Veda Ega Pratama pulang dari Jerez bukan hanya dengan hasil finis yang impresif, tetapi juga dengan status sebagai pembalap tercepat di lintasan tersebut. Catatan kecepatan puncaknya mencapai 222,2 km per jam dan tercatat sebagai yang tertinggi di balapan Moto3 GP Spanyol menurut data resmi MotoGP.
Performa itu terasa makin menonjol karena Veda memulai lomba dari posisi ke-17. Dalam balapan yang berlangsung ketat, ia mampu menutup lomba di posisi keenam dengan catatan waktu 33 menit 29,064 detik.
Kecepatan yang melampaui seluruh rival
Sepanjang balapan, Veda konsisten berada di rentang 219,0 hingga 222,2 km per jam bersama Honda NSF250RW. Angka tertinggi itu membuatnya unggul tipis atas Eddie O’Shea dan Adrian Cruces, yang sama-sama membukukan 221,7 km per jam.
Bukan hanya unggul pada satu momen, kecepatan Veda juga cukup stabil di lintasan lurus Jerez. Data itu menunjukkan bahwa ia mampu menjaga ritme cepat di tengah persaingan rapat sepanjang lomba.
Catatan 222,2 km per jam tersebut sekaligus memecahkan rekor top speed Jerez. Rekor sebelumnya dipegang Daniel Holgado pada 2024 dan Adrian Fernandez pada 2025, masing-masing dengan 221,3 km per jam.
Pergerakan cepat sejak lap awal
Dari posisi start yang cukup jauh, Veda langsung memperlihatkan agresivitasnya. Ia sudah naik ke urutan ke-14 pada lap pertama dan kemudian menyalip tiga pembalap sekaligus pada putaran kedua untuk masuk ke 10 besar.
Setelah itu, pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, itu sempat berada di belakang Hakim Danish. Rival dari Malaysia yang juga dikenal sejak ajang Red Bull Rookies Cup tersebut menjadi salah satu lawan yang mewarnai perjalanan Veda di kelompok depan.
Meski sempat turun ke posisi ke-11, Veda tidak kehilangan momentum. Ia kembali menembus 10 besar dan bahkan sempat bersaing di kelompok lima besar menjelang akhir lomba.
Posisi keenam dan dampaknya di klasemen
Duel ketat di lap terakhir membuat Veda harus rela kehilangan posisi kelima tepat sebelum finis. Namun, hasil keenam tetap menjadi capaian penting karena ia berhasil mengubah start dari posisi ke-17 menjadi finis di barisan depan.
Tambahan poin dari Jerez membuat Veda kini berada di peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 37 poin. Hasil itu juga menjaga peluangnya untuk terus bersaing dalam perebutan gelar pendatang baru terbaik atau Rookie of the Year musim ini.
Kombinasi antara kecepatan puncak, kemampuan menyalip, dan ketahanan dalam duel langsung menjadi modal berharga bagi Veda. Dengan performa seperti ini, namanya makin diperhitungkan saat Moto3 melanjutkan seri-seri berikutnya.
Source: www.beritasatu.com




