Di kelas naked sport 160cc, TVS Apache RTR 160 4V 2026 datang dengan bekal yang jarang ditemui di rentang harga sekelasnya. Motor ini tidak hanya mengandalkan tampilan baru, tetapi juga membawa ABS dual-channel, traction control, dan opsi panel TFT yang membuat banyak rival perlu menghitung ulang posisi.
Paket tersebut hadir di India dengan dua pilihan varian. Versi ABS Dual Channel + USD dijual 130.690 Rupee atau sekitar Rp 23,9 jutaan, sedangkan varian tertinggi dengan layar TFT dipasarkan 137.440 Rupee atau sekitar Rp 25,1 jutaan.
Fokus utama ada pada kelengkapan fitur
TVS tampaknya tidak sekadar memberi penyegaran visual, melainkan juga menambah nilai jual yang terasa langsung bagi pengguna harian. Kehadiran tiga mode berkendara menjadi salah satu poin penting karena motor ini menyediakan Sport, Urban, dan Rain untuk menyesuaikan karakter respons mesin dengan kondisi jalan.
Bagi kelas 160cc, fitur seperti ini menjadi daya tarik tersendiri. Pengendara bisa memilih karakter yang lebih agresif saat butuh respons lebih cepat, atau memakai mode yang lebih jinak ketika lalu lintas padat dan permukaan jalan kurang bersahabat.
Mesin 159,7cc masih dipertahankan
Di bagian teknis, TVS tetap memakai mesin satu silinder 159,7cc SOHC 4-katup berinjeksi. Mesin tersebut didukung pendingin oli dan udara, lalu dipasangkan dengan transmisi manual 5-percepatan.
TVS mengklaim tenaga motor ini mencapai 17,3 hp pada 9.250 rpm di mode Urban dan 15,4 hp pada 8.650 rpm di mode Rain. Sementara itu, torsinya tercatat 14,73 Nm pada 7.500 rpm di mode Sport dan 14,14 Nm pada 7.250 rpm di mode Rain.
Tampilan dibuat lebih tajam dan modern
Dari sisi desain, Apache RTR 160 4V 2026 mengarah ke bahasa visual yang lebih tegas. Bagian depan tampil seperti wajah robot dengan lampu utama proyektor tunggal, sehingga kesan futuristis langsung terasa sejak pandangan pertama.
Shroud samping yang menyatu dengan tangki ikut membentuk badan motor yang terlihat padat. Di bagian belakang, TVS mempertahankan karakter sport-naked melalui knalpot besar dengan dua lubang keluaran, spakbor belakang pendek, dan jok menyatu yang tetap relevan untuk kebutuhan harian.
Sasis dan kaki-kaki mendukung karakter sporty
Untuk menopang paket tersebut, TVS menggunakan rangka tie double-cradle. Suspensi depan mengandalkan garpu upside-down 37 mm berwarna emas, sedangkan bagian belakang memakai monoshock.
Motor ini juga dibekali velg alloy 17 inci model palang enam. Ukuran bannya terdiri dari 90/90 di depan dan 130/70 di belakang, yang membuat proporsinya tetap pas untuk sebuah naked sport 160cc.
Pengereman dan pengendalian dibuat lebih aman
Sektor keamanan menjadi salah satu pembeda paling mencolok. TVS memasang cakram 270 mm di depan dan cakram 240 mm di belakang, lalu menambahkan ABS dual-channel untuk mendukung kontrol pengereman.
Tidak berhenti di situ, Apache RTR 160 4V 2026 juga memperoleh traction control. Kehadiran TCS di kelas naked 160cc memberi nilai tambah karena membantu menjaga traksi saat kondisi jalan licin atau ketika motor berakselerasi.
Varian tertinggi membawa layar TFT 5 inci
Bagi yang mengejar pengalaman berkendara lebih modern, varian atas menawarkan panel instrumen TFT 5 inci. Layar ini bisa terhubung ke ponsel melalui TVS SmartXonnect untuk menampilkan notifikasi pesan, merekam informasi perjalanan, dan fungsi lain yang mendukung aktivitas sehari-hari.
Sistem pencahayaan juga sudah full LED di depan dan belakang. Kombinasi ini membuat motor terasa lebih lengkap, terutama bagi pengguna yang menginginkan motor harian dengan nuansa premium tanpa harus naik kelas harga terlalu jauh.
Dengan desain yang lebih agresif, mesin 159,7cc, mode berkendara, traction control, ABS dual-channel, serta opsi layar TFT, TVS Apache RTR 160 4V 2026 tampil sebagai salah satu penantang paling serius di segmen naked sport 160cc. Di pasar India, model ini diarahkan untuk berhadapan dengan pesaing seperti Bajaj Pulsar NS160 sambil membawa bekal fitur yang tergolong sangat kaya di kelasnya.
Source: ridertua.com