Tiga Model Sekaligus Dari Lepas, Chery Kirim Sinyal Serius Ke Pasar NEV Beijing

Lepas mulai menunjukkan arah yang lebih luas di pasar kendaraan energi baru dengan membawa dua mobil listrik murni dan satu hybrid plug-in sekaligus ke Beijing Auto Show 2026 atau Auto China. Kehadiran tiga model itu memberi sinyal bahwa merek ini tidak hanya bermain di satu jenis penggerak, tetapi menyiapkan portofolio yang lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan pasar.

Langkah tersebut juga memperlihatkan cara Chery Group membaca perubahan selera konsumen NEV. Pembeli kini tidak hanya mengejar jarak tempuh atau performa, tetapi juga pengalaman berkendara yang terasa terhubung dengan gaya hidup.

Tiga model, tiga arah penggunaan

Di ajang itu, Lepas menampilkan Lepas E6 EV, Lepas E4 EV, dan Lepas L6 PHEV. Dua model pertama mengandalkan tenaga listrik murni, sementara L6 PHEV hadir sebagai opsi hybrid plug-in untuk memberi pilihan yang lebih beragam.

Lepas E6 EV diarahkan untuk penggunaan perkotaan. Mobil ini hadir dengan desain rendah dan lebar, lalu dibekali teknologi VPD, H-NOA, Bosch IPB 2.0, dan AI Agent untuk mendukung pengalaman berkendara yang lebih terhubung.

Berbeda dari E6, Lepas E4 EV tampil sebagai model yang lebih menonjol dalam lini produk ini. Mobil tersebut memiliki tenaga 160 kW, suspensi independen multi-link, 21 fitur ADAS, serta jarak tempuh hingga 500 km dengan dukungan fast charging.

Strategi produk yang tidak hanya mengandalkan EV

Lepas L6 PHEV ditempatkan untuk menjawab kebutuhan harian di dalam kota sekaligus perjalanan jarak jauh. Kehadirannya menegaskan bahwa Lepas tidak menutup pintu pada sistem penggerak selain listrik murni.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi elektrifikasi Chery yang ditujukan ke pasar global, termasuk Indonesia. Dalam konfigurasi seperti ini, satu merek bisa menjangkau konsumen yang kebutuhan mobilitasnya berbeda-beda.

Pondasi ekspansi Chery

Chery Group menempatkan kolaborasi global sebagai fondasi ekspansinya. Yin Tongyue, Chairman Chery Automobile Co., Ltd, menegaskan bahwa kualitas, inovasi, dan kemitraan dinilai lebih penting daripada sekadar mengejar penjualan.

Nada serupa datang dari Executive Vice President Chery Auto sekaligus President of Chery International, Zhang Guibing. Ia menekankan bahwa kepercayaan mitra global menjadi faktor penting dalam perluasan jangkauan bisnis perusahaan.

Di sisi pengembangan produk, CEO Lepas Zhai Xiaobing menyebut bahwa dasar kerja mereka berangkat dari perubahan perilaku konsumen NEV. Karena itu, model-model baru Lepas dibangun di atas platform LEX dan diarahkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang berbeda.

Target yang kian melebar

Kehadiran tiga model di Beijing juga menjadi penanda bahwa Lepas sedang menyiapkan portofolio yang lebih panjang. Dalam tiga tahun mendatang, merek ini menargetkan kehadiran hingga 10 model NEV dengan berbagai pilihan sistem penggerak.

Target itu memperlihatkan bahwa Lepas tidak ingin berhenti pada lini produk yang sempit. Kombinasi EV dan PHEV memberi ruang bagi merek ini untuk memperkuat posisinya sebagai pemain elektrifikasi yang siap masuk ke lebih banyak segmen pasar.

Bagi pasar seperti Indonesia, arah ini punya arti tersendiri karena memberi lebih banyak opsi bagi konsumen dengan kebutuhan yang berbeda. Dengan membawa EV dan PHEV dalam satu payung merek, Lepas tampak menyiapkan pijakan yang lebih lentur untuk ekspansi berikutnya.

Source: www.cnnindonesia.com
Exit mobile version