Viceregal Lodge di Shimla bukan sekadar bangunan tua yang menarik perhatian dari kejauhan. Gedung ini pernah menjadi panggung bagi keputusan politik besar yang ikut membentuk peta Asia Selatan, dari perdebatan soal masa depan India hingga proses yang berujung pada lahirnya Pakistan.
Kini bangunan itu dikenal sebagai Rashtrapati Niwas dan berdiri di Bukit Observatorium, kawasan Boileauganj, di salah satu puncak Tujuh Bukit yang membentuk lanskap Shimla. Letaknya yang tinggi membuatnya menonjol sekaligus punya nilai strategis ketika Shimla menjadi pusat kegiatan pemerintahan kolonial Inggris pada musim panas.
Dari kediaman musim panas menjadi pusat kendali
Viceregal Lodge dibangun sebagai kediaman musim panas resmi bagi Wakil Raja Inggris. Pembangunannya dimulai pada 1880 dan rampung pada 1888, lalu Lord Dufferin menjadi penghuni pertamanya pada 23 Juli 1888.
Fungsi bangunan ini erat dengan pola pemerintahan kolonial saat itu. Setiap musim panas, pusat administrasi Inggris di India dipindahkan dari Delhi ke Shimla agar terhindar dari panas, dan Viceregal Lodge dipakai sebagai tempat kerja utama yang lebih sejuk.
Arsitektur megah yang masih bertahan
Bangunan ini dirancang oleh Henry Irwin dengan gaya Jacobethan. Gaya tersebut memadukan unsur Renaisans Inggris dan kastel khas dataran tinggi Skotlandia, lalu diwujudkan lewat dinding batu bata biru keabu-abuan muda dan atap genteng.
Bagian dalamnya dikenal sangat detail karena ukiran kayunya masih terawat baik. Material yang dipakai juga istimewa, karena kayu jati didatangkan langsung dari Burma, lalu dipadukan dengan kayu cedar dan walnut lokal.
Biaya pembangunannya pada 1880-an mencapai sekitar 38 lakh atau 3,8 juta rupee. Sementara itu, biaya perawatan rutinnya juga besar, yakni sekitar 1,5 lakh atau 150 ribu rupee per tahun.
Lahan luas yang menyusut, tetapi jejak sejarah tetap kuat
Dulu kompleks ini berdiri di atas lahan sekitar 331 hektare. Kini luas kawasan itu menyusut menjadi sekitar 110 hektare, meski bangunan utamanya tetap menjadi salah satu penanda sejarah paling penting di Shimla.
Peran gedung ini tidak berhenti pada masa kolonial. Viceregal Lodge juga menjadi tempat pertemuan penting yang melibatkan Mahatma Gandhi dan Wakil Raja Inggris, memperlihatkan posisinya dalam dinamika politik Asia Selatan.
Momen yang menentukan arah India
Puncak penting sejarah bangunan ini terjadi pada 1945, saat Konferensi Shimla digelar untuk membahas Rencana Wavell mengenai pemerintahan mandiri India. Pertemuan itu gagal menyatukan India karena rencana tersebut ditolak oleh perwakilan Muslim.
Dua tahun kemudian, gedung yang sama kembali digunakan untuk pembicaraan penting mengenai pembagian wilayah. Dari proses itu, India akhirnya terpisah menjadi dua negara, yaitu India dan Pakistan.
Dari istana kolonial ke ruang riset
Setelah India merdeka pada 1947, nama bangunan ini berubah menjadi Rashtrapati Niwas. Gedung tersebut kemudian dipakai sebagai tempat peristirahatan musim panas bagi Presiden India, mengikuti tradisi perpindahan dari Delhi yang sudah berlangsung sejak masa Inggris.
Tradisi itu berhenti pada 1960-an, tetapi fungsi baru bangunan ini tetap berlanjut. Sejak 1964, kompleks Viceregal Lodge dialihfungsikan menjadi markas Indian Institute of Advanced Study atau IIAS, lembaga riset bidang humaniora dan ilmu sosial.
Masih terbuka untuk dilihat publik
Meski kini berperan sebagai pusat kegiatan akademik, daya tarik wisatanya belum hilang. Taman dan halaman luar terbuka untuk umum, sementara beberapa ruang bersejarah seperti stateroom dan perpustakaan masih bisa dikunjungi lewat tur berpemandu.
Lokasinya juga mudah dijangkau karena berada di sebelah barat kota Shimla, sekitar 2 kilometer dari pusat kota. Dari sana, pengunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan dan lembah, sekaligus melihat galeri foto hitam-putih yang merekam momen-momen penting menjelang kemerdekaan India.
Source: www.idntimes.com




