Threads Dorong Obrolan Langsung Saat Acara Besar, Formatnya Lebih Terbuka dari Kanal Instagram

Threads mulai membuka ruang yang lebih hidup bagi pengguna lewat kehadiran live chats, fitur yang dirancang untuk menghadirkan obrolan publik secara real time saat sebuah acara besar sedang berlangsung. Pola ini membuat percakapan di feed tidak hanya berhenti di komentar biasa, tetapi ikut bergerak mengikuti momen yang sedang ramai dibahas.

Di dalam ruang live chats, pengguna dapat masuk ke sesi yang sedang berjalan dan langsung merespons jalannya acara bersama peserta lain. Meta menempatkan fitur ini sebagai bentuk interaksi dua arah, sehingga Threads terasa berbeda dari broadcast channel di Instagram yang lebih mengarah pada penyampaian pesan satu arah.

Ruang obrolan yang ikut bergerak bersama acara

Live chats bekerja seperti ruang diskusi grup yang berjalan bersamaan dengan sebuah acara. Pengguna tidak perlu menunggu sesi selesai untuk ikut bicara, karena respons bisa diberikan saat momen berlangsung dan diskusi terasa lebih dekat dengan konteks yang sedang terjadi.

Meta menyebut fitur ini cocok dipakai dalam berbagai situasi, mulai dari pertandingan olahraga, acara hiburan, diskusi komunitas, sampai topik viral. Dengan model seperti ini, Threads ingin memperkuat peran sebagai tempat percakapan terbuka yang hidup saat perhatian publik sedang terkonsentrasi pada satu isu.

Kendali ada pada host dan kreator

Dalam pengelolaan fitur ini, kreator atau host memegang peran penting. Mereka dapat membuat dan menjadwalkan live chat melalui menu komunitas, lalu mengatur nama ruang diskusi, menentukan waktu mulai dan selesai, serta memilih peserta yang diundang.

Sesi yang sudah dibuat juga bisa dibagikan ke feed Threads maupun Instagram Stories. Saat obrolan aktif, foto profil host akan diberi lingkaran merah sebagai penanda bahwa ruang diskusi sedang berlangsung.

Fitur interaktif untuk menjaga percakapan tetap aktif

Threads menambahkan sejumlah elemen agar percakapan tidak terasa statis. Di antaranya ada polling real time, countdown acara, indikator sedang mengetik, dan reaksi emoji yang membuat respons peserta lebih dinamis.

Peserta juga tidak terbatas pada teks. Dalam live chats, pengguna bisa mengirim foto, video, tautan, dan emoji untuk memperkaya percakapan yang sedang berjalan.

Tetap bisa diikuti meski ruang penuh

Salah satu daya tarik live chats adalah akses yang tetap terbuka bagi pengguna. Walaupun kapasitas ruang sudah penuh, pengguna masih bisa mengikuti jalannya diskusi, memberikan reaksi, serta ikut dalam polling yang tersedia.

Setelah sesi berakhir, percakapan tetap dapat diakses kembali untuk ditinjau ulang. Akses ini juga tidak dibatasi hanya untuk anggota komunitas tertentu, sehingga lebih banyak pengguna bisa ikut memantau pembahasan yang sedang ramai.

Debut awal di komunitas NBAThreads

Pada tahap awal peluncuran, live chats hadir di komunitas NBAThreads dan sejumlah kreator terpilih. Beberapa host yang ikut dalam peluncuran perdana adalah Malika Andrews, Rachel Nichols, Trysta Krick, David Rushing, dan Lexis Mickens.

Penggemar NBA dapat menemukan live chats di bagian atas feed komunitas atau melalui tautan yang dibagikan di feed utama Threads. Kehadiran fitur ini menunjukkan arah Threads yang makin menonjolkan percakapan berbasis minat dengan format yang lebih langsung dan terbuka.

Meta juga sudah menyiapkan pengembangan lanjutan untuk fitur ini. Rencana tersebut mencakup co-hosting, widget layar kunci untuk memantau aktivitas chat, play-by-play dengan pembaruan real time, serta opsi mengutip dan membagikan pesan live chats ke feed Threads.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button