video, bermain game, atau membutuhkan bidang pandang lebih luas untuk produktivitas.
Perbedaan antarvarian tidak berhenti di layar. Dari sisi kamera, Digital Chat Station mengklaim hanya Vivo X500 Pro Max yang sedang diuji dengan kamera telefoto periskop 200 megapiksel.
Dua model lain, yakni X500 dan X500 Pro, diperkirakan hanya membawa telefoto periskop 50 megapiksel. Perbedaan ini membuat Pro Max tampil sebagai model paling agresif untuk zoom dan fotografi jarak jauh.
Prototipe yang diuji juga disebut memakai kamera utama 50 megapiksel dengan sensor besar 1/1,28 inci. Sistem itu diperkuat teknologi LOFIC atau Lateral Overflow Integration Capacitor, yang dirancang untuk menangkap lebih banyak cahaya dan menjaga rentang dinamis agar tidak mudah overexpose.
Dalam praktiknya, kombinasi tersebut berpotensi membantu hasil foto malam hari dan menjaga detail di area terang maupun gelap. Vivo juga dikabarkan sedang mempertimbangkan peningkatan kamera ultrawide 50 megapiksel untuk seluruh lini.
Di luar tiga model utama, nama Vivo X500e juga ikut muncul. Namun, detail teknis perangkat ini masih sangat minim dan belum ada kejelasan soal posisi produknya di dalam keluarga X500.
Belum diketahui apakah X500e akan menjadi varian yang lebih terjangkau atau justru membawa fokus khusus di sektor tertentu. Bahkan, belum ada kepastian apakah model ini akan meluncur di pasar China saat seri X500 debut pada bulan September mendatang.
Jika bocoran ini akurat, Vivo sedang menyiapkan keluarga flagship yang jauh lebih berlapis. Bukan hanya ukuran layar yang dibedakan, tetapi juga kemampuan kamera yang tampaknya akan dibuat lebih tajam antarmodel.
Source: telset.id




