Xiaomi menambah pilihan perangkat AIoT di Indonesia dengan membawa tiga produk baru yang menyasar kebutuhan berbeda dalam aktivitas harian. Dari olahraga, pemantauan kesehatan, sampai kualitas audio dan kenyamanan kerja, ketiganya dirancang agar lebih relevan untuk gaya hidup yang serba bergerak.
Langkah ini menunjukkan arah Xiaomi yang ingin membuat ekosistem perangkat pintarnya semakin terhubung. Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menegaskan bahwa integrasi teknologi di dalam ekosistem tersebut ditujukan untuk membantu konsumen menjalani aktivitas dengan lebih nyaman.
Fokus utama di smartwatch
Di antara tiga perangkat itu, Xiaomi Watch S5 menjadi model yang paling kuat untuk pengguna dengan rutinitas padat. Smartwatch ini memakai layar AMOLED 1,48 inci dengan resolusi 480×480 piksel, bezel 2,6 mm, dan screen-to-body ratio 73,8 persen.
Tingkat kecerahan layarnya mencapai 2.500 nits, sehingga tetap nyaman dipantau di berbagai kondisi. Xiaomi juga membekali jam ini dengan baterai 815 mAh yang diklaim bisa bertahan sampai 21 hari berkat dukungan Xiaomi Surge Battery.
Bodinya dibuat ringkas dengan ketebalan 10,99 mm dan bobot 46 gram. Frame stainless steel membuatnya tetap cocok dipakai saat olahraga maupun untuk penggunaan harian.
Untuk pemantauan aktivitas, Watch S5 mendukung lebih dari 150 mode olahraga. Fitur lain yang ikut disertakan meliputi dual-band GNSS, ketahanan air hingga 5 ATM, Personal Running Coach, peta dan rute online maupun offline, sensor detak jantung, saturasi oksigen, serta pelacakan Heart Rate Variability atau HRV saat tidur.
Audio untuk pemakaian panjang
Pilihan berikutnya adalah Xiaomi Buds 6, sebuah earbud true wireless stereo yang menonjol di sisi audio dan panggilan. Perangkat ini membawa dynamic driver 11 mm, triple-magnetic circuit, dan diafragma berlapis emas 24K.
Xiaomi menyebut penyetelan suaranya dilakukan oleh tim Harman Golden Ears melalui Harman AudioEFX. Pengguna juga mendapat opsi suara Enhance Voice, Enhance Treble, dan Soothing Bass untuk menyesuaikan karakter audio sesuai kebutuhan.
Buds 6 mendukung Hi-Res Audio dan Snapdragon Sound untuk pengalaman audio lossless. Di sisi pengurang bising, fitur Active Noise Cancellation atau ANC-nya diklaim mampu meredam kebisingan hingga 95 dB.
Untuk komunikasi, earbud ini memakai triple-mic AI noise reduction yang sanggup meredam suara angin hingga kecepatan 12 meter per detik. Bobot tiap earbud hanya 4,4 gram dan desainnya dibuat ergonomis agar tetap nyaman dipakai lebih lama.
Daya tahan baterainya juga tergolong panjang untuk kelas TWS. Sekali isi, Xiaomi Buds 6 diklaim mampu bertahan hingga enam jam, sementara total pemakaian bersama charging case bisa mencapai 35 jam.
Band pintar untuk olahraga dan tidur
Selain smartwatch dan earbud, Xiaomi juga menghadirkan Smart Band 10 Pro. Perangkat ini membawa layar AMOLED 1,74 inci dengan refresh rate 60 Hz, tingkat kecerahan hingga 2.000 nits, serta bodi setebal 9,7 mm.
Smart band ini tetap diarahkan untuk pengguna yang aktif bergerak sepanjang hari. Xiaomi membekalinya dengan lebih dari 150 mode olahraga, termasuk mode Track, running course, smart pacing, serta panduan pemanasan dan pendinginan untuk pelari.
Untuk pesepeda, perangkat ini dapat menampilkan data kecepatan, detak jantung, jarak, kalori, dan durasi latihan. Di sisi lain, ketahanan air 5 ATM membuatnya juga mendukung pemantauan detak jantung di bawah air saat dipakai berenang.
Xiaomi turut menyiapkan dukungan untuk aktivitas luar ruangan seperti trekking, hiking, dan trail run. Pelacakan rute dibuat lebih presisi berkat lima sistem satelit yang digunakan perangkat ini.
Di luar olahraga, Smart Band 10 Pro juga memantau detak jantung, saturasi oksigen, tingkat stres, menstrual health tracking, HRV, laporan pola tidur, serta rekomendasi untuk meningkatkan kualitas istirahat. Baterainya diklaim mampu bertahan hingga 21 hari, sehingga perangkat ini tetap cocok untuk penggunaan harian yang panjang.