Peta persaingan mobil performa kembali bergeser setelah Hennessey mengungkap hasil akhir Demon 1700. Yang membuatnya mencolok bukan hanya klaim 1.700 tenaga kuda di crank, tetapi juga angka 1.355 horsepower dan 1.202 lb-ft torsi di roda belakang yang muncul dari pengujian dyno sasis.
Jika dilihat dari pengukuran yang lebih dekat ke kondisi nyata di jalan, hasil itu menempatkan mobil ini di wilayah yang sangat serius. Torsi di roda belakang Demon 1700 bahkan sudah melampaui angka torsi Bugatti Chiron di mesin, meski Chiron sendiri tercatat punya rating pabrik 1.479 hp dan 1.180 lb-ft torsi di crank.
Dibangun dari Challenger yang dibuat jauh lebih liar
Demon 1700 lahir dari basis Dodge Challenger SRT Demon 170, lalu dirombak lewat paket twin-turbo agar naik ke level yang jauh lebih ekstrem. Hennessey juga sempat menunjukkan uji dyno untuk mesin 7,2 liter HEMI yang telah direvisi total, sebagai tanda bahwa proyek ini memang disiapkan untuk mengejar angka besar secara nyata.
Nama Demon 1700 sendiri merujuk pada target tenaga mesin di crank, bukan pada output yang terbaca di roda. Karena itu, angka yang muncul di dyno sasis justru memberi gambaran yang lebih menarik tentang seberapa besar tenaga yang benar-benar sampai ke permukaan jalan.
E85 dan boost tinggi jadi kunci
Tenaga penuh mobil ini baru bisa dicapai saat memakai bahan bakar E85. Dalam kondisi tersebut, turbo dapat bekerja pada boost penuh sebesar 23 psi, yang menjadi salah satu syarat utama agar output ekstrem itu bisa tercapai.
Untuk menopang karakter mesin seperti ini, Hennessey memasang banyak komponen baru. Paketnya meliputi dua turbo Precision PT6870, injektor baru, billet turbo wastegate dan blow-off valve, knalpot stainless beraliran tinggi, pipa charge custom, sistem intake billet dengan dua intercooler, serta jalur oli turbo yang terintegrasi penuh.
Angka yang sulit diabaikan di dyno
Hasil 1.355 hp dan 1.202 lb-ft di roda belakang menjadikan Demon 1700 sangat menonjol di antara mobil legal jalan raya. Angka itu memperlihatkan bahwa proyek ini tidak berhenti pada klaim tenaga puncak, tetapi benar-benar menghasilkan dorongan besar pada titik pengukuran yang lebih relevan bagi performa nyata.
Perbandingan dengan Bugatti Chiron membuat capaian tersebut semakin mudah dipahami. Chiron memang memiliki angka pabrikan yang sangat tinggi, tetapi data itu dihitung di crank, sedangkan Demon 1700 menunjukkan torsi besar langsung di roda belakang.
Target seperempat mil masih ditunggu
Hennessey sebelumnya pernah menyebut target waktu seperempat mil di bawah 8 detik. Perusahaan juga sempat mengincar catatan 7,9 detik dengan kecepatan ujung 175-180 mph atau 281-289 km/jam.
Namun, belum ada keterangan resmi apakah unit final ini sudah berhasil mencapai angka tersebut. Jika target itu benar-benar tercapai, Hennessey kemungkinan akan menampilkannya lewat video sebagai bukti tambahan atas kemampuan mobil ini.
Posisi baru untuk nama Dodge Demon
Demon 1700 memperlihatkan bagaimana modifikasi ekstrem bisa mengubah muscle car modern menjadi mesin jalan raya yang bermain di kelas berbeda. Dengan kombinasi mesin besar, dua turbo, dan bahan bakar E85, Hennessey kembali mendorong nama Dodge Demon masuk ke pembahasan mobil tercepat dan terkuat yang masih bisa digunakan di jalan.
Yang paling menonjol dari proyek ini bukan hanya label 1.700 hp di crank, melainkan fakta bahwa torsi di roda belakangnya sudah melampaui torsi mesin Bugatti Chiron di atas kertas. Bagi penggemar performa, hasil itu menjadi penanda seberapa jauh rekayasa mesin dan turbo dapat membawa sebuah mobil produksi ke wilayah yang nyaris tidak masuk akal.
Source: www.carscoops.com




