Di Bugatti Mistral pesanan khusus milik Alejandro G. Roemmers, perhatian justru mudah tertuju ke bagian yang paling kecil di kabin: tuas pemilih gigi. Komponen itu tidak tampil seperti pengatur transmisi biasa, melainkan seperti objek pajangan yang dikerjakan dengan tingkat presisi sangat tinggi.
Mobil ini menjadi salah satu contoh paling jelas bagaimana Bugatti memindahkan kemewahan dari area yang besar ke detail yang nyaris tersembunyi. Pada unit ini, setiap unsur terasa dipilih untuk membangun identitas yang sangat personal, termasuk nama pesanan yang diusungnya, Le Retour du Jeune Prince atau The Return of the Young Prince.
Sentuhan khusus sejak dari luar
W16 Mistral ini lahir lewat program personalisasi Sur Mesure, sehingga tampilannya jauh dari kesan seragam. Bugatti memberi mobil ini warna tembaga yang jarang dipakai, lalu memadukannya dengan aksen perunggu yang membuat bodinya terlihat berubah karakter tergantung sudut pandang.
Dari satu sisi, warna mobil tampak cokelat. Namun saat cahaya mengenai permukaannya dari arah berbeda, nuansa oranye berkilau langsung muncul dan mengubah kesan keseluruhan.
Di bagian depan, Bugatti memasang grille tapal kuda khusus dengan bilah vertikal hitam. Tepi luar logo Bugatti mendapat trim emas, sementara bodi dihiasi ratusan bintang perak yang tersebar di pintu, sisi belakang, hingga sayap belakang.
Kabin yang dibangun seperti ruang pamer kecil
Nuansa unik itu tidak berhenti di eksterior. Bagian dalam mobil dibalut dua warna kulit, yaitu Terre d’Or dan Driftwood, yang dipakai di kursi, konsol tengah, panel pintu, dasbor, dan setir.
Sandaran kepala juga mendapat bordir bintang perak untuk menjaga kesinambungan tema visualnya. Seluruh komposisi kabin terasa dibuat bukan sekadar untuk dikendarai, tetapi juga untuk dilihat dari dekat.
Tema tersebut ikut menguatkan karakter puitis yang melekat pada nama mobil. Hasil akhirnya membuat kabin terasa seperti ruang pamer mini yang sangat tertata.
Tuas gigi yang menjadi pusat perhatian
Di tengah semua detail itu, tuas pemilih gigi justru menjadi elemen paling mencolok. Komponen tersebut ditempatkan di dalam kotak kaca dan diberi detail mawar berbahan perak yang dibuat berdasarkan pemindaian 3D dari bunga asli.
Pada mobil biasa, tuas gigi hanya menjalankan fungsi praktis untuk memindahkan transmisi. Pada W16 Mistral ini, bagian yang sama berubah menjadi karya seni kecil dengan pengerjaan yang sangat spesifik.
Itulah alasan komponen yang ukurannya kecil ini disebut bisa bernilai setara, bahkan mungkin lebih mahal, daripada sebuah hatchback bekas. Nilainya tidak hanya datang dari material, tetapi juga dari proses pengerjaan yang nyaris tanpa kompromi.
Personalisasi sebagai identitas utama
Mobil pesanan seperti ini memperlihatkan bagaimana Bugatti menempatkan personalisasi sebagai bagian penting dari produknya. Dari warna bodi, grille, aksen logo, hingga pola bintang di luar dan di dalam kabin, semuanya disusun untuk menghasilkan satu unit yang benar-benar berbeda.
Dalam kasus W16 Mistral ini, tembaga bukan hanya pilihan warna yang tidak lazim bagi Bugatti. Warna itu menjadi dasar dari sebuah mobil pesanan tingkat tinggi yang bahkan pada detail terkecilnya pun dirancang untuk memikat perhatian.
Source: www.carscoops.com