Peta persaingan Playoff MPL ID S17 memasuki fase paling rawan saat Week 9 berjalan. Di papan atas, ONIC sudah mengunci posisi puncak dan memastikan tempat di Upper Bracket Playoff, sementara di sisi lain RRQ Hoshi justru sudah resmi tersingkir lebih dulu dari perebutan tiket fase gugur.
Di antara dua kutub itu, sisa tim masih hidup dalam tensi tinggi karena selisih poin yang tipis. Tiga hari laga penutup pada 22–24 Mei 2026 diperkirakan menjadi penentu siapa yang bertahan dan siapa yang harus mengakhiri musim lebih cepat.
ONIC dan Dewa United ada di posisi paling nyaman
ONIC disebut sebagai tim paling stabil sepanjang musim ini. Konsistensi permainan dan mental juara menjadi modal utama mereka, sehingga laga terakhir melawan EVOS diperkirakan tetap bisa mereka lewati dengan hasil positif meski pertandingan berpotensi berlangsung ketat.
Prediksi yang berkembang menempatkan ONIC sebagai pemenang tipis 2-1 atas EVOS. Hasil itu sejalan dengan performa mereka yang sejak awal musim terus menjaga ritme permainan tanpa banyak goyah.
Dewa United Esports juga berada di jalur yang sangat menguntungkan. Tim ini dipandang sebagai kandidat terkuat untuk merebut slot Upper Bracket kedua karena performanya relatif stabil dari awal hingga menjelang akhir musim.
Kondisi itu membuat dua laga tersisa melawan Bigetron by Vitality dan RRQ Hoshi menjadi sangat penting bagi Dewa United. Jika mereka mampu menyapu bersih kedua pertandingan tersebut, posisi mereka di papan atas klasemen hampir pasti aman.
Masih ada empat tim yang memburu tiket Playoff
EVOS masih dinilai cukup aman untuk lolos ke Playoff walau harus berhadapan dengan ONIC di laga terakhir. Delapan kemenangan yang sudah mereka kumpulkan menjadi penopang utama, meski mereka diperkirakan kalah tipis 1-2 dari Sang Raja Langit.
Team Liquid ID juga masih masuk kelompok tim yang diprediksi melaju ke fase gugur. Performa mereka tergolong stabil dan duel melawan Alter Ego diperkirakan berlangsung sengit, tetapi TLID tetap punya peluang besar menjaga tempat di papan tengah.
Situasi berbeda dialami Alter Ego yang sempat turun ke peringkat ketujuh pada pekan sebelumnya. Dua laga melawan TLID dan RRQ Hoshi menjadi kesempatan penting untuk mengamankan poin penuh dan mempertahankan harapan lolos.
Geek Fam turut masuk daftar tim yang diprediksi mengunci tiket Playoff. Jadwal mereka tidak ringan karena harus menghadapi TLID dan NAVI, tetapi pengalaman Baloyskie sebagai kapten dinilai bisa membantu tim tetap tenang saat tekanan meningkat.
Bigetron, NAVI, dan RRQ berada dalam tekanan terbesar
Bigetron by Vitality diperkirakan paling berat untuk menembus zona aman. Mereka harus meladeni dua tim papan atas, yaitu Dewa United Esports dan ONIC, sementara performa tim disebut menurun sejak pertengahan musim.
NAVI juga belum lepas dari ancaman. Mereka sempat mencuri perhatian pada Week 8 setelah menumbangkan EVOS dan RRQ Hoshi, tetapi inkonsistensi permainan masih menjadi masalah besar dan duel melawan Geek Fam dipandang sebagai titik yang sangat menentukan.
Nasib RRQ Hoshi sendiri sudah lebih dulu dipastikan tamat di jalur playoff. Hasil buruk sepanjang musim membuat mereka tak bisa melanjutkan langkah ke fase gugur, meski dua laga terakhir melawan Alter Ego dan Dewa United tetap bisa memengaruhi persaingan tim lain.
Papan tengah masih sangat rapat
Jika mengikuti proyeksi yang berkembang, lima tim yang paling berpeluang mengisi slot Playoff adalah Dewa United Esports, EVOS, Team Liquid ID, Alter Ego, dan Geek Fam. Bigetron by Vitality serta NAVI masih menyimpan peluang secara matematis, tetapi jalurnya jauh lebih berat dibanding para pesaing langsung.
Week 9 menjadi sangat penting karena posisi di papan tengah masih belum benar-benar aman. Setiap pertandingan pada fase ini bisa langsung mengubah nasib tim, terutama bagi mereka yang berada tepat di batas antara lolos dan tersingkir.
Source: www.medcom.id




