Valve kembali menyentuh Steam Controller lewat pembaruan Steam client yang fokusnya langsung terasa bagi pengguna. Dua masalah yang paling mengganggu, yaitu trackpad kiri yang kadang gagal membaca sentuhan dan kompatibilitas saat controller dipakai bersama charging puck, ikut dibenahi dalam satu paket update.
Langkah ini penting karena perbaikan tidak berhenti di sisi aplikasi saja. Valve juga memasukkan pembaruan firmware untuk Steam Controller, sehingga sumber gangguan yang berasal dari perangkat keras dan software bisa ditangani bersamaan.
Perubahan ini dirilis pada 8 Mei 2026 dan disebut mencakup Steam client sekaligus firmware Steam Controller. Dengan pendekatan itu, Valve tampak ingin menutup celah masalah yang sempat muncul di fase awal penggunaan perangkat.
Salah satu sorotan utamanya ada pada trackpad kiri. Valve menjelaskan ada bug firmware yang membuat sebagian trackpad kiri bermasalah saat membaca sentuhan di sisi kiri pad ketika controller terhubung secara nirkabel.
Keluhan soal input yang tidak konsisten sebelumnya juga sempat muncul dari pengguna. Perbaikan ini menjadi jawaban yang cukup spesifik atas gangguan yang langsung menyentuh cara dasar perangkat dipakai saat bermain.
Selain urusan input, Valve juga menangani masalah konfigurasi controller yang bisa gagal tersimpan. Perbaikan ini relevan karena pengaturan kontrol merupakan bagian penting dari pengalaman memakai ekosistem Steam.
Masalah lain yang ikut dibereskan adalah kompatibilitas game saat Steam Controller dipasang ke charging puck. Valve tidak merinci game apa yang terdampak atau seperti apa gangguannya, tetapi perbaikan itu tetap dimasukkan ke changelog resmi.
Tambahan fitur dan pembenahan lain
Update ini tidak hanya berisi tambalan bug. Valve juga menambahkan opsi untuk menyalakan atau mematikan semua notifikasi baterai controller, yang memberi pengguna kendali lebih praktis atas pemberitahuan di perangkat.
Ada pula pengaturan Grip Sensor baru yang bisa diakses melalui Steam > Settings > Controller > Details > Calibration & Advanced Settings > Grip Sensors. Kehadiran menu ini menambah ruang penyesuaian bagi pengguna yang ingin mengatur perilaku controller lebih detail.
Valve juga memperbaiki dialog pembaruan firmware Steam Controller. Sebelumnya, dialog tersebut bisa muncul lagi meski pembaruan sudah berhasil dilakukan.
Di sisi lain, pembaruan ini juga menyelesaikan bug yang membuat daftar game streamable tetap tampil walau opsi “Ready to Play should include Streamable games” sudah dimatikan. Untuk pengguna Windows, ada pula perbaikan korupsi kursor yang sesekali terjadi saat streaming.
Selain itu, Valve memperbaiki bug lokalisasi di layar Configuration browser. Meski bukan gangguan terbesar, pembenahan ini menunjukkan update tersebut menyasar beberapa bagian penggunaan sekaligus.
Pembaruan yang menyentuh perangkat dan aplikasi
Daftar perubahan memperlihatkan bahwa Valve tidak hanya memperbaiki satu titik masalah. Sebagian bug berasal dari Steam client, sementara gangguan pada trackpad kiri berasal dari firmware controller, dan keduanya ditangani dalam satu pembaruan.
Pemisahan sumber masalah itu membuat update 8 Mei terasa lebih menyeluruh. Pengguna mendapat perbaikan stabilitas aplikasi sekaligus perbaikan langsung pada perilaku perangkat saat dipakai.
Valve juga menyebut pengguna tidak perlu melakukan langkah manual khusus untuk memasang pembaruan ini. Update akan diunduh dan diinstal otomatis saat Steam dibuka di PC.
Bagi pemilik Steam Controller, cara distribusi seperti ini membuat perbaikan lebih cepat sampai ke perangkat. Jadi, pengguna yang sempat mendapati trackpad kiri tidak responsif atau mengalami masalah saat memakai charging puck akan mendapatkan koreksi itu lewat proses update rutin.
Steam Controller sendiri sebelumnya mendapat sambutan positif dari banyak penggemar teknologi. Meski begitu, peluncurannya tetap membawa catatan awal, terutama pada area trackpad kiri dan pengisian daya.
Karena itu, pembaruan ini menjadi salah satu koreksi penting pada fase awal penggunaan. Valve terlihat bergerak cepat untuk merespons keluhan yang berdampak langsung pada pengalaman bermain.
Source: tech.sportskeeda.com