Di kelas ponsel terjangkau, Infinix Hot 70 Series mencoba bermain dengan cara yang lebih agresif dari sekadar mengandalkan tampilan. Serinya dibekali proteksi militer, daya besar, dan dukungan pembaruan perangkat lunak yang panjang, sehingga posisinya tampak lebih serius untuk pasar menengah ke bawah.
Pendekatan ini membuat Hot 70 Series menonjol di tengah segmen yang sangat padat. Saat banyak ponsel murah hanya fokus pada desain, Infinix justru menambahkan fitur yang biasanya lebih sering muncul di perangkat yang lebih mahal.
Proteksi yang jarang hadir di kelasnya
Hot 70 Pro disebut hadir dengan bodi ramping dan frame datar, dengan ketebalan hanya 6 mm. Meski tampil minimalis, Infinix menyertakan rating IP68 dan standar militer untuk meningkatkan ketahanan perangkat.
Kombinasi itu memberi sinyal bahwa seri ini tidak hanya mengejar kesan tipis. Di sisi visual, modul kameranya dibuat menonjol lewat housing oval glossy dan dua ring lensa besar yang memberi nuansa lebih premium.
Layar besar untuk pengalaman yang lebih mulus
Di bagian depan, Hot 70 Pro Plus memakai panel AMOLED 6,78 inci. Layarnya membawa resolusi 1.5K dan refresh rate 144Hz, sehingga tampilannya dijanjikan lebih tajam dan mulus.
Panel ini juga disebut mendukung HDR10+, Dolby Vision, dan Widevine L1. Dengan bekal tersebut, layanan seperti Netflix bisa ditampilkan dalam kualitas tertinggi yang didukung perangkat.
Mesin berbeda untuk tiap varian
Infinix tidak memakai satu chipset untuk semua model di seri ini. Hot 70 4G dikabarkan menggunakan Helio G200, sementara Hot 70 Pro 4G membawa Helio G300.
Untuk varian 5G, Infinix menyiapkan Dimensity 7100 Ultimate. Chipset ini disebut memiliki kemampuan setara Snapdragon 7s Gen 2, sehingga varian tertingginya diposisikan lebih siap untuk kebutuhan yang lebih berat.
Dukungan software yang jadi nilai jual utama
Salah satu bagian paling menarik dari seri ini ada pada sistem operasinya. Seluruh lini disebut akan langsung berjalan di Android 16.
Selain itu, Infinix menjanjikan 4 kali update OS dan 6 tahun update keamanan. Untuk ponsel di kisaran harga Rp2 jutaan, komitmen seperti ini tergolong besar dan menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli yang memikirkan umur pakai perangkat.
Kamera dan baterai dibuat lebih komplet
Hot 70 Pro Plus dibekali kamera utama 50 MP dengan OIS. Infinix juga menambahkan kamera ultra-wide 8 MP, fitur yang masih sering tidak ditemukan di banyak ponsel pada kisaran harga serupa.
Di bagian depan, tersedia kamera 16 MP yang mendukung perekaman video hingga 2K. Untuk daya tahan, perangkat ini membawa baterai 7000 mAh dan pengisian 45W.
Siap untuk pemakaian harian dan gaming
Infinix juga menyematkan fitur Bypass Charging pada seri ini. Fitur tersebut membantu menjaga suhu saat perangkat dipakai bermain game dalam waktu lama karena daya dapat langsung mengalir ke mesin.
Dengan kombinasi proteksi IP68, standar militer, baterai jumbo, kamera ultra-wide, dan dukungan update software yang panjang, Hot 70 Series diposisikan sebagai pilihan yang lebih matang dari sekadar ponsel murah. Varian Hot 70 Pro 5G disebut berpotensi besar menarik perhatian, apalagi dengan kisaran harga yang diprediksi berada di angka Rp2 hingga Rp3 jutaan.





